News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jeritan Guru Madrasah Ngadu ke DPR: Tak Bisa Ikut PPPK-ASN, Gaji Rp300 Ribu

Guru madrasah swasta mengadukan nasibnya ke DPR RI. Mereka mengaku tidak bisa mengikuti seleksi ASN maupun PPPK meski sudah mengabdi puluhan tahun dengan gaji minim.
Rabu, 11 Februari 2026 - 14:37 WIB
Jeritan Guru Madrasah Ngadu ke DPR Tak Bisa Ikut PPPK-ASN, Gaji Rp300 Ribu
Sumber :
  • Rika Pangesti-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com Guru madrasah swasta mengadukan nasibnya ke DPR RI. Mereka mengaku tidak bisa mengikuti seleksi ASN maupun PPPK meski sudah mengabdi puluhan tahun dengan gaji minim.

Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Yaya Ropandi menyampaikan langsung keluhan tersebut di hadapan pimpinan rapat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Salah satu hal yang perlu mendapatkan atensi. Yang pertama Ibu Pimpinan, kami guru swasta mau ikut seleksi ASN saja, mau ikut PPPK saja, tidak bisa Bapak Ibu. Karena aturannya tidak ada,” ujar Yaya dalam rapat dengar pendapat, Rabu (11/2/2026).

Ia menjelaskan regulasi saat ini hanya membuka peluang seleksi PPPK bagi guru honorer di sekolah negeri.

“Yang boleh ikut seleksi PPPK ASN itu yang honor di negeri surat keterangannya. Sementara kami yang di swasta ini tidak bisa ikut seleksi apalagi diterima,” katanya.

Menurut Yaya, guru madrasah swasta bahkan belum tentu lolos seleksi, namun kesempatan untuk mendaftar saja tidak diberikan.

“Belum tentu kami diterima seleksi P3K, tapi tolong dibuka regulasi ini bahwa guru swasta yang mengajar di swasta juga boleh ikut PPPK atau ASN, hal ini belum bisa,” tegasnya.

PGM Indonesia sendiri telah menjaring aspirasi dari berbagai daerah. Yaya menyebut organisasinya kini telah terbentuk di hampir 27 provinsi dan 185 kabupaten/kota.

“Izinkan Ibu Pimpinan, PGM Indonesia alhamdulillah kami selaku Ketua Umum ini sekarang sudah memiliki hampir 27 provinsi. Jadi jeritan hari ini kami sampaikan setelah kami keliling-keliling melantik pengurus wilayah dan pengurus daerah,” ujarnya.

Ia mengaku menerima keluhan serupa dari Ambon, Papua, Aceh, Jawa Timur hingga Bali. Di sisi lain, Yaya mengungkap kondisi kesejahteraan guru madrasah yang memprihatinkan.

Alhamdulillah guru madrasah tidak pernah berontak, Bapak Ibu. Kami masih menyadari itu karena beliau-beliau itu walaupun gajinya masih ada yang Rp300 ribu, Rp500 ribu, tetapi karena keberkahan alhamdulillah mereka-mereka masih bisa dan komitmen untuk mencerdaskan anak bangsa,” katanya.

Ia bahkan menyebut ada guru yang sudah mengajar 15 hingga 20 tahun hanya berharap pengakuan negara.

“Atas dasar itu, mungkin hari ini kami ada yang sudah mengajar tadi 20 tahun, 15 tahun, sampai ada yang mengatakan begini Ibu Pimpinan, 'Tidak apa-apa saya diangkat PPPK walaupun besok saya pensiun asal saya diakui oleh negara'. Bayangkan Bapak Ibu. Begitu mirisnya mendengar kata-kata itu supaya guru swasta juga mendapatkan atensi,” ungkapnya.

Selain persoalan status, Yaya juga menyoroti ketimpangan sarana pendidikan antara sekolah umum dan madrasah.

“Bayangkan di sekolah yang di bawah Disdik (Dinas Pendidikan) Ibu. Mereka belajarnya sudah pakai smart TV, kami dari madrasah hanya melihat Ibu. Ini yang terjadi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PGM Indonesia meminta DPR mendorong pemerintah pusat dan daerah agar tidak terjadi diskriminasi terhadap guru madrasah baik dari sisi regulasi maupun dukungan anggaran.

“Itu saja Ibu Pimpinan. Mohon kiranya kami bukan menuntut Ibu tetapi mohon dorongan dari Pimpinan Dewan untuk kesejahteraan guru Madrasah,” tandasnya. (rpi/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Misi Yakinkan Allegri! Rafael Leao Kebut Pemulihan demi Masuk Starting XI AC Milan saat Hadapi Napoli

Misi Yakinkan Allegri! Rafael Leao Kebut Pemulihan demi Masuk Starting XI AC Milan saat Hadapi Napoli

Rafael Leao menunjukkan tanda-tanda positif untuk kembali ke Milanello saat AC Milan bersiap menghadapi salah satu laga penting musim ini.
Polda Metro Jaya Tangkap Pengedar Uang Palsu Rp100 Ribuan di Bogor

Polda Metro Jaya Tangkap Pengedar Uang Palsu Rp100 Ribuan di Bogor

Tim Subdit II Ekbank Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membongkar kasus peredaran uang palsu pecahan Rp100 ribu di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Senin (30/3/2026).
Harap Waspada! 5 Weton Ini Diprediksi Bakal Dikejar Kesialan dan Apes pada Tanggal 1 April 2026

Harap Waspada! 5 Weton Ini Diprediksi Bakal Dikejar Kesialan dan Apes pada Tanggal 1 April 2026

Supaya bisa melakukan langkah antisipasi, yuk simak daftar weton yang harus super hati-hati pada tanggal 1 April 2026, karena diprediksi akan mendapat sial.
Curva Sud AC Milan Mengamuk! Protes Keras Larangan Tandang ke Napoli, Sebut Kebijakan Diskriminatif

Curva Sud AC Milan Mengamuk! Protes Keras Larangan Tandang ke Napoli, Sebut Kebijakan Diskriminatif

Curva Sud kembali melontarkan protes setelah otoritas setempat melarang pendukung AC Milan yang berdomisili di Lombardy datang ke Napoli untuk laga Serie A.
Peruri Pertahankan Peringkat AAA dari PEFINDO, Dinilai Stabil Secara Finansial

Peruri Pertahankan Peringkat AAA dari PEFINDO, Dinilai Stabil Secara Finansial

PEFINDO kembali menetapkan PERURI pada peringkat tertinggi “AAA” untuk Standalone Rating maupun Final Rating. 
Marc Klok Tatap Optimistis 9 Laga Final Persib Bandung di Super League 

Marc Klok Tatap Optimistis 9 Laga Final Persib Bandung di Super League 

Bak final, sembilan laga terakhir di musim ini akan menentukan nasib Persib Bandung pada akhir kompetisi nanti. 

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Berita Timnas Indonesia terpopuler: dipuji pelatih Bulgaria, disorot media Vietnam, hingga pesan penting Sumardji untuk John Herdman usai FIFA Series 2026.
Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Calvin Verdonk puji kualitas Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026. Ini 4 prediksi klub Eropa yang cocok jadi pelabuhan karier bintang muda Persija Jakarta.
Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Pertandingan semalam (30/3) timnas Indonesia melawan Bulgaria berbuah poin 0-1. Posisinya garuda menjadi runner-up dalam laga FIFA Series.
Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri dikabarkan akan segera bertemu kembali dengan Yeum Hye-seon selaku kawan lamanya di Red Sparks pada final four Proliga 2026.
Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kemenangan tipis Bulgaria atas Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 ternyata menyisakan cerita yang jauh lebih menarik. Pelatihnya akui level skuad Garuda.
Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengaku terpukau dengan kualitas yang dimiliki Dony Tri Pamungkas dan berharap ia bisa segera meniti karier di liga Eropa.
Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Justin Hubner ungkapkan perbedaan mencolok dalam gaya melatih John Herdman dibandingkan era sebelumnya di Timnas Indonesia. Ia menilai ada perbedaan pendekatan.
Selengkapnya

Viral