GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sadis! Wasit Liga 2 Diduga Jual Istri ke Pria Hidung Belang Lewat Aplikasi, Paksa Threesome hingga Ancam KDRT

Seorang wasit sepak bola dari Liga 2, FR dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota atas kasus dugaan menjual istri, SHP kepada pria hidung belang dan KDRT.
Jumat, 30 Januari 2026 - 01:15 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual
Sumber :
  • ANTARA

Ia mengaku sempat ditarik oleh pelaku. Ia juga disuruh bungkam lantaran satu rumah dengan mertuanya.

Sementara, kuasa hukum SHP, Abdul Hamim Jauzie menjelaskan, FR pernah melakukan KDRT dengan mengejar korban. Pasalnya, terduga pelaku mengancam dan mengintimidasi berkali-kali kepada korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Korban itu pernah juga diintimidasi, pernah kejar-kejaran, kunci motor mau diambil dan seterusnya terjatuh juga di dekat Puspem," papar Abdul.

Ia menambahkan, suami korban berprofesi sebagai wasit sepak bola Nasional tingkat Liga 2. Selain itu, pelaku merupakan guru SD pendidikan olahraga.

Korban pun melaporkan suami ke Polres Metro Tangerang Kota pada 8 Oktober 2025, atas kasus dugaan KDRT dan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Selain itu, korban didampingi tim kuasa hukum juga melayangkan gugatan cerai kepada suami ke Pengadilan Agama (PA) Kota Tangerang pada Rabu, 28 Januari 2026.

Korban didampingi tim kuasa hukum kembali mendatangi Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, Rabu (28/1/2026). Sebab, pelaku masih bebas dan diduga mengintimidasi serta kekerasan terhadap korban pasca pelaporan.

"Sampai sekarang tidak pernah mendapatkan informasi resmi sejauh mana progres penanganan perkaranya. Jadi, kami tidak pernah mendapatkan SP2HP. Menurut kami, ini keliru kalau penyidik polisi tidak memberikan SP2HP," ucap Abdul.

Ia mendesak polisi segera mengusut tuntas. Baginya, tim penyelidik harus melakukan penahanan terhadap pelaku secepat mungkin agar kejadian tidak terulang lagi.

Polisi Usut Kasus Dugaan Wasit Liga 2 Jual Istri

Kanit PPA Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKP Suwito membenarkan korban berinisial SHP membuat laporan polisi dengan nomor 1521 pada tanggal 8 Oktober 2025. Laporan tersebut dibuat atas dugaan TPKS Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022.

PPA Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota tengah menyelidiki laporan kasus dugaan wasit Liga 2 menjual istri dan melakukan KDRT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Proses tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan," ujar AKP Suwito di Tangerang, Kamis (29/1/2026).

AKP Suwito menepis polisi lamban menindaklanjuti laporan dari korban. Pihaknya telah memeriksa 4 saksi, di antaranya bibi dan kakak kandung korban termasuk pelapor dan terlapor.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 
Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Eskalasi kekerasan di tanah Papua yang terus meningkat kini menjadi alarm bagi pemerintah pusat. 
Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda salah ucap di hadapan jemaah haji, Kades Hoho nekat lantik perangkat desa setelah curhat ke KDM, 3 alasan pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee.
Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan Empat Orang di Padang, Periksa Intensif Para Pengemudi

Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan Empat Orang di Padang, Periksa Intensif Para Pengemudi

Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polresta Padang tengah bekerja keras mengusut tuntas penyebab kecelakaan maut yang melibatkan enam kendaraan di Jalan Raya Padang Indarung, Lubuk Kilangan, Kota Padang. 

Trending

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Ali mengatakan perkembangan signifikan baru terlihat setelah adanya pergantian pejabat kepolisian pada awal 2026. Dari hasil pendalaman, muncul dugaan adanya pihak internal ponpes yang ikut membantu memuluskan aksi Kiai Ashari.
Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

​​​​​​​Santriwati bongkar awal dugaan pelecehan di Ponpes Pati oleh pelaku, termasuk kebiasaan pelaku yang disebut sering pindah tidur. Simak ceritanya!
Selengkapnya

Viral