PDIP Soal Prabowo Hadiri KTT BoP: Kasih Kesempatan Melangkah Nyata
- tvOnenews.com/Syifa Aulia
Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, meminta semua pihak memberi ruang dan kesempatan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto untuk menghadiri forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Board of Peace (BOP) di Washington, D.C, Amerika Serikat.
Menurut Utut, langkah Prabowo hadir dalam forum internasional tersebut merupakan bentuk keseriusan Indonesia dalam menyuarakan dukungan terhadap Palestina di level global.
“Di Washington, kita tunggulah,” kata Utut.
Politisi PDI Perjuamgan itu menegaskan, selama ini dukungan terhadap Palestina terus digaungkan berbagai pihak.
“Pertama, kan kita semua mendukung Palestina, setuju kan? Kalau saya hitung demo teman-teman PKS pakai syal, sudah berpuluh kali. Itu wacana yang kita suarakan terus,” ujarnya.
Ia menambahkan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga berada di barisan yang sama.
“Dan kami dari PDI Perjuangan sangat mendukung,” tegasnya.
Namun, kata dia, kini pemerintah mengambil langkah yang lebih konkret.
“Nah sekarang, Pak Prabowo melangkah. Kita kasih kesempatan dong,” tegasnya.
Utut menyindir, tanpa langkah nyata, dukungan hanya berhenti pada slogan.
“Kalau tanpa langkah itu kan hanya cuma yeyeyeye. Kalau ini Pak Prabowo melangkah. Ini sudah satu step lebih maju. Kita dukung,” ucapnya.
Meski mendukung, ia tetap mengingatkan agar Indonesia tidak terseret dalam konflik bersenjata di Timur Tengah.
“Karena lapangannya kan dari varian Israel begini, varian Hamas begini, varian Mahmud Abbas begini. Kalau kita pesan kan jangan sampai kita terlibat dalam pertempuran,” katanya.
Utut menilai, kehadiran Prabowo di forum KTT tersebut patut dilihat sebagai upaya diplomasi.
Seperti diketahui, Presiden RI, Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Board of Peace (BOP) di Washington DC, Amerika Serikat, pada 19 Februari 2026.
Kunjungan ini menjadi bagian penting dari agenda diplomasi Indonesia untuk mendorong perdamaian global, khususnya pemulihan Gaza dan upaya mengakhiri konflik berkepanjangan di Palestina.
Selain menghadiri KTT BOP, Presiden juga dijadwalkan menjalani pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump serta menandatangani agreement on reciprocal trade yang telah dinegosiasikan sejak 2025.
Pada hari sebelumnya, Presiden juga bertemu kelompok pebisnis Amerika Serikat dalam rangka memperkuat kerja sama ekonomi.
Tiga Pesan Utama Indonesia di KTT BOP
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ahmad Fuad Fanani, menyebut kehadiran Presiden Prabowo menunjukkan keberlanjutan diplomasi Indonesia di panggung global.
Indonesia ingin berkontribusi secara konstruktif dalam perdamaian dunia sesuai amanat konstitusi.
Tiga misi utama yang dibawa Indonesia antara lain:
1. Menegaskan komitmen pada solusi dua negara (two-state solution) bagi Palestina.
2. Memastikan peran BOP selaras dengan mandat PBB dan hukum internasional.
3. Menunjukkan kesiapan Indonesia berperan aktif dalam inisiatif perdamaian global.
Indonesia juga menegaskan kesiapan mengirim pasukan perdamaian non-tempur ke Gaza jika diperlukan. (rpi/rpi)
Load more