News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Guru Sempat Melihat Buku dan Pulpen Anak SD di NTT yang Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis, Sebut Korban Masih Mengerjakan Tugas Sekolah

Kasus anak SD berinisial YBR di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang bunuh diri karena tak mampu membeli alat tulis menjadi sorotan publik. 
Kamis, 5 Februari 2026 - 10:04 WIB
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus anak SD berinisial YBR di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang bunuh diri karena tak mampu membeli alat tulis menjadi sorotan publik. 

Pada Kamis (29/1/2026) lalu, anak kelas IV SD ini ditemukan tewas dengan cara gantung diri di pohon cengkeh. Saat ditemukan, dia mengenakan baju olahraga berwarna merah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan juga sebuah surat yang dialamatkan untuk ibunya.

Dalam surat itu, anak 10 tahun itu meminta ibunya untuk tidak bersedih dan tidak perlu mencarinya.

Dia juga menggambar sosok anak laki-laki yang sedang menangis di selembar kertas itu. 

Kadisdik Ngada Elisius Kletus Watungadha menyebut investigasi mendalam tentang peristiwa memilukan ini sudah dilakukan oleh pihaknya mulai dari lingkup keluarga hingga sekolah korban.

Diketahui selama ini YBR tinggal bersama neneknya di sebuah pondok bambu sederhana. 

Ibu dan ayah YBR memiliki lima orang anak. YBR tinggal terpisah dengan ibunya, sedangkan ayahnya pergi merantau ke Kalimantan dan tak kunjung kembali. 

Berdasarkan hasil investigasinya, Elisius menyebut YBR menghampiri ibunya dan meminta untuk dibelikan buku satu minggu sebelum meninggal dunia. 

“Ibunya ditinggal suami. Belum punya uang, kasih uang ke anak buat beli buku,” ujarnya saat diwawancarai tvOne, Rabu (5/2/2026). 

Sementara itu, saat menemui kepala sekolah dan guru tempat YBR belajar, Elisius mendapatkan informasi bahwa YBR merupakan anak yang ceria. 

“Dalam diskusi itu saya tanya bagaimana figur anak di sekolah. Info yang saya dapat anaknya supel, ceria, suka bergaul. Kalau bawa bekal bentuknya ubi-ubian,” kata dia.

Terpisah, Guru SDN Rutojawa, Kabupaten Ngada, NTT sekaligus Wali Kelas YBR (10) Bonivasius Snae mengatakan YBR merupakan anak yang pintar dan jujur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau ke seharian korban, anak ini selalu ceria. Kalau di kelas juga anaknya termasuk pintar, jujur dan selalu bermain bersama teman-teman,” ujar Bonivasius saat diwawancarai tvOne di acara Pagi-Pagi Seru pada Rabu (4/2/2026).

Bonivasius lantas menceritakan kondisi kelasnya. Di kelasnya hanya ada delapan orang siswa yang terdiri dari lima orang laki-laki dan tiga orang perempuan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diproduseri Gandhi Fernando, Film Musikal Anak Iyus Jenius Hadirkan Nostalgia Lagu Papa T. Bob

Diproduseri Gandhi Fernando, Film Musikal Anak Iyus Jenius Hadirkan Nostalgia Lagu Papa T. Bob

Film musikal anak Iyus Jenius mengangkat kisah seorang anak bernama Iyus yang harus menghadapi perubahan besar dalam hidupnya setelah kehilangan sang ayah.
Jawa Tengah Belum Terdeteksi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemprov Imbau Warga Tetap Waspada

Jawa Tengah Belum Terdeteksi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemprov Imbau Warga Tetap Waspada

Erupsi Gunung Anak Krakatau menimbulkan sejumlah wilayah di Lampung hingga Jawa Barat diselimuti abu vulkanik. Pemprov Jawa Tengah imbau warga tetap waspada
Setahun Jadi Menteri Keuangan, Purbaya Curhat Kehilangan Berat hingga 14Kg

Setahun Jadi Menteri Keuangan, Purbaya Curhat Kehilangan Berat hingga 14Kg

Setahun menjabat sebagai Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku, merasakan langsung beratnya mengelola keuangan negara. Tak hanya menghadapi berbagai
Volimania Korea Tak Terima Julukan 'Kim Yeon-koung Indonesia' Disematkan kepada Megawati Hangestri

Volimania Korea Tak Terima Julukan 'Kim Yeon-koung Indonesia' Disematkan kepada Megawati Hangestri

Salah seorang fans Korea Selatan terang-terangan tidak setuju dengan julukan 'Kim Yeon-koung Indonesia' yang selama ini disematkan kepada Megawati Hangestri.
Menkeu Purbaya Bongkar Nasib Gaji Manajer 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih

Menkeu Purbaya Bongkar Nasib Gaji Manajer 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih

Pemerintah memastikan persoalan anggaran bukan menjadi penghambat penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Igor Tolic Beri Kabar Bahagia Soal Cedera Persib Jelang El Classico Vs Persija

Igor Tolic Beri Kabar Bahagia Soal Cedera Persib Jelang El Classico Vs Persija

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic mengabarkan beberapa pemain yang cedera kini sudah mulai membaik kondisinya.

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Selengkapnya

Viral