GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Kabar Buruk, Siklon Makin Dekat Ancam Hujan Ekstrem Jawa-Sumatera

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan ancaman hujan ekstrem di Indonesia berpotensi terjadi semakin sering dan bahkan bisa menjadi normal baru akibat perubahan iklim.
Jumat, 6 Februari 2026 - 00:00 WIB
Kabar Buruk, Warga Jawa-Bali Wajib Tahu! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Saat Nataru
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan ancaman hujan ekstrem di Indonesia berpotensi terjadi semakin sering dan bahkan bisa menjadi normal baru akibat perubahan iklim.

Kondisi ini dinilai meningkatkan risiko banjir dan longsor di berbagai wilayah rawan, terutama di Pulau Jawa dan Sumatera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Plt Deputi Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menegaskan penguatan sistem peringatan dini menjadi langkah mitigasi paling penting agar informasi benar-benar diterima masyarakat.

“Bagaimana memitigasi langkah atau early action di lapangan? Ternyata adalah diseminasi. Nah ini, saya kira bisa berperan semua kementerian dan lembaga untuk bagaimana memastikan informasi atau warning peringatan dini dapat diterima oleh masyarakat luas,” kata Andri di DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Menurutnya, konsep early warning for all sangat relevan untuk dikembangkan di Indonesia.

Ia menekankan, peringatan dini mampu menyelamatkan jiwa dan harta benda jika seluruh komponen Multi-Hazard Early Warning System (MHEWS) bekerja secara terpadu.

“Peringatan dini dapat menyelamatkan nyawa dan harta benda jika seluruh komponen Multi-Hazard Early Warning System ini bekerja bersama,” ujarnya.

BMKG juga memaparkan data yang mengonfirmasi dampak perubahan iklim di Indonesia. Berdasarkan data BNPB selama 16 tahun terakhir, dari 2010 hingga 2025, tren kejadian banjir dan longsor terus meningkat seiring naiknya suhu dan perubahan iklim.

Andri menyebut wilayah Jawa Barat menjadi daerah paling rawan secara historis, disusul Jawa Tengah, Jawa Timur, Aceh, serta sejumlah wilayah di Sumatera lainnya. Karena itu, Jawa dan Sumatera menjadi prioritas utama yang perlu mendapat perhatian khusus.

“Ini jadi terkonfirmasi ya, perubahan iklim terkonfirmasi juga dengan tren dampaknya,” tegasnya.

Dalam enam tahun terakhir, BMKG mencatat sejumlah kejadian hujan ekstrem dengan intensitas jauh di atas ambang batas ekstrem 150 milimeter per hari. Banjir Jakarta pada 2020 dipicu curah hujan mencapai 377 milimeter per hari.

Banjir besar Bekasi pada Maret lalu tercatat 232 milimeter per hari, sementara di Bali mencapai 385 milimeter per hari.

Tak hanya itu, saat Siklon Tropis Senyar, curah hujan di Sumatera Barat mencapai 261 milimeter per hari, Aceh 411 milimeter per hari, dan Sumatera Utara 390 milimeter per hari.

“Kita ke depan akan berpotensi juga mengalami hujan-hujan yang sangat-sangat ekstrem di atas 150 milimeter per hari. Mungkin akan sering ada hujan ke depan di atas 200 milimeter per hari, 300 bahkan 400,” ungkap Andri.

Ia menilai data historis tersebut harus menjadi dasar simulasi risiko bencana di setiap daerah, termasuk menghitung daya tampung wilayah terhadap curah hujan ekstrem dan dikaitkan dengan kondisi tata guna lahan saat ini.

BMKG juga menyoroti dampak tidak langsung atau remote effect dari siklon tropis. Meski Indonesia jarang dilintasi langsung siklon, pengaruhnya tetap dapat memicu hujan ekstrem hingga ratusan kilometer dari pusat siklon dan berlangsung selama beberapa hari.

“Walaupun kita tidak dilewati badai seperti di Amerika, di Filipina, di Jepang, tetapi cuaca ekstrem dampak dari pengaruh itu bisa sampai 1.000 kilometer,” jelasnya.

Andri mengingatkan, dalam 10 hingga 20 tahun ke depan, ancaman siklon tropis yang semakin mendekati daratan Indonesia berpotensi terus berulang akibat perubahan iklim.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, BMKG tengah mengintegrasikan sistem peringatan dini cuaca ekstrem, iklim ekstrem, serta gempa dan tsunami ke dalam satu sistem Multi-Hazard Early Warning System.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, BMKG mengelola sekitar 10.800 sensor observasi sebagai basis deteksi, analisis, hingga peringatan berlapis dari skala bulanan hingga jam-jaman.

