News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serangan ke Gaza Terus Terjadi, DPR Minta Indonesia Tegas di Board of Peace: Jangan Cuma Simbolik

Keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BOP) tidak boleh bersifat simbolik, di tengah konflik Palestina–Israel yang terus diwarnai pelanggaran hak kemanusiaan.
Senin, 2 Februari 2026 - 23:22 WIB
Sejumlah warga Palestina terlihat setelah kembali ke wilayah Sheikh Ridwan yang hancur di utara Kota Gaza, pada 6 November 2025.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BOP) tidak boleh bersifat simbolik, di tengah konflik Palestina-Israel yang terus diwarnai pelanggaran hak kemanusiaan.

Indonesia diminta bersikap tegas jika forum tersebut gagal menjaga komitmen perdamaian, terutama di Gaza.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Komisi I DPR RI, buntut masih terjadinya serangan di tengah gencatan senjata yang dinilai bertentangan dengan tujuan awal pembentukan BOP.

“Indonesia masuk ke BOP bukan untuk sekedar hadir atau simbolik. Kita bergabung karena ingin mendorong perdamaian yang nyata, terutama di Gaza,” ujar Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, BOP dibentuk sebagai wadah negara-negara yang memiliki komitmen kuat terhadap penghentian konflik dan perlindungan warga sipil.

Namun, ketika serangan justru terjadi di tengah upaya gencatan senjata, termasuk ke wilayah pengungsian, hal itu dinilai mencederai semangat forum tersebut.

“Kalau di dalam perjalanan justru terjadi pelanggaran kemanusiaan, apalagi dilakukan secara berulang, maka itu harus menjadi perhatian serius. Tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

Amelia menekankan Indonesia memiliki posisi strategis di BOP dan tidak sekadar mengikuti sikap negara lain.

Dengan posisi tersebut, Indonesia memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk menyuarakan keberatan serta mendorong forum tetap berada di jalur perdamaian.

“Kita bukan negara followers. Kita punya hak bersuara dan ikut menentukan arah. Kalau ada pihak yang terus melanggar, tentu ada konsekuensi yang harus dibahas bersama,” ujar Legislator Fraksi Partai Nasdem dari dapil Jawa Tengah VII itu.

Lebih lanjut, Komisi I DPR RI memandang evaluasi terhadap efektivitas BOP sebagai langkah wajar apabila pelanggaran kemanusiaan terus berulang tanpa mekanisme koreksi yang jelas.

Menurut Amelia, keanggotaan Indonesia di forum internasional harus memberikan manfaat konkret bagi upaya perdamaian, bukan justru membiarkan kekerasan berlanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau BOP keluar dari tujuan awalnya, maka pemerintah perlu mengevaluasi langkah-langkah yang diambil. Prinsip kita jelas, mendukung perdamaian dan menolak segala bentuk pelanggaran kemanusiaan,” katanya.

Ia menegaskan, Komisi I DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan luar negeri pemerintah agar tetap sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang menentang penjajahan dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Kampus Milik Muhammadiyah di Yogyakarta Tersandung Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Haedar Nashir: Tindak Tegas Tanpa Kompromi

Tiga Kampus Milik Muhammadiyah di Yogyakarta Tersandung Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Haedar Nashir: Tindak Tegas Tanpa Kompromi

Tiga perguruan tinggi di bawah naungan Muhammadiyah tersandung kasus dugaan pelecehan seksual. 
Rumah Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi Digeledah KPK, Ada Apa?

Rumah Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi Digeledah KPK, Ada Apa?

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan terhadsp rumah anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Bobby Adhityo Rizaldi. 
Ruben Onsu Tak Kuat Lagi, Tegur Keras Giorgio Antonio yang Dinilai Ambil Peran Ayah bagi Anak-anaknya

Ruben Onsu Tak Kuat Lagi, Tegur Keras Giorgio Antonio yang Dinilai Ambil Peran Ayah bagi Anak-anaknya

Ruben Onsu menegur keras Giorgio Antonio yang dinilai mengambil peran ayah bagi anak-anaknya di tengah sengketa hak asuh dengan Sarwendah.
Satgas PRR Genjot Pemulihan Pascabencana di Sumut, Letjen Richard Tampubolon Pastikan Penyintas Segera Punya Huntap

Satgas PRR Genjot Pemulihan Pascabencana di Sumut, Letjen Richard Tampubolon Pastikan Penyintas Segera Punya Huntap

Satgas PRR mempercepat pembangunan Huntap di Padang Sidimpuan dan Tapanuli Selatan, Sumut. Sebanyak 1.133 rumah ditargetkan dibangun untuk mempercepat pemulihan.
DPR: Seharusnya PPPK Tidak Bisa Dirumahkan, Pemerintah Wajib Bayar Gaji ASN

DPR: Seharusnya PPPK Tidak Bisa Dirumahkan, Pemerintah Wajib Bayar Gaji ASN

Kabar mengenai ancaman pemberhentian atau dirumahkannya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akibat efisiensi anggaran memicu reaksi keras dari DPR RI. 
Komisi X DPR Ungkap Anggaran Pelatnas 2026 Masih Belum Cair, Khawatir Target Medali Asian Games Tak Tercapai

Komisi X DPR Ungkap Anggaran Pelatnas 2026 Masih Belum Cair, Khawatir Target Medali Asian Games Tak Tercapai

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengungkapkan anggaran untuk Pusat Pelatihan Nasional (Pelatnas) masih belum cair sampai hari ini.

Trending

Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya tidak lantas percaya begitu saja dengan pengakuan pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 
Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Kabar tutup usia komedian Temon Templar menjadi duka bersama, terutama di dunia hiburan Indonesia. Sebab ia salah satu komedian dan artis yang menghibur
LHI Riau Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Access Point Rp2,3 Miliar di UIN Suska, Polda Mulai Selidiki

LHI Riau Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Access Point Rp2,3 Miliar di UIN Suska, Polda Mulai Selidiki

Laporan tersebut secara resmi disampaikan kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau pada Selasa (14/7/2026). Pengaduan ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Ketua DPD LHI Riau, Muhajirin Siringo Ringo, dengan melampirkan dokumen hasil investigasi setebal 21 halaman.
Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis, Ibu di Wonosobo Ini Namai Bayinya "Muhammad MBG Subianto"

Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis, Ibu di Wonosobo Ini Namai Bayinya "Muhammad MBG Subianto"

Pasangan suami istri asal Dusun Prigi, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, memilih nama yang tidak biasa untuk putra ketiga mereka, yaitu Muhammad MBG Subianto.
Nama Gus Miftah Terseret dalam Kasus DJKA, KPK Dalami soal Penerimaan Uang Rp100 Juta

Nama Gus Miftah Terseret dalam Kasus DJKA, KPK Dalami soal Penerimaan Uang Rp100 Juta

Nama Gus Miftah kembali mencuat di tengah-tengah publik bahkan jadi perbincangan publik, usai namanya disebut dalam persidangan kasus proyek pembangunan jalur
3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 15 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 15 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang mendadak dapat rezeki nomplok pada 15 Juli 2026 terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung ?
FBI Tetapkan Laga Inggris Vs Argentina Sebagai Agenda Berisiko Tertinggi di Piala Dunia 2026, Persiapkan Pengamanan Ekstra 

FBI Tetapkan Laga Inggris Vs Argentina Sebagai Agenda Berisiko Tertinggi di Piala Dunia 2026, Persiapkan Pengamanan Ekstra 

Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Argentina akan berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atalanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. 
Selengkapnya

Viral