GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidang Etik Bripda Masias Siahaya, Sembilan Anggota Brimob Hingga Satreskrim Juga Dihadirkan

Hari ini, Senin (22/2/2026) adalah jadwal sidang etik Bripda Masias Siahaya, anggota Brimob yang aniaya anak berusia 14 tahun di Maluku Tenggara hingga tewas.
Senin, 23 Februari 2026 - 14:06 WIB
Anggota Brimob yang jadi tersangka penganiayaan anak di Maluku
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah saksi turut dihadirkan dalam sidang etik Anggota Brimob, Bripda Masias Siahaya, terkait kasus penganiayaan siswa MTsN di Maluku Tenggara, AT (14), hingga tewas, dan juga menganiaya kakaknya NK (15), pada Senin (23/2/2026) hari ini.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Rositah Umasugi, mengatakan, saksi ada yang dihadirkan secara langsung, yakni anggota Brimob.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk saksi yang diperiksa secara langsung di ruang sidang, sembilan orang anggota Brimob dan saksi korban,” kata Rositah, kepada wartawan, Senin (23/2/2026).

Sementara itu, sebanyak empat orang saksi lainnya diperiksa melalui sarana zoom meeting secara daring dari Polres Tual.

“Saksi sebanyak empat orang yaitu satu anggota Satlantas, satu anggota Sat Reskrim, dan dua keluarga korban,” jelas Rositah.

Lebih lanjut, Rositah mengungkapkan, sidang komisi kode etik Polri dilaksanakan di ruang sidang Bid Propam Polda Maluku sekitar pukul 14.00 WIT.

“Sidang dipimpin oleh Kabid Propam Polda Maluku Kombes Pol Indra Gunawan selaku ketua komisi. Hadir juga di dalam ruangan sidang pengawas eksternal dari sektetaris Komnas HAM Provinsi Maluku, kepala UPTD PPA Provinsi Maluku dan Direktur Yayasan Lingkar Pemberdayaan Perempuan dan Anak,” ungkap Rositah.

Sementara itu, Rositah menegaskan, penyidikan tindak pidana nantinya yang menangani Polres Tual, dan dilaksanakan setelah sidang kode etik.

“Dan dijadwalkan setelah putusan sidang kode etik langsung dilanjutkan proses pidana di Polres Tual,” tuturnya.

Sebelumnya, Dankorbrimob Polri, Komjen Pol Ramdani Hidayat buka suara soal anggotanya, Bripda Masias Siahaya yang ditetapkan sebagai tersangka usai menganiaya anak berusia 14 dan 15 tahun di Maluku Tenggara.

Adapun salah satu korban yakni AT meninggal dunia akibat aksi penganiayaan tersebut.

Jenderal Polisi Bintang Tiga ini menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap anggotanya yang melakukan pelanggaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bahwa permasalahan tersebut sudah tepat ditarik dan ditangani oleh Polda Maluku agar proses berjalan lebih cepat dan transparan. Kita tidak mentolelir pelanggaran anggota. Proses hukum dan sanksi yang tegas dan keras sudah tepat,” ujar Ramdani, kepada wartawan, Senin (23/2/2026).

Lebih lanjut, Ramdani menuturkan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap para anggotanya dalam rangka pemberian pelayanan terhadap masyarakat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tragis! Bandung BJB Tandamata Gagal ke Final Four Proliga 2026, Livin Mandiri Jaga Asa hingga Laga Penentuan

Tragis! Bandung BJB Tandamata Gagal ke Final Four Proliga 2026, Livin Mandiri Jaga Asa hingga Laga Penentuan

Kegagalan Bandung BJB Tandamata dipastikan setelah mereka tumbang dalam laga dramatis melawan Jakarta Livin Mandiri. Ambisi menembus final four kandas sebelum
Inara Rusli Tak Terima Dibandingkan dengan Wardatina Mawa: Mengotori Cadar Demi Tuntutan Dunia!

Inara Rusli Tak Terima Dibandingkan dengan Wardatina Mawa: Mengotori Cadar Demi Tuntutan Dunia!

Inara Rusli geram dibandingkan dengan Wardatina Mawa soal cadar. Ia sebut sudah lebih dulu terkenal dan menolak “mengotori” cadar demi tuntutan dunia.
Juventus Terima Kabar Bahagia Jelang Bursa Transfer Musim Panas, Satu Masalah Akhirnya Segera Terselesaikan

Juventus Terima Kabar Bahagia Jelang Bursa Transfer Musim Panas, Satu Masalah Akhirnya Segera Terselesaikan

Juventus tampaknya akan menerima kabar bahagia di bursa transfer musim panas mendatang. Sebab, satu masalah mereka berpotensi terselesaikan.
Terima Kasih Persib dan Dewa United, AFC Umumkan Indonesia Naik 7 Peringkat Atas Kerja Keras di Liga Champions Asia

Terima Kasih Persib dan Dewa United, AFC Umumkan Indonesia Naik 7 Peringkat Atas Kerja Keras di Liga Champions Asia

AFC mengumumkan peringkat terbaru dari peringkat paruh musim AFC Men's Club Competition 2025-2026 pada Senin (23/2/2026). 
Rookie 18 Tahun Park Yeo-reum Bawa Red Sparks Menang atas Pink Spiders, Ini Rahasianya

Rookie 18 Tahun Park Yeo-reum Bawa Red Sparks Menang atas Pink Spiders, Ini Rahasianya

Rookie Park Yeo-reum tampil gemilang dan membawa Red Sparks mengakhiri rentetan 11 kekalahan beruntun di V-League musim 2025/2026, menungkapkan rasa bahagia.
Opsi Gila Oknum Guru PPPK Batam: Pilih Dikeluarkan dari Sekolah atau Dicabuli? Kini Terancam Dipecat Tidak Hormat

Opsi Gila Oknum Guru PPPK Batam: Pilih Dikeluarkan dari Sekolah atau Dicabuli? Kini Terancam Dipecat Tidak Hormat

Karier MJ (33), oknum guru di SMKN 1 Kota Batam, berada di ujung tanduk. Guru PPPK itu terancam dipecat usai terjerat kasus dugaan pencabulan terhadap siswanya.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT