News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPS Tegaskan Desil Bukan Soal Gaji, Ada 39 Indikator Ukur Kesejahteraan Warga

BPS tegaskan desil bukan ditentukan gaji, tetapi 39 indikator kesejahteraan seperti kondisi rumah, aset, dan konsumsi listrik.
Jumat, 13 Februari 2026 - 12:25 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menegaskan bahwa pengelompokan desil masyarakat tidak didasarkan semata-mata pada besaran gaji atau penghasilan bulanan. Penentuan desil dilakukan melalui pengukuran menyeluruh terhadap tingkat kesejahteraan dengan menggunakan puluhan indikator.

Hal tersebut disampaikan Amalia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Sosial Republik Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Amalia menjelaskan, desil merupakan metode pembagian seluruh penduduk Indonesia ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan, mulai dari yang paling rendah hingga paling tinggi.

“Desil itu adalah pembagian seluruh masyarakat Indonesia menjadi 10 kelompok dan ini di-ranking dari tingkat kesejahteraannya paling rendah kepada yang paling tinggi,” ujar Amalia.

Ia menekankan, proses pengelompokan tersebut mengacu pada variabel dalam kuesioner resmi BPS, bukan pada angka tunggal seperti gaji. Setidaknya terdapat sekitar 39 indikator yang digunakan untuk menentukan posisi seseorang atau rumah tangga dalam struktur desil nasional.

39 Indikator Jadi Dasar Penilaian

Menurut Amalia, variabel yang digunakan BPS mencakup berbagai aspek kondisi sosial ekonomi masyarakat, antara lain:

  • Kondisi fisik rumah (atap, lantai, dan dinding)

  • Luas dan kualitas hunian

  • Kepemilikan aset

  • Konsumsi listrik

  • Fasilitas sanitasi

  • Akses terhadap layanan dasar

  • Pola konsumsi rumah tangga

Seluruh indikator tersebut diolah secara komprehensif untuk menggambarkan tingkat kesejahteraan yang lebih utuh.

“Misalnya kondisi rumah, kepemilikan aset, kemudian ada konsumsi listrik. Banyak sekali variabel yang kami gunakan. Termasuk kondisi rumah baik atap, lantai, dinding,” jelasnya.

Dengan pendekatan tersebut, BPS memastikan bahwa pengelompokan desil mencerminkan kondisi riil masyarakat, bukan sekadar angka pendapatan yang berdiri sendiri.

Bantah Narasi Gaji Tentukan Desil

Amalia juga membantah beredarnya informasi di media sosial yang menyebut kategori desil berdasarkan nominal gaji tertentu. Ia menegaskan, BPS tidak pernah merilis klasifikasi desil berdasarkan angka penghasilan spesifik.

“Jadi kalau nanti ada medsos yang bilang ini gaji sekian, itu bukan angka dari BPS,” tegasnya.

Menurutnya, penyederhanaan informasi kerap menimbulkan salah tafsir di publik. Padahal, dalam praktiknya, pengelompokan desil jauh lebih kompleks karena mempertimbangkan banyak dimensi kesejahteraan.

Penegasan ini penting di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap data kesejahteraan, terutama dalam kaitannya dengan kebijakan bantuan sosial dan penyusunan basis data terpadu pemerintah.

Kemensos: Desil Bukan Ditentukan Satu Angka

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menambahkan bahwa penjelasan mengenai desil memang kerap disederhanakan agar mudah dipahami masyarakat. Namun, penyederhanaan tersebut tidak boleh dimaknai sebagai penetapan berdasarkan satu indikator saja.

“Jadi bukan angka, jadi yang ada itu indikator ya. Ada 39 variabel atau bagaimana yang kemudian diukur. Sementara kadang-kadang kita memberikan penjelasan yang sederhana saja, itu sebagai gambaran saja,” ujar Gus Ipul.

Ia menegaskan bahwa data desil menjadi salah satu rujukan penting dalam penyusunan kebijakan sosial, sehingga akurasi dan metodologinya harus dipahami secara benar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengelompokan berbasis indikator komprehensif dinilai lebih adil karena mampu menangkap realitas sosial ekonomi masyarakat secara lebih detail. Dua individu dengan tingkat penghasilan yang sama, misalnya, belum tentu berada pada desil yang sama jika kondisi hunian, kepemilikan aset, atau akses fasilitas dasarnya berbeda.

Pernyataan BPS ini sekaligus menjadi klarifikasi resmi atas berbagai narasi yang berkembang di ruang digital terkait klasifikasi kesejahteraan masyarakat. Pemerintah memastikan bahwa pendekatan yang digunakan bersifat multidimensi dan berbasis data lapangan yang terukur. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Genjot Ratifikasi EAEU, 90 Persen Produk Indonesia Berpeluang Bebas Bea Masuk

Prabowo Genjot Ratifikasi EAEU, 90 Persen Produk Indonesia Berpeluang Bebas Bea Masuk

Pemerintah mempercepat langkah Indonesia bergabung dalam perjanjian dagang dengan Eurasian Economic Union (EAEU).
Mobil Milik Puteri Indonesia Pariwisata Terkena Pelemparan Batu saat Melintas di Pondok Indah, Pelaku Diselidiki

Mobil Milik Puteri Indonesia Pariwisata Terkena Pelemparan Batu saat Melintas di Pondok Indah, Pelaku Diselidiki

Mobil milik Puteri Indonesia Pariwisata tahun 2022 Adinda Cresheilla diduga menjadi korban pelemparan batu saat melintas di Jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Airlangga Tawarkan Kolaborasi Alat Berat Listrik dengan Belarus, Target Investasi Tembus US$500 Juta

Airlangga Tawarkan Kolaborasi Alat Berat Listrik dengan Belarus, Target Investasi Tembus US$500 Juta

Pemerintah membuka peluang kerja sama strategis dengan Belarus untuk mengembangkan alat berat dan bus listrik berbasis baterai buatan Indonesia.
Jalani Sidang Vonis, Nadiem: Berharap Kebenaran Menang Hari Ini

Jalani Sidang Vonis, Nadiem: Berharap Kebenaran Menang Hari Ini

Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim menjalani sidang putusan terkait kasus korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
5.000 UMK Terima Sertifikat Halal, BPJPH Bidik Perluasan Akses Pasar

5.000 UMK Terima Sertifikat Halal, BPJPH Bidik Perluasan Akses Pasar

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan menyerahkan secara simbolis 5.000 sertifikat halal kepada pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) binaan berbagai lembaga dan perusahaan.
Sarwendah Lapor Polisi sambil Bawa Bukti Tambahan, Mantan Istri Ruben Onsu Itu Hadapi Kasus Pencemaran Nama Baik

Sarwendah Lapor Polisi sambil Bawa Bukti Tambahan, Mantan Istri Ruben Onsu Itu Hadapi Kasus Pencemaran Nama Baik

Selebritas papan atas tanah air Sarwendah terpantau mendatangi markas Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (29/6/2026) siang. Langkah tegas ini diambil eks -

Trending

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Ini klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat soal video yang viral di unggahan akun Threads @junist.hairdressing.
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Bursa transfer musim panas di Eropa hadirkan kabar mengejutkan bagi Timnas Indonesia. Bek Garuda, Tim Geypens, dikabarkan berpisah dengan klubnya, FC Emmen.
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Timnas Brasil mampu comeback dari Jepang di Piala Dunia 2026. Namun, Jerman justru gagal setelah ditumbangkan Paraguay di babak adu penalti
Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral