KDM Memohon Maaf Kepada Masyarakat Jabar, Buntut Dikritik Pedas Pemuda Terkait Longsor di Cisarua
- tvOnenews.com/Cepi Kurnia
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menanggapi kritik tajam dari seorang pemuda terkait aksinya turun langsung mengevakuasi korban bencana tanah longsor di Cisarua, Bandung Barat.
Dalam video yang diunggahnya di akun pribadi Instagramnya, KDM secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan dalam kepemimpinannya.
KDM merespons kritik yang menyebut bahwa seorang pemimpin tidak seharusnya melakukan pekerjaan teknis seperti relawan.
"Saya mengucapkan terima kasih ya pada anak muda yang mengkritik saya bahwa gubernur enggak usah ikut narik atau ngangkat korban longsor di Cisarua Bandung Barat. Karena itu bukan tugas gubernur, itu tugas relawan atau BPBD," ujar KDM dalam video tersebut, Minggu (1/2).
Namun, KDM menjelaskan bahwa kehadirannya memiliki tujuan psikologis untuk membakar semangat para petugas di lapangan.
Menurutnya, ada kebahagiaan tersendiri yang dirasakan relawan saat pemimpin hadir di tengah mereka.
"Saya sampaikan ya, kadang kehadiran pemimpin di tengah mereka itu membawa spirit bagi mereka. Mereka cukup bahagia ketika saya hadir di sampingnya dan kadang ada hal-hal yang tidak terduga terjadi," jelasnya.
Ia juga mengungkap alasan di balik pemberian bonus kepada para relawan yang seringkali dianggap kontroversial oleh netizen.
"Misalnya saat mereka membantu korban bencana dan berhasil, kemudian saya memberikan bonus sebagai tanda spirit bagi mereka, itu adalah kebahagiaan. Bisa jadi mereka pulang tidak punya ongkos sebenarnya," tambahnya.
Kemudian, KDM juga menyinggung masalah banjir di Kota Bekasi yang menjadi perhatian publik.
Ia mengaku terus mencari solusi permanen, mulai dari penghentian izin perumahan di lahan terlarang hingga percepatan pembangunan Bendungan Cibeet.
Pada akhir videonya, KDM meminta maaf kepada seluruh lapisan masyarakat jika kinerjanya dianggap belum maksimal.
"Untuk itu mohon maaf apabila kepemimpinan saya belum bisa memuaskan semua pihak dan masih banyak kekurangan," ujarnya. (dpi)
Load more