News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemiskinan RI Menyusut, BPS Catat 23,36 Juta Penduduk Miskin per September 2025

BPS ungkap persentase penduduk miskin pada September 2025 sebesar 8,25 persen, hal ini membaik dibandingkan Maret 2025 yang berada di level 8,47 persen.
Kamis, 5 Februari 2026 - 14:23 WIB
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti
Sumber :
  • YouTube/BPS

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tren penurunan tingkat kemiskinan nasional berlanjut hingga September 2025. Persentase penduduk miskin tercatat sebesar 8,25 persen, membaik dibandingkan kondisi Maret 2025 yang berada di level 8,47 persen.

Penurunan tersebut tercermin pula dari jumlah absolut penduduk miskin yang berkurang signifikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyebutkan jumlah penduduk miskin pada September 2025 tercatat sebanyak 23,36 juta orang, turun dari 23,85 juta orang pada Maret 2025. Secara nasional, jumlah rumah tangga miskin mencapai 4,91 juta rumah tangga.

“Secara absolut, jumlah penduduk miskin tercatat 23,36 juta orang, turun dari 23,85 juta orang pada Maret 2025. Secara nasional, jumlah rumah tangga miskin mencapai 4,91 juta rumah tangga pada September 2025,” ujar Amalia dalam konferensi pers, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Amalia menekankan, pemahaman publik terhadap data kemiskinan tidak dapat dilepaskan dari metodologi penghitungan yang digunakan BPS.

Ia menjelaskan, garis kemiskinan ditentukan berdasarkan pendekatan pengeluaran penduduk yang dihimpun melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).

“Pengeluaran penduduk, baik individu maupun keluarga, biasanya dikeluarkan pada level rumah tangga, seperti pengeluaran untuk listrik, sewa rumah, bahan makanan, dan lain-lain,” paparnya.

BPS mencatat, garis kemiskinan nasional pada September 2025 berada di angka Rp641.443 per kapita per bulan, meningkat dibandingkan Maret 2025 yang sebesar Rp609.160. Sejalan dengan itu, garis kemiskinan rumah tangga nasional tercatat sebesar Rp3.053.269.

“Selanjutnya, garis kemiskinan rumah tangga secara nasional pada September 2025 tercatat sebesar Rp3.053.269,” ungkap Amalia.

BPS juga mengungkap adanya variasi signifikan garis kemiskinan rumah tangga antarwilayah, yang dipengaruhi perbedaan tingkat harga dan pola konsumsi masyarakat.

Sebagai ilustrasi, garis kemiskinan rumah tangga di DKI Jakarta pada September 2025 tercatat sebesar Rp4.578.617, di Lampung Rp2.891.323, dan di Papua Pegunungan mencapai Rp5.299.557.

Dari sisi wilayah tempat tinggal, tingkat kemiskinan perdesaan pada September 2025 tercatat sebesar 10,72 persen, sementara di perkotaan sebesar 6,60 persen. Kedua wilayah tersebut sama-sama mencatatkan penurunan dibandingkan kondisi Maret 2025.

Lebih lanjut, Amalia menyampaikan bahwa Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) pada September 2025 mengalami penurunan baik di wilayah perdesaan maupun perkotaan. Kondisi ini menunjukkan jarak rata-rata pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan semakin menyempit.

Sementara itu, Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) di wilayah perkotaan relatif stagnan, sedangkan di wilayah perdesaan mengalami penurunan.

Hal ini menandakan ketimpangan distribusi pengeluaran di antara penduduk miskin di perdesaan semakin berkurang, meski di perkotaan cenderung tidak banyak berubah.

Secara spasial, tren penurunan kemiskinan terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia. Penurunan paling signifikan tercatat di kawasan Maluku dan Papua dengan penurunan sebesar 0,68 persen poin.

Meski demikian, BPS mencatat konsentrasi penduduk miskin masih berada di Pulau Jawa. Jumlahnya mencapai 12,32 juta orang atau setara 52,75 persen dari total penduduk miskin nasional.

Sebaliknya, jumlah penduduk miskin paling sedikit berada di Pulau Kalimantan, yakni 0,88 juta orang atau 3,76 persen dari total nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jumlah penduduk miskin masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, yaitu sebanyak 12,32 juta orang atau 52,75 persen dari keseluruhan penduduk miskin di Indonesia,” bebernya.

“Sementara itu, jumlah penduduk miskin paling sedikit di pulau Kalimantan (0,88 juta orang) atau sebesar 3,76 persen dari keseluruhan penduduk miskin di Indonesia,” tandas Amalia. (agr/iwh)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Program Renovasi Ini Sasar Pekuat Rumah Tukang Bangunan

Program Renovasi Ini Sasar Pekuat Rumah Tukang Bangunan

Memiliki rumah yang layah huni menjadi impinan setiap insan manusia untuk dapat mnejadi tempat bersandar usai melakoni aktivitas seharian penuh.
Meski Ditinggal Ronaldo, Al Nassr Sukses Jegal Al Ittihad di Menit Terakhir, Angelo Jadi Pahlawan Kemenangan

Meski Ditinggal Ronaldo, Al Nassr Sukses Jegal Al Ittihad di Menit Terakhir, Angelo Jadi Pahlawan Kemenangan

Meski sudah dibujuk, Ronaldo tetap absen dalam laga Al Nassr vs Al Ittihad. Namun, Sadio Mane dan Angelo berhasil membuat Al Nassr pertahankan tren positif.
Begini Pandangan Islam soal Tradisi Maaf-maafan Jelang Ramadhan, Ustaz Abdul Somad Menganjurkan Hal ini

Begini Pandangan Islam soal Tradisi Maaf-maafan Jelang Ramadhan, Ustaz Abdul Somad Menganjurkan Hal ini

Bagaimana ya pandangan Islam soal tradisi maaf-maafan sebelum puasa ramadhan? simak jawaban Ustaz Abdul Somad
Viral di Media Sosial: Kenalan dengan Corla Idol, Lomba Nyanyi Live Seru

Viral di Media Sosial: Kenalan dengan Corla Idol, Lomba Nyanyi Live Seru

Corla Idol, ajang audisi nyanyi virtual yang digagas Bunda Corla di TikTok, viral karena konsep unik, penjurian blak-blakan, dan komentar lucu. Seperti apa?
Prediksi Skor Bali United vs Persebaya, Tim Tamu Bajul Ijo Siap Patahkan Rekor Buruk Head to Head

Prediksi Skor Bali United vs Persebaya, Tim Tamu Bajul Ijo Siap Patahkan Rekor Buruk Head to Head

Bali United akan menghadapi ujian berat saat menjamu Persebaya Surabaya pada lanjutan Super League 2025/2026. Duel kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion
Luncurkan Jersey Musim 2026 dan Bus Baru, ASIOP Mantapkan Langkah ke Level Dunia Lewat “Rise the World”

Luncurkan Jersey Musim 2026 dan Bus Baru, ASIOP Mantapkan Langkah ke Level Dunia Lewat “Rise the World”

ASIOP kembali menegaskan kiprahnya di pembinaan sepak bola usia muda nasional dengan meluncurkan jersey musim 2026 dan bus terbaru dalam acara bertema “Rise the World” di ASIOP Stadium (ASTA), Cempaka Putih, Jumat (6/2/2026) malam.

Trending

10 Tahun di Persib, Febri Hariyadi Kini Harus Menepi ke Solo?

10 Tahun di Persib, Febri Hariyadi Kini Harus Menepi ke Solo?

Nama Febri Hariyadi muncul dalam rumor transfer mengejutkan yang melibatkan Persib Bandung dan Persis Solo. Isu tersebut mencuat setelah operator kompetisi ...
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Masih bingung, sebenarnya boleh atau tidak ya pakai lahan pemerintah untuk bercocok tanam dari perspektif Islam?.
Ressa Rizky Ogah Serumah Bareng Denada: Rasanya Akan Berbeda

Ressa Rizky Ogah Serumah Bareng Denada: Rasanya Akan Berbeda

Meskipun sudah ada pengakuan dari Denada, namun ressa Rizky mengaku dirinya enggan tinggal satu atap dengan sang ibunda. Simak informasi selengkapnya di sini!
Luncurkan Jersey Musim 2026 dan Bus Baru, ASIOP Mantapkan Langkah ke Level Dunia Lewat “Rise the World”

Luncurkan Jersey Musim 2026 dan Bus Baru, ASIOP Mantapkan Langkah ke Level Dunia Lewat “Rise the World”

ASIOP kembali menegaskan kiprahnya di pembinaan sepak bola usia muda nasional dengan meluncurkan jersey musim 2026 dan bus terbaru dalam acara bertema “Rise the World” di ASIOP Stadium (ASTA), Cempaka Putih, Jumat (6/2/2026) malam.
Saddil Ramdani Unjuk Gigi di Depan John Herdman saat Persib Kantongi Malut United 2-0, Layak Kembali ke Timnas

Saddil Ramdani Unjuk Gigi di Depan John Herdman saat Persib Kantongi Malut United 2-0, Layak Kembali ke Timnas

Sorotan utama laga tertuju pada Saddil Ramdani. Winger Persib itu hanya membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk mencatatkan namanya di papan skor setelah ...
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT