News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MA Putus 37.973 Perkara Sepanjang 2025, Pertahankan Produktivitas 97 Persen Selama 6 Tahun

Ketua MA Sunarto menyampaikan capaian tersebut dalam sidang istimewa Laporan Tahunan MA 2025 di Gedung MA, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Selasa, 10 Februari 2026 - 13:14 WIB
Ketua MA Sunarto
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Mahkamah Agung (MA) menyelesaikan sebanyak 2.937.634 perkara secara tepat waktu sepanjang 2025. Jumlah itu berasal dari total beban perkara sebanyak 3.025.152 perkara yang ditangani selama satu tahun.

Ketua MA Sunarto menyampaikan capaian tersebut dalam sidang istimewa Laporan Tahunan MA 2025 di Gedung MA, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebanyak 97,11 persen atau 2.937.634 perkara berhasil diselesaikan tepat waktu sehingga sisa perkara hanya 2,89 persen. Capaian ini mempertahankan rasio produktivitas di atas 97 persen selama enam tahun berturut-turut,” kata Sunarto.

Dari total beban perkara itu, sebanyak 38.148 perkara ditangani MA, 64.377 perkara berada di tingkat banding dan pengadilan pajak, serta 2.922.627 perkara ditangani pengadilan tingkat pertama.

Khusus di tingkat MA, dari 38.148 perkara yang menjadi beban, sebanyak 37.973 perkara telah diputus. Dengan demikian, MA mencatat rasio penyelesaian 99,54 persen, naik 22,86 persen dibandingkan tahun 2024 yang memutus 31.138 perkara.

“Dengan capaian tersebut, sisa perkara pada akhir tahun hanya sebesar 0,46 persen. Saya bersyukur selama enam tahun berturut-turut, MA secara konsisten mampu mempertahankan rasio produktivitas di atas 99 persen dan sisa perkara di bawah 1 persen,” ucapnya.

Sunarto menambahkan, dari 37.973 perkara yang diputus, sebanyak 37.791 perkara diselesaikan dalam waktu kurang dari tiga bulan. Dari sisi minutasi, MA mengirimkan 36.931 salinan putusan kepada pengadilan pengaju.

Kinerja minutasi pada 2025, kata dia, meningkat 18,51 persen dibandingkan 2024 yang mencatat 31.162 perkara. “Dari jumlah tersebut, sebanyak 35.728 perkara atau 96,74 persen diselesaikan dalam tenggang waktu kurang dari tiga bulan. Tingkat ketepatan waktu minutasi ini meningkat 0,24 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 96,50 persen, sekaligus menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah MA,” ujarnya.

Di tingkat banding dan pengadilan pajak, dari total 64.377 perkara, sebanyak 51.855 perkara berhasil diputus. Jumlah ini naik 10,66 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 46.860 perkara.

“Rasio produktivitas penyelesaian perkara meningkat 0,29 persen dari tahun 2024 yang berjumlah 80,56 persen menjadi 80,85 persen,” kata Sunarto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, pada pengadilan tingkat pertama di empat lingkungan peradilan—peradilan umum, agama, militer, dan tata usaha negara—sebanyak 2.918.625 perkara diputus dari total 2.922.627 perkara. Tingkat penyelesaiannya mencapai 97,43 persen.

“Dalam lima tahun terakhir secara konsisten sisa perkara pada pengadilan tingkat pertama dapat dipertahankan kurang dari 3 persen,” ujar Ketua MA. (ant/nba)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alex Marquez Siap Putuskan Masa Depan sebelum MotoGP Thailand 2026, Punya Opsi Tinggalkan Gresini di Tahun 2027

Alex Marquez Siap Putuskan Masa Depan sebelum MotoGP Thailand 2026, Punya Opsi Tinggalkan Gresini di Tahun 2027

Rider milik tim Gresini Racing, Alex Marquez, memastikan masa depannya untuk MotoGP 2027 akan segera ditentukan.
Update Cedera AC Milan: Saelemaekers Absen Lawan Pisa, Target Kembali Merumput Pertengahan Februari

Update Cedera AC Milan: Saelemaekers Absen Lawan Pisa, Target Kembali Merumput Pertengahan Februari

Harapan Alexis Saelemaekers kembali memperkuat AC Milan melawan Pisa perlahan memudar. Pemeriksaan lanjutan membuat staf pelatih memilih bersikap hati-hati.
Dokter Tirta Singgung Pihak Lain di Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mohan Hazian: Terkesan Mewajarkan

Dokter Tirta Singgung Pihak Lain di Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mohan Hazian: Terkesan Mewajarkan

Nama Mohan Hazian, owner brand Thanksinsomnia baru-baru ini viral karena dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukannya.
Pramono Wanti-Wanti Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Cabai Jelang Imlek-Ramadan

Pramono Wanti-Wanti Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Cabai Jelang Imlek-Ramadan

Pemprov DKI Jakarta menyatakan telah mempersiapkan diri apabila terjadi kenaikan harga minyak goreng dan cabai menjelang Hari Raya Imlek dan bulan Ramadan.
Hampir Separuh Warga Ditanggung Negara, DPR Ungkap Potret Baru Kemiskinan Indonesia

Hampir Separuh Warga Ditanggung Negara, DPR Ungkap Potret Baru Kemiskinan Indonesia

Data 143,9 juta peserta PBI BPJS disorot DPR. Analisis kemiskinan Indonesia menunjukkan tantangan serius dalam akurasi data dan kebijakan sosial.
Kode Keras ke Ducati, Alex Marquez Akui Ada Beberapa Tawaran untuk Perkuat Tim Lain di MotoGP 2027

Kode Keras ke Ducati, Alex Marquez Akui Ada Beberapa Tawaran untuk Perkuat Tim Lain di MotoGP 2027

Alex Marquez memasuki fase krusial dalam menentukan arah kariernya di MotoGP dan mengakui dirinya mendapat banyak tawaran untuk memperkuat tim lain di 2027

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Gurita Bisnis Mohan Hazian Selain Thanksinsomnia, Kini Terseret Dugaan Pelecehan Seksual ke Sejumlah Model

Gurita Bisnis Mohan Hazian Selain Thanksinsomnia, Kini Terseret Dugaan Pelecehan Seksual ke Sejumlah Model

Sejauh ini, Mohan dikenal publik sebagai sosok di balik brand fesyen Thanksinsomnia. Namun, di luar brand tersebut, ia juga terlibat dalam sejumlah aktivitas bisnis
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT