News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Maraknya Kecelakaan di Jalan, Guru Besar UI Dorong Desain Jalan Berbasis Batas Kemampuan Manusia

Maraknya kecelakaan di jalan membuat Prof. Martha Leni Siregar memaparkan konsep Visi Nol Fatalitas sebagai upaya untuk mengurangi angka kecelakaan.
Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:51 WIB
Ilustrasi kecelakaan.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Maraknya kecelakaan di jalan membuat Prof. Martha Leni Siregar memaparkan konsep Visi Nol Fatalitas sebagai upaya untuk mengurangi angka kecelakaan. 

Hal itu ia sampaikan dalam pidato pengukuhan guru besarnya di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Prof. Martha, berdasarkan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS), jumlah kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih sangat tinggi, mencapai lebih dari 150.000 kejadian per tahun dan 27.364 korban meninggal pada 2024. 

Angka ini sudah menurun sejak adanya program Dekade Aksi Keselamatan Jalan (2011–2020), namun tetap perlu mendapat perhatian serius. 

Dia menjelaskan konsep Visi Nol Fatalitas menekankan bahwa tidak boleh ada korban meninggal di jalan. 

Korban kecelakaan meninggal terjadi karena benturan yang dialami melebihi kemampuan tubuh manusia untuk menahannya. 

“Semakin tinggi kecepatan kendaraan, semakin besar risiko kematian. Karena itu, sistem transportasi harus dirancang dengan mempertimbangkan batas kemampuan tubuh manusia saat terjadi benturan,” ungkapnya. 

Pengaturan dan pengendalian kecepatan menjadi sangat penting dalam sistem ini.

Penanganan kecelakaan harus dilakukan secara proaktif (pencegahan), bukan hanya setelah kejadian (reaktif). 

Upaya pencegahan ini dilakukan melalui pengaturan kecepatan yang aman untuk memastikan bahwa jika terjadi kecelakaan, tidak ada korban jiwa. 

Di sinilah pentingnya desain jalan yang tepat untuk menjaga agar kendaraan melaju dalam batas kecepatan yang masih aman bagi manusia. 

“Di Indonesia, tantangan besar datang dari banyaknya jenis kendaraan dan perbedaan kecepatan antar kendaraan. Kondisi lalu lintas yang beragam ini membuat risiko kecelakaan semakin tinggi. Karena itu, dibutuhkan sistem yang menyeluruh untuk mengatur perbedaan kecepatan,” ujar Prof. Martha. 

Dia juga menambahkan dalam pendekatan Sistem Berkeselamatan, manusia dapat melakukan kesalahan. 

Untuk itu, sistem transportasi harus dirancang agar mampu mengantisipasi kesalahan, bukan hanya menyalahkan pengguna jalan. 

Upaya Prof. Martha dalam mendukung Visi Nol Fatalitas ini membawanya memperoleh gelar Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Keselamatan Transportasi, Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

Penelitian lainnya terkait keselamatan berkendara juga dilakukannya, di antaranya Analyzing Driver Memory for Safety Belt Messages on Variable 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Message Signs (Study Case: Arterial Road in Leeds) (2025); Variable Message Signs (VMS) for Road Safety: The Combination of Message Framing and Colour Priming and on the Effectiveness of Seat Belt Usage Campaign (2025); dan Impact of Auxiliary Markings on Intersection Safety (2024).

Sebelum dikukuhkan sebagai guru besar, ia menamatkan pendidikan S1 di Departemen Teknik Sipil UI pada 1988; mendapat gelar Master of Science in Transportation Planning and Engineering dari University of Southampton, UK pada 1991, dan memperoleh gelar Doktor dari Teknik Sipil UI pada 2022. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jalur Garut-Pameungpeuk Tak Bisa Dilalui, Material Longsor Setinggi 1,5 Meter Timbun Badan Jalan

Jalur Garut-Pameungpeuk Tak Bisa Dilalui, Material Longsor Setinggi 1,5 Meter Timbun Badan Jalan

Akses jalan utama provinsi yang menghubungkan wilayah perkotaan dengan Garut Selatan dilaporkan terputus akibat terjangan tanah longsor pada Rabu (8/4) sore. 
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
16 Tahun Summarecon Bekasi: Pulihkan Martabat Kota Patriot dari Stigma Negatif Melalui Pembangunan Kawasan Terpadu

16 Tahun Summarecon Bekasi: Pulihkan Martabat Kota Patriot dari Stigma Negatif Melalui Pembangunan Kawasan Terpadu

Beberapa tahun lalu, Kota Bekasi sempat menjadi sasaran perundungan netizen di seluruh Indonesia. 
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Kalah Tipis dari Arsenal, Rui Borges Yakin Sporting Bisa Comeback di London!

Kalah Tipis dari Arsenal, Rui Borges Yakin Sporting Bisa Comeback di London!

Pelatih Sporting CP, Rui Borges, tetap optimistis timnya mampu membalikkan keadaan saat bertandang ke markas Arsenal pada leg kedua perempat final Liga Champions UEFA 2025-2026.

Trending

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Gara-gara Judol, Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung dan Buang Jasad ke Kebun di Sumsel

Gara-gara Judol, Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung dan Buang Jasad ke Kebun di Sumsel

Polres Lahat, Sumatera Selatan, akhirnya membongkar motif keji di balik aksi pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan seorang anak terhadap ibu kandungnya. 
Selengkapnya

Viral