News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Curiga Sejak Awal, Jejak Kedekatan Korban dan Pelaku Terungkap di Kasus Pembunuhan Pelajar di Garut

Keluarga korban pembunuhan pelajar di Garut mengaku sudah lama mencurigai pelaku karena riwayat pertemanan yang dinilai tidak sehat.
Selasa, 17 Februari 2026 - 14:01 WIB
Ilustrasi pembunuhan.
Sumber :
  • Pixabay

Garut, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan tragis terhadap seorang pelajar SMP berinisial ZAAQ mengguncang warga Desa Margahayu, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut. Di balik peristiwa tersebut, keluarga korban mengaku sudah lama menaruh kecurigaan terhadap salah satu pelaku karena riwayat hubungan yang dinilai tidak sehat.

Korban ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di area eks Kampung Gajah, wilayah Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (13/2/2026) malam. Jasad remaja itu pertama kali ditemukan warga yang tengah berada di lokasi, sebelum akhirnya kasus tersebut ditangani aparat kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyelidikan kemudian mengungkap bahwa korban diduga dibunuh oleh dua remaja, yakni YA (16) dan AP (17). Motif utama disebut dilatarbelakangi dendam pribadi pelaku terhadap korban.

Kecurigaan Keluarga Muncul Sebelum Kejadian

Pihak keluarga mengaku tidak sepenuhnya terkejut ketika polisi mengungkap identitas pelaku. Kerabat korban, Undang Supriatna, mengatakan bahwa korban dan YA telah saling mengenal sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Hubungan pertemanan itu, menurut keluarga, justru menimbulkan kekhawatiran. Mereka melihat adanya perilaku yang dianggap tidak wajar dari YA terhadap korban, hingga akhirnya keluarga memutuskan membawa ZAAQ pindah sekolah ke Bandung dengan harapan dapat menjauhkan dari lingkungan tersebut.

Namun, langkah itu ternyata tidak sepenuhnya berhasil.

“Setelah lulus SD, kami pindahkan ke Bandung agar jauh dari pelaku. Tapi ternyata pelaku masih rutin mendatangi korban,” ujar Undang.

Korban diketahui bersekolah di SMPN 26 Bandung setelah kepindahannya. Sementara para pelaku tetap tinggal di kampung halaman mereka di Garut.

Hilang Kontak, Keluarga Langsung Mengarah ke Pelaku

Kecurigaan keluarga semakin menguat ketika korban hilang kontak pada Senin (9/2/2026). Saat itu, keluarga langsung melakukan pencarian secara mandiri sambil mencoba menelusuri kemungkinan orang terakhir yang berhubungan dengan korban.

Menurut Undang, dugaan keluarga sejak awal sudah mengarah kepada YA. Bahkan, sehari setelah korban dinyatakan hilang, keluarga telah memberi informasi kepada pihak kepolisian mengenai kecurigaan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena kami sudah menyangka jika pelaku adalah dia. Temannya sendiri,” katanya.

Namun sebelum korban ditemukan, keluarga masih berharap ZAAQ dapat kembali dengan selamat. Harapan itu pupus setelah polisi memberi kabar bahwa korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Marc Marquez membawa misi khusus pada MotoGP Indonesia 2026 dengan tekad mengakhiri rentetan hasil buruknya di Sirkuit Mandalika.
Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

PT Jasaraharja Putera membukukan laba bersih sekitar Rp234,49 miliar pada kinerja keuangan tahun 2025.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Apa Kabar Mees Hilgers yang Lama Menepi karena Cedera ACL? Ngaku Sudah Kontak John Herdman

Apa Kabar Mees Hilgers yang Lama Menepi karena Cedera ACL? Ngaku Sudah Kontak John Herdman

Kabar segar menghampiri lini pertahanan Timnas Indonesia. Bek tangguh Mees Hilgers menyuarakan optimismenya untuk bisa kembali mengenakan jersey Merah Putih ...
Selengkapnya

Viral