GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serahkan Draft ke Baleg, Menteri HAM Pigai Targetkan RUU Masyarakat Adat Rampung Tahun Ini

Menteri Pigai akhirnya telah menyerahkan draft RUU Masyarakat Adat ke Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dan menargetkan aturan ini bisa dirampungkan tahun ini.
Kamis, 19 Februari 2026 - 16:35 WIB
Menteri HAM Natalius Pigai akhirnya menyerahkan draft RUU Masyarakat Adat ke Badan Legislasi (Baleg) DPR RI.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com – Setelah 16 tahun mandek di DPR, Menteri HAM Natalius Pigai akhirnya menyerahkan draft RUU Masyarakat Adat ke Badan Legislasi (Baleg) DPR RI. Pemerintah menargetkan aturan ini bisa dirampungkan tahun ini.

Pigai menuturkan, draft tersebut telah disusun bersama komunitas masyarakat adat dan difasilitasi oleh kementeriannya sebelum resmi disampaikan ke DPR.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hari ini saya datang bertemu dengan pimpinan Baleg, Badan Legislatif Republik Indonesia dan anggotanya, termasuk ketua panja untuk menyampaikan draft, rancangan undang-undang masyarakat adat,” kata Pigai di Gedung Nusantara I DPR RI, Kamis (19/2/2026).

Ia memastikan pimpinan Baleg dan Panja menerima draf tersebut untuk dipelajari lebih lanjut secara komprehensif sebelum masuk ke tahap pembahasan.

“Saya merasa senang karena pimpinan Baleg dan Panja menerima draft undang-undang yang kami sampaikan. Dan mereka akan pelajari,” ujarnya.

Pigai menegaskan target penyelesaian tidak boleh lagi berlarut-larut seperti tahun-tahun sebelumnya.

“(Target rampung) Tahun ini,” tegasnya saat ditanya soal target pengesahan.

Pigai menegaskan, penyusunan draft tersebut bukan pekerjaan sepihak pemerintah.

Ia mengklaim kementeriannya telah memfasilitasi aspirasi komunitas adat dari berbagai daerah sebelum dokumen itu diserahkan secara resmi.

“Kami sudah kerja memfasilitasi komunitas masyarakat adat. Kalau sudah ada meaningful participation, maka saya meyakini dan mereka akan terbuka. Tadi kita juga sampaikan transparan," katanya.

Tak hanya itu, Pigai berharap kehadiran RUU Masyarakat Adat nantinya tidak menimbulkan persoalan baru dalam sistem hukum nasional.

Ia ingin regulasi ini selaras dan tidak tumpang tindih dengan undang-undang lain yang sudah lebih dulu ada, terutama yang berkaitan dengan agraria, kehutanan, dan sumber daya alam.

"Satu yang pasti gini, ketika ada undang-undang masyarakat adat pasti orang bicara gini: Ketika kita disahkan maka undang-undang lain disesuaikan, kan begitu? Maka pasti undang-undang terhadap tanah, undang-undang terhadap lingkungan, undang-undang agraria, Itu bagaimana? Itu akan jadi masalah besar," tutur Pigai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Maka kesepakatan kami adalah presisi. Presisi itu artinya dengan adanya undang-undang masyarakat adat. Jangan memaksakan undang-undang lain menyesuaikan dengan undang-undang masyarakat adat. Pasti akan konflik," tandasnya.

Menurut Pigai, harmonisasi menjadi penting agar hak-hak masyarakat adat terlindungi tanpa memicu konflik norma di kemudian hari. Karena itu, ia meminta Baleg benar-benar mencermati substansi pasal demi pasal dalam tahap pembahasan. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Impian Bentuk Tim Italia Murni, Aprilia Masih Usaha Tandemkan Marco Bezzecchi dengan Francesco Bagnaia untuk MotoGP 2027

Impian Bentuk Tim Italia Murni, Aprilia Masih Usaha Tandemkan Marco Bezzecchi dengan Francesco Bagnaia untuk MotoGP 2027

Aprilia Racing disebut masih dalam usaha mendatangkan Francesco Bagnaia sebagai tandem baru Marco Bezzecchi untuk MotoGP 2027.
‎Mauricio Souza Tatap Positif Pertandingan Menghadapi PSM Makassar, Siap Raih 3 Poin di JIS ‎

‎Mauricio Souza Tatap Positif Pertandingan Menghadapi PSM Makassar, Siap Raih 3 Poin di JIS ‎

Persija dijadwalkan akan bertindak sebagai tuan rumah dalam menghadapi PSM Makassar. Ini menjadi laga dalam pekan ke-22 Super League 2025/2026.
Bidik Ekspansi Jawa Barat, Shinhan Indo Finance Reaktivasi Cabang Bandung Jadi Pusat Akselerasi Bisnis

Bidik Ekspansi Jawa Barat, Shinhan Indo Finance Reaktivasi Cabang Bandung Jadi Pusat Akselerasi Bisnis

Shinhan Indo Finance (SIF) berambisi untuk melakukan ekspansi bisnis di Jawa Barat dengan mereaktivasi kantor cabang Bandung.
Persija Jakarta Diterpa Kabar Buruk Jelang Menghadapi PSM Makassar: Sejumlah Pemain Absen Akibat Cedera hingga Akumulasi Kartu

Persija Jakarta Diterpa Kabar Buruk Jelang Menghadapi PSM Makassar: Sejumlah Pemain Absen Akibat Cedera hingga Akumulasi Kartu

‎Persija dijadwalkan akan kembali bertindak sebagai tuan rumah. Duel kontra PSM Makassar bakal menjadi laga dalam pekan ke-22 Super League 2025/2026.
Danramil Ungkap Tantangan Proses Evakuasi Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan: Korban Terbakar 100 Persen

Danramil Ungkap Tantangan Proses Evakuasi Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan: Korban Terbakar 100 Persen

Pesawat Pelita Air Service dilaporkan jatuh di Krayan Timur, Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara pada Kamis, (19/2/2026). Danramil ungkap proses evakuasinya
Sejarah Berdirinya Masjid Agung Sunda Kelapa, Sempat Ditentang Pemerintah Hingga Kebangkitan Umat Islam di Kawasan Elite Jakarta Pasca G30S PKI

Sejarah Berdirinya Masjid Agung Sunda Kelapa, Sempat Ditentang Pemerintah Hingga Kebangkitan Umat Islam di Kawasan Elite Jakarta Pasca G30S PKI

Sejarah panjang perjuangan pembangunan Masjid Agung Sunda Kelapa yang berlokasi di kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Bung Harpa mencoba menelusuri apa penyebab banyaknya pemain naturalisasi yang memutuskan untuk pindah ke Super League. Salah satu yang disorot soal gaji mereka.
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT