News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yaqut hingga 2 Anggota DPR Tersangka Korupsi Belum Ditahan, KPK Ungkap Alasannya

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan alasan pihaknya belum menahan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, serta dua anggota DPR Satori dan Heri Gunawan.
Rabu, 28 Januari 2026 - 16:16 WIB
Ketua KPK Setyo Budiyanto di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengungkapkan alasan belum menahan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, serta dua anggota DPR Satori dan Heri Gunawan.

Ketiga orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh KPK. Yaqut diketahui terjerat kasus korupsi kuota haji periode 2024. Sementara, Satori dan Heri Gunawan terjerat kasus korupsi dana CSR Bank Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Setyo, tidak ada alasan khusus ketiganya belum ditahan sampai hari ini. Dia menyebut perkara yang ditangani oleh KPK juga cukup banyak.

“Saya kira kalau pertimbangan itu lebih kepada aspek, ya mungkin bisa dikatakan teknis saja lah. Perkara yang ditangani oleh kedeputian penindakan itu kan cukup banyak,” kata dia di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).

“Kemudian jika dibandingkan dengan satgas yang ada, 20, masing-masing satgas ya secara personal jumlahnya juga tidak banyak,” tambah Setyo.

Selain itu, KPK juga harus menangani perkara setelah operasi tangkap tangan (OTT). Butuh waktu 1x24 jam bagi penyidik untuk menetapkan status pihak yang terjaring OTT.

“1x24 jam penyidik harus memastikan bahwa sudah jelas status daripada beberapa pihak yang dilakukan, diamankan atau dibawa ke gedung KPK,” lanjut Setyo.

Di sisi lain, Setyo menyebut KPK juga harus memprioritaskan perkara yang harus segera dilimpahkan ke penuntut karena keterbatasan waktu masa penahanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum lagi, ada proses ada penyitaan, pemblokiran, perampasan dan lain-lain yang sedang dilakukan oleh penyidik.

“Nah, kalau itu kemudian dikesampingkan, jangan sampai nanti bebas dan dihukum hanya gara-gara masa penahanannya habis dan berkas perkaranya tidak selesai. Itu saya yakin itu adalah prinsip pertimbangan yang dipegang oleh para penyidik,” tegas Setyo. (saa/iwh)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Ini KPK Periksa Kadis hingga Kabid di Pemkab Bekasi Terkait Suap Ijon Proyek

Hari Ini KPK Periksa Kadis hingga Kabid di Pemkab Bekasi Terkait Suap Ijon Proyek

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap proyek ijon di wilayah Kabupaten Bekasi yang menyeret Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang.
Nasib Babinsa yang Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Spons, TNI Beri Sanksi Disiplin

Nasib Babinsa yang Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Spons, TNI Beri Sanksi Disiplin

Babinsa Serda Heri, TNI yang menuduh penjual es gabus menjual makanan berbahan spons mendapakatkan sanksi disiplin. TNI menegaskan lakukan evaluasi internal.
Viral Video Artis Chiki Fawzi, Akui Sedih Dikeluarkan dari Petugas Haji 2026

Viral Video Artis Chiki Fawzi, Akui Sedih Dikeluarkan dari Petugas Haji 2026

Tengah viral dimedsos, video artis Chiki Fawzi yang kecewa karena dikeluarkan dari petugas haji.
Jadi Ketua Harian DEN, Bahlil Ungkap Prioritas Prabowo di Bidang Energi Termasuk Nuklir

Jadi Ketua Harian DEN, Bahlil Ungkap Prioritas Prabowo di Bidang Energi Termasuk Nuklir

Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN), Bahlil Lahadalia mengungkapkan fokus Presiden Prabowo Subianto di bidang energi
Ketua KPK: Pengembalian Aset ke Negara Capai Rp1,5 Triliun Sepanjang 2025

Ketua KPK: Pengembalian Aset ke Negara Capai Rp1,5 Triliun Sepanjang 2025

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto mengatakan pihaknya telah mengembalikan aset kepada kas negara sebesar Rp1,5 triliun sepanjang tahun 2025.
Hasil Thailand Masters 2026: Jadi Unggulan Pertama, Leo/Bagas Sukses Melangkah Mulus ke Babak 16 Besar

Hasil Thailand Masters 2026: Jadi Unggulan Pertama, Leo/Bagas Sukses Melangkah Mulus ke Babak 16 Besar

Hasil Thailand Masters 2026, setelah ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, melangkah mulus ke babak 16 besar.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT