KPK Usut Dugaan Benturan Kepentingan Kepala KPP Banjarmasin, Rangkap Jabatan 12 Perusahaan Disorot
- Julio Trisaputra/tvOnenews
Penetapan tersangka tersebut mempertegas bahwa kasus ini tidak hanya melibatkan aparatur pajak, tetapi juga pihak swasta yang diduga memiliki kepentingan dalam proses restitusi.
Dugaan Pengaturan Nilai Restitusi
Restitusi pajak merupakan hak wajib pajak ketika terjadi kelebihan pembayaran pajak. Namun, dalam praktiknya, proses ini kerap menjadi celah terjadinya penyimpangan apabila tidak diawasi secara ketat.
KPK saat ini masih mendalami apakah dalam kasus di Banjarmasin terjadi pengaturan nilai restitusi atau manipulasi administrasi yang menguntungkan pihak tertentu.
Rangkap jabatan yang dipegang Mulyono diduga berpotensi membuka ruang konflik kepentingan, terlebih jika perusahaan-perusahaan tersebut memiliki hubungan dengan sektor yang mengajukan restitusi pajak.
Meski belum menyimpulkan adanya keterkaitan langsung, KPK memastikan seluruh aspek akan diperiksa secara menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya modus tertentu yang memanfaatkan posisi jabatan.
Sorotan Integritas ASN Pajak
Kasus ini kembali menjadi sorotan terhadap integritas aparatur pajak, terutama dalam pengawasan internal dan kepatuhan terhadap aturan rangkap jabatan.
Sebagai ASN di lingkungan Kementerian Keuangan, pejabat pajak terikat pada ketentuan etik dan disiplin yang ketat, termasuk larangan atau pembatasan aktivitas di luar jabatan yang dapat menimbulkan konflik kepentingan.
KPK menegaskan bahwa aspek pidana dan etik merupakan dua ranah berbeda. Proses etik berada di bawah kewenangan kementerian, sementara unsur pidana menjadi kewenangan lembaga antirasuah.
Dengan penyidikan yang masih berjalan, KPK membuka kemungkinan adanya pengembangan perkara apabila ditemukan bukti baru. Fokus utama saat ini adalah mengurai konstruksi perkara, termasuk potensi keterkaitan rangkap jabatan dengan dugaan pengaturan restitusi pajak.
Publik pun menanti hasil pendalaman KPK, terutama terkait sejauh mana dugaan benturan kepentingan berperan dalam perkara ini.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam sistem perpajakan, khususnya dalam proses restitusi yang melibatkan nilai besar dan kepentingan korporasi.
KPK memastikan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut kepada publik seiring berjalannya proses penyidikan. (ant/nsp)
Load more