“Tantangannya bagaimana kita nanti ke depan mengembangkan suatu sistem rantai peringatan dini yang efektif dan efisien yang dapat diterima dan direspons untuk mitigasi,” pungkasnya.(rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Geleng Kepala, Penjual Cilok Mudik Jalan Kaki Gegara Uang Ludes di Gunung Berujung Dapat Bantuan 4 Juta

Dedi Mulyadi Geleng Kepala, Penjual Cilok Mudik Jalan Kaki Gegara Uang Ludes di Gunung Berujung Dapat Bantuan 4 Juta

Kisah penjual cilok mudik jalan kaki bikin Dedi Mulyadi heran. Uangnya habis untuk naik gunung, berujung dapat bantuan Rp4 juta untuk Lebaran.
Media Italia Tercengang dengan Veda Ega Pratama Bisa Raih Posisi Ketiga di Moto3 Brasil : Seperti Dongeng Pembalap Asia!

Media Italia Tercengang dengan Veda Ega Pratama Bisa Raih Posisi Ketiga di Moto3 Brasil : Seperti Dongeng Pembalap Asia!

Media Italia sampai heran soal level Veda Ega Pratama. Memulai balapan dari posisi ke-10, ia tampil agresif dan mampu merangsek ke barisan depan hingga finis di posisi
Tanda-tanda Elkan Baggott Bakal Jadi Pemain Kesayangan John Herdman: Masa Depan Timnas Indonesia

Tanda-tanda Elkan Baggott Bakal Jadi Pemain Kesayangan John Herdman: Masa Depan Timnas Indonesia

John Herdman berikan pujian setinggi langit untuk Elkan Baggott, apakah ini tandanya Elkan Baggott akan jadi pemain kesayangan John Herdman di Timnas Indonesia?
MU Belum Cari Pelatih Baru, Michael Carrick Justru Makin Difavoritkan Jadi Bos Permanen

MU Belum Cari Pelatih Baru, Michael Carrick Justru Makin Difavoritkan Jadi Bos Permanen

MU belum membuka negosiasi pelatih baru meski tampil impresif. Michael Carrick kini jadi kandidat terkuat usai bawa tim meroket.
IHSG Dibuka Lagi Besok, Pasar Dibayangi Perang Global dan Agenda Krusial Domestik

IHSG Dibuka Lagi Besok, Pasar Dibayangi Perang Global dan Agenda Krusial Domestik

IHSG kembali dibuka 25 Maret 2026. Pasar saham Indonesia dibayangi konflik global, data AS, dan agenda penting KSEI hingga MSCI.
Kylian Mbappe Bongkar “Kebohongan” Cedera Lutut, Siap Tempur Lagi! Real Madrid dan Timnas Prancis Dapat Kabar Super Baik

Kylian Mbappe Bongkar “Kebohongan” Cedera Lutut, Siap Tempur Lagi! Real Madrid dan Timnas Prancis Dapat Kabar Super Baik

Kylian Mbappe membantah rumor cedera serius lututnya dan memastikan sudah pulih 100 persen. Ia siap tampil bersama Real Madrid dan Timnas Prancis.

Trending

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Untung Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis, Garuda Kini Melejit

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Untung Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis, Garuda Kini Melejit

Jelang laga kontra Saint Kitts and Nevis, Timnas Indonesia mendapat kabar menggembirakan dari FIFA. Peringkat dunia skuad Garuda dipastikan mengalami kenaikan.
Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Tampil Gemilang di Final Four Liga Voli Thailand 2026

Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Tampil Gemilang di Final Four Liga Voli Thailand 2026

Wipawee Srithong mampu tampil gemilang di final four Liga Voli Thailand 2026 usai dipecat oleh Red Sparks beberapa waktu lalu.
Maarten Paes dan Ole Romeny Sudah Gabung, 15 Pemain di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Maarten Paes dan Ole Romeny Sudah Gabung, 15 Pemain di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Sebanyak 15 pemain telah bergabung dalam latihan terbuka untuk media ini. Seluruh pemain dari Super League dan beberapa pemain Timnas Indonesia abroad pun telah bergabung. 
Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

3 berita sport terpopuler: Megawati Hangestri jadi sorotan di Korea, PSSI kirim pesan tegas untuk fans Garuda, hingga keputusan John Herdman dipertanyakan.
Tak Mau Pendam Lagi, Patrick Kluivert Akhirnya Buka Suara soal Kegagalannya Bersama Timnas Indonesia

Tak Mau Pendam Lagi, Patrick Kluivert Akhirnya Buka Suara soal Kegagalannya Bersama Timnas Indonesia

Patrick Kluivert akhirnya buka suara soal kegagalannya bersama Timnas Indonesia. Singgung soal target ke Piala Dunia 2026 sangat berat.
Agen Megawati Hangestri Bocorkan Red Sparks Bukan Satu-satunya Tim yang Incar Megatron untuk Liga Voli Korea Musim Depan

Agen Megawati Hangestri Bocorkan Red Sparks Bukan Satu-satunya Tim yang Incar Megatron untuk Liga Voli Korea Musim Depan

Nama bintang voli Idnoensia yang berasal dari Jember, Megawati Hangestri, belakangan mendadak kembali menjadi perbincangan hangat di Korea Selatan.
Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Marc Klok Langsung Beri Respons Berkelas

Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Marc Klok Langsung Beri Respons Berkelas

Dicoret dari skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, Marc Klok tak larut sedih dan memilih latihan mandiri di GBLA hingga tuai pujian warganet.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT