News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Efisiensi dan Ketepatan Waktu Jadi Faktor Penentu Konsumsi Kegiatan Korporasi

Dalam pelaksanaannya, distribusi pesanan ditangani oleh tim pengiriman internal guna menjaga ketepatan waktu.
Kamis, 5 Februari 2026 - 10:20 WIB
Ilustrasi 13
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kebutuhan layanan katering ringan untuk kegiatan kantor dan pertemuan berskala besar terus meningkat, seiring tuntutan efisiensi, kebersihan, dan ketepatan waktu dalam penyelenggaraan acara. Snack box menjadi salah satu pilihan karena dinilai praktis dan mudah didistribusikan.

Sejak beroperasi pada 2014, salah satu penyedia layanan katering di wilayah Jabodetabek fokus melayani kebutuhan konsumsi untuk rapat, pertemuan internal, hingga kegiatan korporasi. Layanan tersebut menyasar pemesanan dalam jumlah besar dengan sistem minimum pemesanan puluhan paket dan cakupan pengiriman meliputi Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pelaksanaannya, distribusi pesanan ditangani oleh tim pengiriman internal guna menjaga ketepatan waktu dan kondisi paket saat diterima pelanggan. Skema ini diterapkan untuk memastikan alur pengiriman dapat dipantau secara langsung, terutama pada jam-jam sibuk kegiatan perkantoran. Pelanggan juga diberikan opsi pembayaran saat pesanan tiba di lokasi.

“Kami berupaya menjaga ketepatan waktu dan kondisi paket agar sesuai dengan kebutuhan acara pelanggan. Karena itu, proses pengiriman kami kelola secara internal,” ujar Mohamad Wahyu Vidyanto, perwakilan Royal Snack Box.

Selain menyediakan snack box, layanan katering ini juga melayani berbagai kebutuhan konsumsi acara lain, mulai dari nasi box, tumpeng dan tumpeng mini, nasi liwet, nasi kebuli, kue tampah, hingga prasmanan. Ragam pilihan menu tersebut memungkinkan pelanggan memusatkan pemesanan konsumsi acara pada satu penyedia.

Operasional layanan ini berbasis di wilayah Bekasi Barat dan dikelola oleh Mohamad Wahyu Vidyanto, lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Jakarta. Di luar usaha katering snack, pengelola juga mengembangkan layanan khusus penyediaan tumpeng untuk kebutuhan acara di wilayah Jabodetabek.

Dengan pengalaman lebih dari satu dekade, penyedia layanan katering tersebut terus menyesuaikan sistem operasionalnya mengikuti kebutuhan pelanggan, khususnya dari kalangan perusahaan dan institusi. Fokus utama diarahkan pada konsistensi kualitas produk, ketepatan distribusi, serta kepercayaan pelanggan dalam pemenuhan konsumsi kegiatan formal maupun nonformal.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sudah Dibujuk, tapi Ronaldo Tetap Ogah Main di Laga Al Nassr vs Al Ittihad: Kemarahan Pemain Berlanjut

Sudah Dibujuk, tapi Ronaldo Tetap Ogah Main di Laga Al Nassr vs Al Ittihad: Kemarahan Pemain Berlanjut

Ambisi Al Nassr untuk jadi pemenang di musim ini harus menemui jalan terjal. Sebab, Ronaldo tetap melakukan protes dengan mogok main di laga melawan Al Ittihad.
Bukan Ramon Tanque, Sosok Ini yang Dikorbankan Bojan Hodak Setelah Mendatangkan Sergio Castel ke Persib

Bukan Ramon Tanque, Sosok Ini yang Dikorbankan Bojan Hodak Setelah Mendatangkan Sergio Castel ke Persib

Sergio Castel menjadi pemain asing ke-12 di skuat Persib. Sedangkan untuk liga domestikan, setiap tim hanya bisa mendaftarkan sebelas amunisi impor sesuai dengan regulasi yang dibuat I.League.
Pujian Setinggi Langit Pelatih Jepang untuk Timnas Futsal Indonesia yang Lolos Final Lawan Iran

Pujian Setinggi Langit Pelatih Jepang untuk Timnas Futsal Indonesia yang Lolos Final Lawan Iran

Pelatih Timnas Futsal Jepang Kensuke Takahashi mengakui keunggulan Timnas Futsal Indonesia usai kekalahan 3-5 pada laga semifinal Piala Asia Futsal 2026. Ia ...
Usai Jajal Mobil Baru Ferrari untuk Musim Depan di Barcelona, Lewis Hamilton Makin Optimis Hadapi F1 2026 

Usai Jajal Mobil Baru Ferrari untuk Musim Depan di Barcelona, Lewis Hamilton Makin Optimis Hadapi F1 2026 

Lewis Hamilton mulai menemukan rasa percaya diri bersama Ferrari jelang bergulirnya ajang F1 2026.
Penyebab Utama Doa Sulit Dikabulkan dalam Islam, Bisa Jadi karena Kebiasaan Buruk ini

Penyebab Utama Doa Sulit Dikabulkan dalam Islam, Bisa Jadi karena Kebiasaan Buruk ini

Tanpa disadari kebiasaan buruk ini menyebabkan doa-doa sulit dikabulkan Allah SWT
BRI Prioritas Gelar Intimate Night Bersama The Dudas di Balikpapan, Bentuk Apresiasi ke Nasabah

BRI Prioritas Gelar Intimate Night Bersama The Dudas di Balikpapan, Bentuk Apresiasi ke Nasabah

Intimate Night with The Dudas merupakan bentuk apresiasi eksklusif bagi nasabah BRI Prioritas yang meningkatkan aktivitas perbankan serta pemanfaatan produk unggulan BRI.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Kehadiran Niclas Füllkrug di AC Milan sempat dipandang sebelah mata. Namun, seiring berjalannya waktu, penyerang asal Jerman itu justru sukses membuktikan diri.
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT