GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Habiburokhman: Pendukung Prabowo Juga Kena, Segera Lapor Polisi!

Ketua Komisi III DPR minta Ketua BEM UGM segera lapor polisi usai dugaan teror dan penguntitan, agar aparat mengusut pelaku serta mencegah provokasi.
Minggu, 22 Februari 2026 - 09:00 WIB
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Isu dugaan teror yang dialami Ketua BEM Universitas Gadjah Mada memicu respons keras dari parlemen. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta korban segera membuat laporan resmi ke kepolisian agar aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti kasus tersebut secara objektif dan terukur.

Menurutnya, langkah hukum menjadi pintu awal untuk mengungkap siapa pelaku di balik ancaman yang disebut telah berlangsung selama beberapa waktu terakhir. Tanpa laporan resmi, aparat akan kesulitan melakukan penyelidikan yang komprehensif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami berharap yang bersangkutan membuat laporan polisi, sehingga bisa segera ditindak oleh aparat,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (21/2).

Laporan Polisi Dinilai Penting untuk Membuka Fakta

Ketua komisi yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan itu menegaskan bahwa mekanisme hukum harus menjadi jalur utama dalam menyikapi dugaan intimidasi. Ia menilai, laporan resmi akan memberikan dasar kuat bagi aparat untuk melacak sumber ancaman, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak tertentu.

Kasus ini mencuat setelah Ketua BEM Tiyo Ardianto mengaku menerima serangkaian ancaman melalui pesan dari sejumlah nomor asing. Ancaman tersebut disebut berisi intimidasi serius, mulai dari ancaman penculikan hingga upaya membuka data pribadi atau aib.

Selain pesan digital, korban juga mengaku mengalami penguntitan oleh orang tidak dikenal ketika berada di sebuah kedai beberapa hari setelah teror pertama muncul. Orang yang diduga mengikuti tersebut sempat mengambil gambar sebelum akhirnya menghilang.

Peristiwa berlapis inilah yang dinilai perlu ditangani secara serius agar tidak berkembang menjadi ancaman nyata terhadap keselamatan individu maupun kebebasan berekspresi di ruang publik.

Bantah Dikaitkan dengan Kelompok Politik Tertentu

Dalam keterangannya, legislator dari Partai Gerindra itu menolak anggapan bahwa teror tersebut berasal dari kelompok pendukung Presiden Prabowo Subianto. Ia justru menyebut adanya kemungkinan pihak lain yang mencoba memanfaatkan situasi untuk memperkeruh suasana.

Ia bahkan mengungkapkan bahwa sejumlah pihak yang berada di kubu pendukung pemerintah juga mengaku mengalami ancaman serupa. Karena itu, ia meminta siapa pun yang merasa menjadi korban untuk sama-sama menempuh jalur hukum.

“Kami perlu waspada ada pihak ketiga yang ingin mengadu domba bangsa. Situasi seperti ini bisa dimanfaatkan oleh mereka yang ingin memancing di air keruh,” katanya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kasus dugaan teror tidak boleh ditarik ke dalam polarisasi politik, melainkan harus diproses sebagai persoalan hukum murni.

DPR Ingatkan Bahaya Intimidasi terhadap Aktivisme Mahasiswa

Kasus yang menimpa pimpinan mahasiswa Universitas Gadjah Mada itu juga memunculkan kekhawatiran lebih luas terkait iklim demokrasi dan kebebasan berpendapat di kalangan kampus.

Komisi yang membidangi penegakan hukum mengingatkan bahwa segala bentuk ancaman, baik fisik maupun digital, tidak boleh dinormalisasi. Jika dibiarkan, tindakan seperti itu berpotensi menciptakan rasa takut di ruang akademik yang seharusnya menjadi tempat pertukaran gagasan secara bebas.

Lembaga legislatif menilai negara harus hadir memastikan bahwa mahasiswa, aktivis, maupun masyarakat sipil dapat menyampaikan pendapat tanpa tekanan.

Kronologi Teror: Pesan Asing hingga Dugaan Penguntitan

Berdasarkan pengakuan korban, teror pertama kali diterima pada 9 Februari 2026. Ia mengaku mendapatkan pesan dari sekitar enam nomor luar negeri dengan isi yang mengandung ancaman serius.

Pesan-pesan tersebut tidak hanya bernada intimidatif, tetapi juga menyebut kemungkinan tindakan kriminal seperti penculikan. Selain itu, terdapat ancaman penyebaran informasi pribadi yang dinilai sebagai bentuk tekanan psikologis.

Dua hari setelahnya, korban merasa diikuti oleh seseorang tak dikenal ketika berada di ruang publik. Sosok tersebut disebut sempat memantau dari kejauhan dan mengambil foto sebelum menghilang saat didekati.

Rangkaian kejadian itu memperkuat dugaan bahwa ancaman tidak hanya bersifat digital, tetapi juga memiliki dimensi fisik yang berpotensi membahayakan.

Seruan Agar Aparat Bertindak Cepat dan Transparan

Kalangan parlemen menilai aparat penegak hukum harus bergerak cepat apabila laporan telah dibuat, termasuk menelusuri jejak digital, asal nomor asing, serta kemungkinan jaringan yang terlibat.

Penanganan transparan dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan tidak ada spekulasi liar yang berkembang di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, langkah hukum yang tegas diharapkan menjadi pesan kuat bahwa intimidasi terhadap siapa pun—baik mahasiswa, aktivis, maupun kelompok masyarakat lain—tidak akan ditoleransi dalam negara hukum.

Kasus ini kini menjadi sorotan karena menyentuh isu keamanan individu, kebebasan berekspresi, dan stabilitas sosial. Banyak pihak berharap proses hukum nantinya mampu mengungkap fakta secara terang, sehingga tidak menyisakan ruang bagi provokasi maupun disinformasi. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Sorot Rencana Impor Kendaraan Niaga Kopdes Merah Putih dari India: Belanja Pemerintah Harus Perkuat Lapangan Kerja!

DPR Sorot Rencana Impor Kendaraan Niaga Kopdes Merah Putih dari India: Belanja Pemerintah Harus Perkuat Lapangan Kerja!

Rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dari India disorot parlemen
Blak-blakan ke Media Belanda, Maarten Paes Bicara Jujur soal Omongan Pelatih Ajax Amsterdam Sebelum Debut

Blak-blakan ke Media Belanda, Maarten Paes Bicara Jujur soal Omongan Pelatih Ajax Amsterdam Sebelum Debut

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, berbicara secara blak-blakan kepada media Belanda mengenai debutnya. Pelatih Ajax Amsterdam, Fred Grim, sempat menyampaikan sesuatu kepadanya.
Rekap Hasil Tinju Dunia: Ryan Garcia Rebut Sabuk Gelar Juara Kelas Welter WBC, Garry Russell Jadi Raja Divisi Ringan Super WBA

Rekap Hasil Tinju Dunia: Ryan Garcia Rebut Sabuk Gelar Juara Kelas Welter WBC, Garry Russell Jadi Raja Divisi Ringan Super WBA

Rekap hasil tinju dunia, di mana Ryan Garcia mampu mengalahkan Mario Barrios dan merebut sabuk gelar juara kelas welter WBC. Sedangkan Garry Russell resmi jadi raja di divisi kelas ringan super WBA.
Serbuan Dolar AS Tekan Asia: Rupiah Melemah, Yen Jadi Korban Terdalam

Serbuan Dolar AS Tekan Asia: Rupiah Melemah, Yen Jadi Korban Terdalam

Dolar AS menguat dan menekan mayoritas mata uang Asia. Rupiah ikut melemah di tengah ketidakpastian suku bunga AS dan memanasnya risiko geopolitik global.
Nasib Apes Amin Younes, Eks Timnas Jerman: Tolak Tawaran Gaji Fantastis dari Persija Jakarta, Kini Kontraknya Diputus Schalke 04

Nasib Apes Amin Younes, Eks Timnas Jerman: Tolak Tawaran Gaji Fantastis dari Persija Jakarta, Kini Kontraknya Diputus Schalke 04

Amin Younes, mantan pemain timnas Jerman yang tolak kenaikan gaji 5 kali lipat dari Persija Jakarta, awal Februari lalu, kini kontraknya diputus oleh klubnya.
KPAI Desak Transparansi Kasus Brimob Aniaya Pelajar di Maluku, Soroti Hak Anak dan Penyebab Kematian Korban

KPAI Desak Transparansi Kasus Brimob Aniaya Pelajar di Maluku, Soroti Hak Anak dan Penyebab Kematian Korban

KPAI mendesak transparansi kasus Brimob aniaya pelajar di Maluku hingga tewas, meminta kejelasan penyebab kematian dan perlindungan penuh bagi korban.

Trending

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) meminta program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera dihentikan.
Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Ihwal kasus pihak yang terlibat TPPU tambang emas ilegal, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak pandang bulu untuk sikat dan tindak tegas. Seperti
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Mario Barrios vs Ryan Garcia yang akan berlangsung pada siang ini.
Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Menteri HAM Natalius Pigai balas sentilan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto terkait pengiriman surat kepada UNICEF soal tuntutan kuat penghentian program MBG.
Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Warga Kota Tual masih menyoroti kasus tewasnya siswa MTS Negeri Maluku Tenggara, karena diduga dianiaya oleh anggota Brimob, Bripda MS. Bahkan, para warga ingin
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT