GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Survei Capres 2029: Prabowo Masih Teratas, Wajah Baru Mulai Masuk Radar

Survei IPI memetakan bursa capres dan cawapres 2029. Nama baru bermunculan, sementara Prabowo, Gibran, dan Ganjar masih teratas.
Selasa, 10 Februari 2026 - 08:56 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • dok. BPMI Istana Negara

Jakarta, tvOnenews.com – Peta politik menuju Pemilihan Presiden 2029 mulai menunjukkan dinamika baru. Hasil survei terbaru Indonesian Public Institute (IPI) mengungkapkan sejumlah wajah segar masuk dalam bursa bakal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) 2029, di tengah dominasi nama-nama besar yang masih memimpin elektabilitas.

Peneliti IPI Abdan Sakura menjelaskan, munculnya tokoh-tokoh baru dalam survei capres 2029 tidak terlepas dari kombinasi faktor kepemimpinan, ketokohan, rekam jejak, integritas, serta eksposur media. Menurutnya, pemilih saat ini semakin rasional dan tidak lagi hanya mempertimbangkan popularitas semata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tokoh seperti Pramono Anung, Dedi Mulyadi, dan Sjafrie Sjamsoeddin tampil sebagai figur potensial yang memperoleh penilaian kelayakan cukup kuat, meski belum sepenuhnya terkonversi menjadi dukungan elektoral,” ujar Abdan, Selasa (10/2/2026).

Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Dalam survei IPI, Sjafrie masuk dalam 10 besar tokoh potensial capres 2029 dengan elektabilitas 7,5 persen. Elektabilitas tersebut ditopang oleh empat indikator utama, yakni kepemimpinan dan ketokohan sebesar 44 persen, rekam jejak kepemimpinan 17 persen, rekomendasi lingkungan dan media 12 persen, serta integritas 10 persen.

Selain Sjafrie, survei IPI juga menempatkan sejumlah kepala daerah sebagai kandidat potensial capres 2029. Nama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, serta Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda masuk dalam jajaran 10 besar tokoh nasional yang dinilai layak maju dalam kontestasi mendatang.

Berikut daftar elektabilitas tokoh dalam survei IPI terkait bursa capres 2029:

  • Prabowo Subianto: 22,3 persen

  • Gibran Rakabuming Raka: 12,2 persen

  • Ganjar Pranowo: 9 persen

  • Anies Baswedan: 8,5 persen

  • Dedi Mulyadi: 7,9 persen

  • Pramono Anung: 7,8 persen

  • Sjafrie Sjamsoeddin: 7,5 persen

  • Purbaya Yudhi Sadewa: 4,9 persen

  • Sherly Tjoanda: 3,8 persen

Abdan menilai, elektabilitas Sjafrie bersaing ketat dengan sejumlah tokoh kepala daerah yang selama ini dikenal publik. Menurutnya, persaingan ketat di papan tengah membuka ruang bagi dinamika politik baru, terutama jika terjadi perubahan peta koalisi, krisis nasional, atau absennya figur utama dalam kontestasi mendatang.

“Di sinilah ruang politik terbuka. Ketika ada kekosongan figur dominan atau perubahan konstelasi elite, tokoh-tokoh baru bisa melonjak cepat,” ujarnya.

Survei IPI juga mencatat bahwa rendahnya elektabilitas sejumlah tokoh populer menegaskan bahwa popularitas semata tidak lagi cukup. Pemilih semakin kontekstual dan mempertimbangkan rekam jejak serta kapasitas kepemimpinan dalam menentukan pilihan, khususnya untuk Pilpres 2029.

Meski begitu, dominasi nama-nama besar masih terlihat kuat. Presiden Prabowo Subianto menempati posisi teratas dengan elektabilitas 22,3 persen, jauh meninggalkan tokoh lain. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berada di posisi kedua dengan 12,2 persen, disusul Ganjar Pranowo dengan 9 persen.

Menurut Abdan, kondisi ini menunjukkan kuatnya pengaruh kekuasaan, kontinuitas elite, serta eksposur media dalam membentuk persepsi publik terhadap figur capres dan cawapres 2029. Namun, ia menilai jarak antara tingkat kelayakan yang tinggi dan elektabilitas yang masih moderat mengindikasikan pemilih belum sepenuhnya menjatuhkan pilihan.

“Publik mengenal dan menilai, tetapi belum sepenuhnya menentukan sikap politiknya. Ini menandakan ruang kontestasi masih sangat terbuka,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Survei Indonesian Public Institute dilakukan pada 30 Januari hingga 5 Februari 2026 terhadap 1.241 responden berusia 17–65 tahun yang tersebar di 35 provinsi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling, dengan margin of error sebesar 2,78 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dengan hasil tersebut, bursa capres dan cawapres 2029 diperkirakan akan semakin dinamis dalam beberapa tahun ke depan. Masuknya wajah-wajah baru, baik dari kalangan menteri maupun kepala daerah, menjadi sinyal bahwa peta politik nasional tidak lagi sepenuhnya didominasi figur lama, meskipun kekuatan elite masih menjadi faktor penentu utama dalam membentuk preferensi pemilih. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profitabilitas BRI Makin Solid di Triwulan I 2026, Transformasi BRIvolution Reignite Berbuah Manis

Profitabilitas BRI Makin Solid di Triwulan I 2026, Transformasi BRIvolution Reignite Berbuah Manis

BRI mencatatkan Return on Assets (ROA) naik menjadi 2,8%, sementara Return on Equity (ROE) naik dari 17,1% pada Triwulan I 2025 menjadi 18,4% pada Triwulan I 2026.
Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Jika berbicara soal pengalaman dan statistik, nama Megawati Hangestri Pertiwi jelas lebih unggul dari Jordan Wilson. Bukan tanpa alasan, Hyundai Hillstate berani menyatukan dua karakter 
Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Kemendikbudristek. Jaksa juga menuntut uang pengganti Rp5,6 triliun.
Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Lewis Hamilton menilai Ferrari mungkin melewatkan detail penting yang kini dimaksimalkan para rival pada F1 2026.
Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Akibat ulah Bobotoh, Persib pun terpaksa memulai kompetisi musim depan dengan kerugian besar. AFC resmi menghukum Persib Bandung dalam putusan sidang Komite Disiplin dan Etik AFC pada Rabu (13/5/2026). 
Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan Dinkes Jabar untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit akibat Hantavirus. 

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral