GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Purbaya Kaget PNS Tak Bisa Langsung Dipecat Meski Terindikasi Korupsi, Singgung Kasus Blueray Cargo

Menkeu Purbaya mengaku kaget PNS tak bisa langsung dipecat meski terindikasi korupsi. Ia menyinggung kasus Blueray Cargo dan perlunya reformasi birokrasi.
Jumat, 6 Februari 2026 - 11:03 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku terkejut setelah mengetahui bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terindikasi melakukan tindak pidana, termasuk korupsi, tidak bisa langsung diberhentikan dari jabatannya. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (4/2/2026).

Menurut Purbaya, rumitnya mekanisme birokrasi dalam sistem kepegawaian negara membuat proses penindakan terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang bermasalah berjalan sangat panjang. Bahkan, untuk sekadar merumahkan pegawai yang sedang tersangkut kasus hukum pun tidak bisa dilakukan secara instan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Rupanya kalau di pegawai negeri kita enggak bisa pecat pegawai. Merumahkan juga enggak bisa,” ujar Purbaya di hadapan anggota dewan.

Pernyataan itu mencuat di tengah sorotan publik terhadap sejumlah kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), termasuk kasus yang belakangan ramai diperbincangkan terkait jaringan logistik dan kepabeanan, salah satunya yang dikaitkan dengan Blueray Cargo.

Kasus Blueray Cargo Jadi Sorotan

Nama Blueray Cargo kembali muncul dalam diskursus publik seiring dengan pengungkapan sejumlah praktik dugaan pelanggaran di sektor kepabeanan dan logistik. Meski Purbaya tidak secara spesifik menyebut satu kasus tertentu, ia mengakui bahwa dinamika penegakan hukum terhadap PNS yang terseret perkara, termasuk yang berkaitan dengan aktivitas ekspor-impor dan perusahaan logistik seperti Blueray Cargo, memperlihatkan lemahnya mekanisme sanksi administratif cepat di internal pemerintahan.

Menurut Purbaya, kasus-kasus yang menyeret oknum PNS di sektor pajak dan bea cukai, termasuk yang diduga berkaitan dengan praktik tidak sehat dalam pengurusan barang melalui jalur logistik seperti Blueray Cargo, menjadi peringatan keras bagi kementeriannya.

“Yang di OTT di Banjarmasin dan di Lampung, yang disergap oleh KPK, ini mungkin shock therapy bagi pegawai kami,” katanya.

Purbaya menilai operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi bentuk terapi kejut agar aparatur negara tidak lagi menyalahgunakan kewenangan. Namun, ia menegaskan bahwa meskipun ada indikasi kuat, proses pemberhentian tetap harus menunggu mekanisme hukum dan administratif yang berlaku.

Proses Panjang Meski Terindikasi Tindak Pidana

Ia mengungkapkan, meskipun seorang PNS sudah terindikasi melakukan tindak pidana, negara tetap mengharuskan proses pemeriksaan berlapis sebelum sanksi pemecatan dijatuhkan. Kondisi ini dinilai tidak sebanding dengan tuntutan publik yang menginginkan respons cepat terhadap kasus-kasus yang mencoreng institusi, termasuk perkara yang menyeret sektor strategis seperti kepabeanan dan logistik, di mana nama Blueray Cargo turut disebut-sebut dalam diskursus publik.

“Sebagai atasan tertinggi, saya akan mendampingi mereka secara hukum. Tapi tidak untuk intervensi. Kalau salah, ya salah. Kalau tidak, jangan di-abuse. Namun proses hukum harus berjalan,” tegas Purbaya.

Ia menekankan bahwa pendampingan yang dimaksud bukanlah untuk menghentikan penyidikan, melainkan memastikan bahwa setiap pegawai mendapat hak hukum yang adil, tanpa menghalangi proses penegakan hukum oleh aparat seperti KPK dan Kejaksaan.

Dorong Reformasi Birokrasi ASN

Kasus-kasus yang menyeret oknum PNS, termasuk yang dikaitkan dengan sektor kepabeanan dan perusahaan logistik seperti Blueray Cargo, menurut Purbaya, menunjukkan perlunya reformasi menyeluruh dalam sistem kepegawaian ASN. Ia menilai mekanisme pemecatan yang terlalu panjang justru berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Ini jadi pelajaran besar bahwa sistem kita perlu dibenahi. Tidak mungkin masyarakat terus disodori kasus, tetapi negara terlihat lambat dalam memberi sanksi administratif,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konteks kasus Blueray Cargo, Purbaya menyebut bahwa sektor logistik dan kepabeanan sangat rawan penyimpangan jika pengawasan internal tidak diperkuat. Oleh karena itu, ia mendorong agar reformasi birokrasi di sektor pajak dan bea cukai berjalan seiring dengan perbaikan sistem hukum ASN.

Dengan berbagai kasus yang mencuat, termasuk yang menyeret nama Blueray Cargo dalam diskursus publik, Purbaya berharap kejadian ini menjadi momentum untuk mempercepat reformasi tata kelola aparatur sipil negara, agar penegakan disiplin terhadap PNS yang terindikasi melakukan tindak pidana bisa berjalan lebih tegas, cepat, dan transparan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Proliga 2026, 14 Februari: Bandung BJB Tandamata vs Medan Falcons dan Garuda Jaya vs Juara Bertahan

Link Live Streaming Proliga 2026, 14 Februari: Bandung BJB Tandamata vs Medan Falcons dan Garuda Jaya vs Juara Bertahan

Link Live Streaming Proliga 2026 Sabtu 14 Februari menghadirkan dua laga menarik pada seri keenam di Bojonegoro, Jawa Timur.
Kini Ribut Soal Warisan, Sule Balik Singgung Perselingkuhan Teddy Pardiyana dan Lina Jubaedah

Kini Ribut Soal Warisan, Sule Balik Singgung Perselingkuhan Teddy Pardiyana dan Lina Jubaedah

Imbas kisruh warisan, Sule akhirnya buka suara singgung soal perselingkuhan Teddy Pardiyana dan Lina Jubaedah yang dulu ditutupinya selama 6 tahun.
Cara Terakhir dan Satu-satunya yang Bisa Dilakukan Persib Bandung untuk Lolos Perempat Final ACL Elite Two

Cara Terakhir dan Satu-satunya yang Bisa Dilakukan Persib Bandung untuk Lolos Perempat Final ACL Elite Two

Hanya dengan cara ini, Persib Bandung arahan pelatih Bojan Hodak bisa balikkan keadaan atas Ratchaburi FC sekaligus ke perempat final ACL Elite Two 2025/2026.
Granit Jadi Kunci Estetika Rumah Modern, Tangguh, Mewah, dan Tahan Puluhan Tahun

Granit Jadi Kunci Estetika Rumah Modern, Tangguh, Mewah, dan Tahan Puluhan Tahun

Granit jadi pilihan utama estetika rumah modern karena mewah, tahan lama, mudah dirawat, serta meningkatkan nilai properti secara signifikan.
Padel Indonesia Tancap Gas: Sirnas 2026 Resmi Dimulai di Jakarta

Padel Indonesia Tancap Gas: Sirnas 2026 Resmi Dimulai di Jakarta

Perkumpulan Besar Padel Indonesia resmi membuka Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel Open 2026 seri pertama di Jakarta.
Gugatan Praperadilan Ditolak, Richard Lee Kembali Diperiksa Polda Metro Jaya Pekan Depan

Gugatan Praperadilan Ditolak, Richard Lee Kembali Diperiksa Polda Metro Jaya Pekan Depan

Polda Metro Jaya menjadwalkan pemanggilan terhadap Richard Lee pada Kamis (19/2) terkait kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan treatment kecantikan.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Ruby juga menegaskan hal tersebut terjadi dipicu juga oleh fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada.
Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Saat penyidik mendatangi lokasi, koper tersebut telah lebih dahulu diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT