Harga Cabai di Jakarta Tembus Rp90.000 per kilogram saat Awal Ramadhan dan Imlek
- tim tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan harga cabai rawit merah di Jakarta merangkak naik saat awal bulan Ramadhan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, menyebut harga cabai rawit merah di tingkat petani di Sulawesi Selatan tembus Rp45.000 per kg.
“Sementara di Pulau Jawa berkisar Rp60.000 sampai Rp80.000 per kg sehingga didapat disparitas harga yang cukup besar,” ungkap Hasudungan, Kamis (19/2/2026).
Sementara, kata Hasudungan, harga cabai rawit merah yang dijual di pasar sudah menembus hingga Rp90.000 per kg.

- Tangkapan layar tvOne
Dia menyebut rata-rata pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, menjual cabai tersebut mulai dari harga Rp75.000 sampai Rp90.000 per kg.
“Sementara harga rata-rata cabai rawit merah pada tingkat konsumen di Pasar Induk Kramat Jati berkisar Rp75.000 – Rp90.000/kg untuk kualitas terbaik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Hasudungan menyebut kenaikan harga cabai terjadi karena tingginya curah hujan di wilayah Sulawesi Selatan dan Pulau Jawa.
Selain itu, terjadi lonjakan permintaan konsumen menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Imlek 2026.
Kendati begitu, pihaknya meyakini harga cabai di Jakarta akan kembali normal dalam waktu 1-2 minggu ke depan.
“Karena di beberapa wilayah produksi akan mulai panen seperti Pangalengan, Cimenyan, Banyu Resmi, Garut, Sumedang, Semarang, Sleman, Magelang, Mojokerto, Blitar, dan Banyuwangi,” pungkas Hasudungan. (saa/muu)
Load more