Jokowi Instruksikan Struktur PSI hingga RT/RW, Ahmad Ali Siapkan Strategi 'Satu Komando' Menuju 2029
- Ist
Jakarta, tvOnenews.com - Tokoh Utama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sekaligus Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), memberikan instruksi tegas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar hari ini. Jokowi meminta pembangunan struktur partai diperkuat secara masif hingga ke tingkat desa dan RT/RW.
 Menanggapi hal tersebut, Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, langsung merumuskan strategi konkret untuk memastikan mesin partai siap menghadapi Pemilu 2029.
Dalam pidato pengarahannya, Jokowi menegaskan bahwa kekuatan partai politik terletak pada struktur yang mengakar. Ia menargetkan perampungan struktur hingga tingkat terbawah harus selesai pada akhir tahun 2026.
"Kekuatan partai politik itu terletak pada struktur yang kuat. Tapi strukturnya harus yang hidup, yang benar-benar bisa bekerja sampai ke akar rumput. Saya minta bangun struktur sampai ke kecamatan, sampai ke desa, sampai ke RT/RW," tegas Jokowi di hadapan ribuan kader.
Jokowi menyadari target PSI ke depan sangat besar, sehingga dibutuhkan "mesin besar" untuk mencapainya. Sebagai bentuk komitmennya membesarkan PSI, Jokowi menyatakan kesiapannya untuk kembali berkeliling Indonesia.
"Kalau diperlukan saya harus datang, saya masih sanggup. Saya masih sanggup datang ke provinsi-provinsi, ke kabupaten, kota. Kalau perlu sampai ke kecamatan, saya masih sanggup. Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI," ujar Jokowi yang disambut riuh tepuk tangan peserta Rakernas.
Menerjemahkan instruksi "mesin besar" dari Jokowi, Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, memaparkan strategi taktis yang harus dijalankan seluruh kader. Ahmad Ali menegaskan bahwa tugas berat ini membutuhkan kedisiplinan dan soliditas di bawah satu komando Ketua Umum Kaesang Pangarep.
"Target minimal kita lolos parlemen, tapi target maksimal kita adalah double digit (dua digit). Insyaallah 2029 partai ini tidak hanya sekadar lolos. Untuk itu, kita harus memiliki keanggotaan 10 juta orang," ungkap Ahmad Ali.
Menyadari angka tersebut bukan hal mudah, Ahmad Ali menerapkan strategi desentralisasi tanggung jawab. Ia menginstruksikan setiap pengurus dan kader, baik yang mencalonkan diri maupun tidak, untuk aktif melakukan rekrutmen.
Load more