GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sadis! Wasit Liga 2 Diduga Jual Istri ke Pria Hidung Belang Lewat Aplikasi, Paksa Threesome hingga Ancam KDRT

Seorang wasit sepak bola dari Liga 2, FR dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota atas kasus dugaan menjual istri, SHP kepada pria hidung belang dan KDRT.
Jumat, 30 Januari 2026 - 01:15 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual
Sumber :
  • ANTARA

Tangerang, tvOnenews.com - Seorang wasit sepak bola di Liga 2, FR dilaporkan ke polisi atas kasus dugaan menjual istri, SHP (27) kepada pria hidung belang sejak 2025 lalu.

Wasit Liga 2 itu menjual istri melalui aplikasi MiChat. Ironisnya, FR juga melakukan ancaman kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) jika korban menolak eksploitasi seksual berupa ajakan threesome.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

SHP menceritakan awal mula kronologinya. Sang suami pertama kali mengajak dirinya agar melakukan hubungan seksual dengan pria hidung belang.

"Waktu pertama dia ngajakin saya berhubungan intim dengan laki-laki lain itu saya menolak dan saya menangis," ujar SHP saat ditemui di Tangerang, Kamis (29/1/2026).

Wasit Liga 2 Lakukan KDRT

Istri wasit sepak bola Liga 2, SHP (kanan) yang dijual sang suami usai mendatangi Kantor PPA Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota
Istri wasit sepak bola Liga 2, SHP (kanan) yang dijual sang suami usai mendatangi Kantor PPA Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota
Sumber :
  • tvOnenews

Penolakan hubungan seksual hingga threesome dari korban membuat sang suami melakukan KDRT. Sang istri bahkan disiram akibat menolak ajakan FR.

"Menyiram saya pakai air galon sampai tempat tidur basah. Itu dilakukan KDRT. Dia ada pemukulan di bagian tangan, lalu berikutnya beliau juga mengajak terus dengan pengancaman," jelasnya.

Ia mencontohkan pengancaman tersebut. Pelaku mengultimatum korban menerima tawaran tersebut dengan dalih agar rumah tangganya berjalan normal.

"Lalu, 'kalau lu enggak mau, gua bakalan cari cewek lain yang mau diajak', kayak gitu lah," terangnya.

Ancam Istri Lakukan Hubungan Seksual kepada Pria Hidung Belang

Ilustrasi Pelecehan Seksual
Ilustrasi Pelecehan Seksual
Sumber :
  • Klikdokter

Ia tidak habis pikir dengan niat sang suami. FR melakukan hal tersebut secara diam-diam tanpa sepengetahuan korban.

Dalam tangkapan layar percakapan MiChat yang ditunjukkan, sang suami menjual hingga mengambil foto vulgar sang istri untuk menarik pria hidung belang sekitar Rp200 ribu.

Korban mengaku dijual berkali-kali oleh terduga pelaku. Puncaknya terjadi di kediaman pribadinya di Perumahan kawasan Poris Gaga Baru, Batu Ceper, Kota Tangerang pada 25 September 2025.

"Dia mendatangkan laki-laki itu, saya disuruh jemput. Si laki-laki sempat pergi dipanggil lagi sama si F untuk pakai saya," imbuhnya.

Ia mengaku sempat ditarik oleh pelaku. Ia juga disuruh bungkam lantaran satu rumah dengan mertuanya.

Sementara, kuasa hukum SHP, Abdul Hamim Jauzie menjelaskan, FR pernah melakukan KDRT dengan mengejar korban. Pasalnya, terduga pelaku mengancam dan mengintimidasi berkali-kali kepada korban.

"Korban itu pernah juga diintimidasi, pernah kejar-kejaran, kunci motor mau diambil dan seterusnya terjatuh juga di dekat Puspem," papar Abdul.

Ia menambahkan, suami korban berprofesi sebagai wasit sepak bola Nasional tingkat Liga 2. Selain itu, pelaku merupakan guru SD pendidikan olahraga.

Korban pun melaporkan suami ke Polres Metro Tangerang Kota pada 8 Oktober 2025, atas kasus dugaan KDRT dan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Selain itu, korban didampingi tim kuasa hukum juga melayangkan gugatan cerai kepada suami ke Pengadilan Agama (PA) Kota Tangerang pada Rabu, 28 Januari 2026.

Korban didampingi tim kuasa hukum kembali mendatangi Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, Rabu (28/1/2026). Sebab, pelaku masih bebas dan diduga mengintimidasi serta kekerasan terhadap korban pasca pelaporan.

"Sampai sekarang tidak pernah mendapatkan informasi resmi sejauh mana progres penanganan perkaranya. Jadi, kami tidak pernah mendapatkan SP2HP. Menurut kami, ini keliru kalau penyidik polisi tidak memberikan SP2HP," ucap Abdul.

Ia mendesak polisi segera mengusut tuntas. Baginya, tim penyelidik harus melakukan penahanan terhadap pelaku secepat mungkin agar kejadian tidak terulang lagi.

Polisi Usut Kasus Dugaan Wasit Liga 2 Jual Istri

Kanit PPA Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKP Suwito membenarkan korban berinisial SHP membuat laporan polisi dengan nomor 1521 pada tanggal 8 Oktober 2025. Laporan tersebut dibuat atas dugaan TPKS Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022.

PPA Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota tengah menyelidiki laporan kasus dugaan wasit Liga 2 menjual istri dan melakukan KDRT.

"Proses tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan," ujar AKP Suwito di Tangerang, Kamis (29/1/2026).

AKP Suwito menepis polisi lamban menindaklanjuti laporan dari korban. Pihaknya telah memeriksa 4 saksi, di antaranya bibi dan kakak kandung korban termasuk pelapor dan terlapor.

Polisi telah memiliki sejumlah alat bukti termasuk hasil visum pelapor dan terlapor dari RSUD Kabupaten Tangerang. Selain itu, polisi juga mempunyai bukti elektronik seperti screenshot chat pelapor yang menjadi alat transaksi lewat aplikasi online.

"Para saksi telah kita mintai keterangan dalam bentuk klarifikasi. Kemudian, hasil visum sudah kami dapat," tegas Suwito.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi melalui PPA akan menggelar perkara. Tujuannya untuk memastikan laporan korban naik tahapan dari penyelidikan ke penyidikan.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Selengkapnya

Viral