Terungkap Siswa SMPN 26 Bandung Dibunuh Dua Temannya, Polisi Ungkap Motifnya
- Cepi Kurnia/tvOne
Cimahi, tvOnenews.com - Satreskrim Polres Cimahi berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap seorang siswa SMPN 26 Kota Bandung berinisial ZAN.
ZAN ditemukan tewas di bekas objek wisata Kampung Gajah, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.
Kapolres Cimahi, Niko Nurallah Adi Putra, menyampaikan kedua pelaku berinisial YA (16) dan AP (17).
Keduanya masih di bawah umur dan diamankan di wilayah Banyuresmi, Garut, Jawa Barat.
"Alhamdulillah dua pelaku dengan inisial YA dan AP yang mana kedua pelaku masih di bawah umur kurang lebih 16 dan 17 tahun berhasil kami amankan. Antara pelaku dan korban saling mengenal dan sebelumnya memiliki hubungan pertemanan,” katanya saat konferensi pers di Mapolres Cimahi, Minggu (15/2/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif pembunuhan diduga dilatarbelakangi rasa sakit hati.
“Untuk motifnya secara garis besar adalah pelaku merasa sakit hati terhadap korban karena korban memberikan pernyataan sikap untuk menghentikan pertemanan,” jelasnya.
Dari hasil penyelidikan, pelaku berangkat dari Garut menuju Bandung dan bertemu korban di kawasan Sukajadi, dekat sekolah korban.
Selanjutnya, korban diajak menuju lokasi kejadian di area eks Kampung Gajah. Di lokasi tersebut sempat terjadi cekcok.
Pelaku kemudian memukul kepala korban menggunakan botol hingga terjatuh dan menusuk korban sebanyak delapan kali menggunakan senjata tajam jenis sangkur yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka benda tumpul di bagian kepala hingga robek, serta delapan luka tusuk di bagian perut.
Untuk menghilangkan jejak, pelaku sempat menggunakan telepon seluler milik korban dan mengirim pesan kepada beberapa teman korban seolah-olah korban masih hidup dan mengaku diculik.
Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 80 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022, serta Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. (cep/muu)
Load more