News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

China Minta Indonesia Jadi Host ABAC 2026, Kadin: Ini Pengakuan Posisi Strategis RI

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyebut permintaan China agar Indonesia menjadi tuan rumah agenda awal ABAC 2026
Senin, 2 Februari 2026 - 20:58 WIB
China Minta Indonesia Jadi Host ABAC 2026, Kadin: Ini Pengakuan Posisi Strategis RI
Sumber :
  • tvOnenews - Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyebut permintaan China agar Indonesia menjadi tuan rumah agenda awal ABAC 2026 sebagai bentuk pengakuan atas posisi strategis Indonesia di tengah perubahan geopolitik dan ekonomi global.

Anindya mengatakan, permintaan tersebut disampaikan langsung oleh China karena Indonesia dinilai mampu berperan sebagai penyeimbang antara kepentingan ekonomi Barat dan Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang keempat itu di puncaknya di Shenzhen, China meminta khusus Indonesia untuk menjadi tuan rumah karena ini merupakan agenda setting. Mereka merasa nyaman dengan Indonesia untuk bisa menyimbangkan dan bisa set the tone buat ke depannya,” kata Anindya Bakrie saat konferensi pers di Menara Kadin, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, posisi Indonesia sebagai negara nonblok, namun tetap aktif menjadi faktor penting dalam meningkatnya kepercayaan internasional terhadap Indonesia, termasuk di forum ekonomi kawasan Asia Pasifik.

“Kita non-align, tapi juga aktif. Dunia usaha ini kita melihat merupakan suatu kesempatan yang luar biasa karena kedua belah pihak, entah dari barat maupun timur, ingin bekerja sama dengan kita,” ujarnya.

Menurut Anindya, peran Indonesia di ABAC dan APEC sangat strategis, mengingat mayoritas mitra dagang utama Indonesia berada di kawasan Asia Pasifik.

“Sembilan dari sepuluh negara top trading partners kita itu ada di APEC, mencapai 70 persen dari total ekspor kita,” ucapnya.

Menurutnya, menjadi tuan rumah ABAC 2026 harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk mendorong perdagangan, investasi, serta kerja sama teknologi bagi kepentingan nasional.

“Janganlah kita menganggap kecil suatu pembukaan akses pasar, karena akses pasar ini sering juga dibarengi dengan akses teknologi, kerja sama, investasi, dan lain-lain,” tegas Anindya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anindya berharap, kepercayaan China terhadap Indonesia dalam ABAC 2026 dapat memperkuat daya saing nasional, mempercepat transformasi industri, serta membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha, termasuk UMKM.

“Mereka sangat mengharapkan Indonesia sebagai the new growth story,” pungkasnya. (rpi/aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hashim Bongkar Skandal Kebun Sawit Ilegal: 4 Juta Hektare Hutan Lindung dan Taman Nasional Dikuasai Pengusaha Nakal

Hashim Bongkar Skandal Kebun Sawit Ilegal: 4 Juta Hektare Hutan Lindung dan Taman Nasional Dikuasai Pengusaha Nakal

Fakta tersebut disampaikan Utusan Khusus Presiden RI untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo, dalam Indonesia Economic Summit 2026 di Shangri-La Jakarta
Resmi! AFC Tunjuk Indonesia sebagai Salah Satu Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031

Resmi! AFC Tunjuk Indonesia sebagai Salah Satu Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031

AFC resmi memasukkan Indonesia sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031. Garuda akan bersaing dengan Australia, India, Korea, dan Kuwait untuk jadi penyelenggara.
Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Mutiara Ayu Puspitasari Menang, Indonesia 2-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Mutiara Ayu Puspitasari Menang, Indonesia 2-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana Mutiara Ayu Puspitasari berhasil membawa Indonesia berbalik unggul 2-1 atas Hong Kong di babak penyisihan grup.
Penjadwalan Pemeriksaan Pertama sebagai Tersangka, Polisi Masih Tunggu Kehadiran Bahar Bin Smith

Penjadwalan Pemeriksaan Pertama sebagai Tersangka, Polisi Masih Tunggu Kehadiran Bahar Bin Smith

Bahar Bin Smith dijadwalkan pemeriksaan perdana usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Metro Tangerang Kota dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Banser.
Heboh, Bayi Laki-Laki Ditemukan Warga di Bawah Meja Warung Gorengan di Lumajang

Heboh, Bayi Laki-Laki Ditemukan Warga di Bawah Meja Warung Gorengan di Lumajang

Suasana pagi yang dingin di sekitar Jembatan Curah Kebo, Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, mendadak berubah haru setelah warga mendengar suara tangisan bayi dari sebuah warung gorengan, Rabu (4/2/2026) pagi.
Aktivitas Ridwan Kamil di Luar Negeri Disorot, KPK Buka Opsi Periksa Aura Kasih

Aktivitas Ridwan Kamil di Luar Negeri Disorot, KPK Buka Opsi Periksa Aura Kasih

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan penyidik akan memeriksa pihak-pihak yang dinilai mengetahui aktivitas tersebut, termasuk aspek pembiayaannya.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT