Kunker Pimpinan MPR RI ke Banda Aceh, Wakil Ketua MPR RI Minta Masyarakat Bersatu Demi Kebangkitan Aceh
- Istimewa
“Negara wajib memastikan pemulihan berjalan secara adil, manusiawi, dan menghormati martabat korban bencana,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk bangkit bersama, menjadikan bencana sebagai momentum memperkuat sistem mitigasi dan pembangunan berkelanjutan ke depan.
"Pemulihan bukan sekadar membangun ulang rumah, tetapi membangun kembali harapan, kepercayaan, serta masa depan anak-anak Aceh yang lebih terlindungi,” tambah Edhie Baskoro.
Ibas menegaskan komitmen MPR RI untuk mengawal proses pemulihan Aceh agar berjalan sejalan dengan amanat konstitusi, yaitu melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.
"Aceh tidak sendiri. Dalam semangat kebangsaan, kita pastikan pemulihan berjalan transparan, berkeadilan, dan benar-benar menyentuh masyarakat yang paling terdampak,” ujar lulusan S3 IPB University tersebut.
Sementara, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menambahkan kunjungan delegasi Pimpinan MPR RI ke Aceh merupakan tindak lanjut pertemuan sebelumnya dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), yang melaporkan dampak banjir bandang dan longsor yang sangat parah.
Kunjungan ini bertujuan memastikan tindak lanjut pemulihan sekaligus melihat langsung kondisi masyarakat terdampak di lapangan.
“Beliau (Mualem) menyampaikan berbagai kebutuhan untuk pemulihan pascabencana. Kedatangan kami ke Aceh ini adalah untuk menindaklanjuti laporan tersebut sekaligus melihat langsung kondisi di lapangan,” lanjut Muzani.
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah melaporkan bahwa masih terdapat puluhan ribu warga yang berada di pengungsian sehingga diperlukan percepatan pembangunan hunian sementara dan hunian tetap.
“Pengungsi saat ini 17.000 sekian KK tinggal yang saat ini masih mengungsi atau dengan jiwa lebih kurang 69 atau 70.000 jiwa pengungsi,” sebutnya.
Dia juga menyampaikan bahwa bencana mengakibatkan kerusakan luas pada fasilitas pemerintahan, tempat ibadah, sekolah, dayah, fasilitas kesehatan, serta infrastruktur dan sektor ekonomi masyarakat.
Selain itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa bencana juga berdampak pada beberapa provinsi di Sumatera.
Pemerintah pusat terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan percepatan pemulihan berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah Aceh yang masih membutuhkan perhatian khusus.
Kegiatan ini dihadiri Pimpinan MPR RI antara lain Ahmad Muzani, Bambang Wuryanto, Rusdi Kirana, Eddy Soeparno, Edhie Baskoro Yudhoyono, dan A.M. Akbar Supratman, Plt Sekjen MPR RI Siti Fauziah.
Load more