GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Lembah Tidar ke Istana, Sjafrie Sjamsoeddin dan Prabowo Kembali Disatukan di Panggung Politik

Profil lengkap Sjafrie Sjamsoeddin, orang kepercayaan Prabowo yang dulu berjuang bersama di Akmil dan menjadi tentara tahun 1998, kini masuk bursa cawapres 2029
Selasa, 10 Februari 2026 - 11:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto bersama Jendral TNI Agus Subiyanto dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoedin menaiki mobil komando pada Upacara HUT TNI Jakarta, Minggu (08/05/2025)
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Sjafrie Sjamsoeddin kembali mencuat ke ruang publik. Menteri Pertahanan era Presiden Prabowo Subianto ini mulai disebut-sebut sebagai salah satu figur potensial calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029. Bukan tanpa alasan, rekam jejak panjang Sjafrie di militer, birokrasi pertahanan, serta relasi personalnya dengan Prabowo menjadikannya sosok yang dinilai memiliki modal kuat, baik secara pengalaman maupun kepercayaan politik.

Di lingkaran Istana, Sjafrie dikenal bukan sekadar menteri teknokrat, tetapi figur lama yang telah melewati berbagai fase krusial sejarah bangsa bersama Prabowo. Persahabatan keduanya teruji sejak bangku Akademi Militer hingga masa-masa penuh tekanan pada era Reformasi 1998.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari Makassar ke Akmil: Lahir dari Keluarga Tentara

Sjafrie Sjamsoeddin lahir di Ujung Pandang, Sulawesi Selatan, pada 30 Oktober 1952. Ia merupakan anak keenam dari 11 bersaudara dari pasangan Letkol TNI (Purn) Haji Sjamsoeddin Koernia dan Hamdana. Lingkungan keluarga militer membentuk karakter disiplin dan ketertarikan Sjafrie pada dunia kemiliteran sejak dini.

Tahun 1971, Sjafrie masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (kini Akmil) dan lulus pada 1974. Ia satu angkatan dengan Prabowo Subianto dan Ryamizard Ryacudu, dua figur yang kelak sama-sama menjabat Menteri Pertahanan. Prestasinya menonjol karena meraih Adhi Makayasa, penghargaan bagi lulusan terbaik Akmil, sebuah predikat yang menjadi fondasi reputasinya sebagai perwira elite.

Karier Kopassus hingga Pengawal Presiden

Selepas lulus, Sjafrie bergabung dengan Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Ia menjalani berbagai penugasan lapangan strategis, mulai dari Timor Timur, Aceh, hingga Irian Jaya. Jabatan seperti Komandan Nanggala X Timor Timur, Komandan Nanggala XXI Aceh, hingga Dantim Maleo Irian Jaya memperkuat reputasinya sebagai perwira lapangan yang luwes namun tegas.

Kariernya semakin menanjak saat dipercaya menjadi Komandan Grup A Paspampres dan pengawal pribadi Presiden Soeharto. Posisi tersebut menempatkannya di pusat lingkar kekuasaan nasional pada masa Orde Baru. Dari sinilah Sjafrie dikenal sebagai figur dengan ketenangan tinggi, kemampuan manajerial, serta kedisiplinan dalam pengamanan tingkat negara.

Pangdam Jaya dan Prahara Mei 1998

Nama Sjafrie Sjamsoeddin lekat dengan peristiwa Mei 1998. Saat itu, ia menjabat sebagai Panglima Kodam Jaya, wilayah yang menjadi pusat kerusuhan nasional menjelang runtuhnya Orde Baru. Ketika aparat kepolisian tak lagi mampu mengendalikan situasi, tanggung jawab keamanan Jakarta diserahkan kepada Sjafrie.

Ia mengerahkan ribuan pasukan untuk mengamankan objek vital, sarana publik, serta jalur distribusi penting. Langkah-langkahnya dikenal tegas namun terukur, termasuk pengamanan jenazah mahasiswa Trisakti agar dapat diserahkan kepada keluarga secara layak. Dalam laporan Tim Gabungan Pencari Fakta dan Komnas HAM, Sjafrie tidak terbukti secara hukum atas tuduhan pelanggaran HAM berat pada periode tersebut.

Peristiwa 1998 menjadi fase sulit bagi banyak perwira, termasuk Sjafrie dan sahabatnya, Prabowo Subianto. Karier keduanya sempat meredup, namun hubungan personal mereka tetap terjaga. Inilah salah satu fondasi yang kini memperkuat posisi Sjafrie sebagai orang kepercayaan Presiden.

Bangkit di Dunia Sipil dan Pertahanan

Setelah era Reformasi, Sjafrie tetap berada di jalur strategis negara. Ia menjabat Kapuspen TNI, Sekjen Departemen Pertahanan, hingga Wakil Menteri Pertahanan periode 2010–2014. Di era pemerintahan berikutnya, ia dipercaya sebagai Asisten Khusus Menteri Pertahanan sebelum akhirnya dilantik sebagai Menteri Pertahanan pada 21 Oktober 2024 oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pada Agustus 2025, Prabowo juga menganugerahkan pangkat Jenderal (Kehormatan) bintang empat kepada Sjafrie. Penganugerahan ini dipandang sebagai simbol kepercayaan politik sekaligus penghargaan atas dedikasi panjangnya di sektor pertahanan dan keamanan nasional.

Relasi Panjang dengan Prabowo: Dari Taruna hingga Kabinet

Relasi Sjafrie dan Prabowo bukan sekadar hubungan kerja, melainkan persahabatan lama sejak masa taruna Akmil. Keduanya dikenal memiliki karakter berbeda namun saling melengkapi. Prabowo dikenal tegas dan visioner, sementara Sjafrie dikenal tenang, sistematis, dan berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Persahabatan ini diuji dalam berbagai situasi sulit, terutama pasca-1998 ketika keduanya berada dalam tekanan politik yang berat. Namun hubungan itu justru semakin solid, hingga akhirnya Prabowo mempercayakan jabatan strategis Menteri Pertahanan kepada Sjafrie saat menjabat presiden.

Masuk Bursa Cawapres 2029

Dengan latar belakang tersebut, nama Sjafrie kini mulai disebut dalam bursa calon wakil presiden 2029. Posisi sebagai Menteri Pertahanan, pengalaman lintas rezim, serta relasi personal dengan Prabowo menjadikannya figur yang dinilai memiliki stabilitas politik dan kapasitas teknokratik.

Sebagai tokoh senior dengan rekam jejak panjang di bidang pertahanan dan keamanan, Sjafrie juga dinilai mampu menjadi jembatan antara generasi militer lama dengan birokrasi modern. Di tengah dinamika geopolitik kawasan dan tantangan pertahanan nasional, figur seperti Sjafrie dianggap memiliki kredibilitas untuk mendampingi pemimpin nasional di tingkat strategis.

Profil Pribadi dan Kehidupan Keluarga

Di luar karier publik, Sjafrie dikenal sebagai sosok keluarga. Ia menikah dengan Etty Sudiyati dan dikaruniai dua anak, salah satunya Kolonel Inf Muhammad Benrieyadin Sjafrie. Dalam keseharian, Sjafrie dikenal berkomunikasi tenang, tidak meledak-ledak, dan memiliki gaya kepemimpinan yang lebih persuasif dibandingkan konfrontatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menguasai bahasa Inggris dan memiliki latar pendidikan militer lengkap, mulai dari pendidikan komando, penerjun payung, hingga Lemhannas RI. Deretan tanda jasa nasional dan internasional turut memperkuat reputasinya sebagai perwira profesional.

Dengan rekam jejak panjang, persahabatan lama dengan Presiden Prabowo, serta posisinya sebagai Menteri Pertahanan aktif, Sjafrie Sjamsoeddin kini bukan hanya figur di balik layar kekuasaan, tetapi mulai dipandang sebagai salah satu nama serius dalam peta politik menuju Pilpres 2029. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Megatron! Pemain Asing Ini Justru Jadi Player of the Week Proliga 2026: Megawati Hangestri Kalah Poin?

Bukan Megatron! Pemain Asing Ini Justru Jadi Player of the Week Proliga 2026: Megawati Hangestri Kalah Poin?

Bukan Megatron, penghargaan Player of the Week Proliga 2026 justru jatuh ke tangan pemain lain. Meskipun Megawati Hangestri menjadi ikon serangan dan salah satu penyumbang poin
Terungkap Isi Obrolan Shayne Pattynama dengan John Herdman Saat Saksikan Laga Persija, Sang Pelatih Timnas Indonesia Disebut ...

Terungkap Isi Obrolan Shayne Pattynama dengan John Herdman Saat Saksikan Laga Persija, Sang Pelatih Timnas Indonesia Disebut ...

Shayne Pattynama dan John Herdman bertemu ketika sang pemain menyaksikan pertandingan klub barunya, Persija Jakarta saat melawan Madura United, Januari lalu. 
Wacana Larangan Memajang Produk Rokok di Jakarta, APKLI Desak Pramono Anung Pikirkan Nasib Pedagang

Wacana Larangan Memajang Produk Rokok di Jakarta, APKLI Desak Pramono Anung Pikirkan Nasib Pedagang

Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta mengenai Kawasan Tanpa Rokok (KTR) menuai kritik dari sejumlah kelompok.
Lupa Baca Niat Puasa Ramadhan saat Sahur, Apakah Sah Puasanya? Begini Penjelasan Buya Yahya

Lupa Baca Niat Puasa Ramadhan saat Sahur, Apakah Sah Puasanya? Begini Penjelasan Buya Yahya

Sebentar lagi umat muslim Indonesia menyambut puasa ramadhan 2026. Jangan lupa membaca niat puasanya ya
Makin Terjangkau, Daftar Harga iPhone 14 Series per Februari 2026

Makin Terjangkau, Daftar Harga iPhone 14 Series per Februari 2026

Daftar Harga iPhone 14 Series per Februari 2026. Simak update harga terbaru iPhone 14, 14 Plus, 14 Pro, dan 14 Pro Max di distributor resmi Apple. Jadi berapa?
Megatron Cs Kokoh di Puncak Klasemen Proliga 2026 Di tengah Ketatnya Persaingan Papan Atas

Megatron Cs Kokoh di Puncak Klasemen Proliga 2026 Di tengah Ketatnya Persaingan Papan Atas

Jakarta Pertamina Enduro bukan sekadar memastikan tiket final four lebih cepat, tetapi juga tampil konsisten sebagai pemimpin klasemen. Megatron terus mencetak

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
John Herdman Diliputi Kebahagiaan, Timnas Indonesia Dilimpahi 3 Kabar Baik Jelang Debut sang Pelatih

John Herdman Diliputi Kebahagiaan, Timnas Indonesia Dilimpahi 3 Kabar Baik Jelang Debut sang Pelatih

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, diliputi oleh kebahagiaan menjelang laga debutnya. Setidaknya, ada tiga kabar baik untuk sang juru taktik asal Inggris.
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT