GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Anak Pedagang Batik ke Raja Finansial: Jejak Panjang, Kekayaan, dan Kontroversi Mochtar Riady

Perjalanan Mochtar Riady dari anak pedagang batik hingga membangun Lippo Group, lengkap dengan kisah sukses perbankan, kekayaan triliunan, dan kontroversi bisnis besar.
Senin, 23 Februari 2026 - 14:06 WIB
Dari Anak Pedagang Batik ke Raja Finansial: Jejak Panjang, Kekayaan, dan Kontroversi Mochtar Riady
Sumber :
  • Istimewa

Keberhasilannya di dunia pemasaran bank membuatnya dijuluki “The Magic Man of Bank Marketing”—karena dianggap mampu mengubah bank biasa menjadi institusi keuangan yang sangat kompetitif.

Membangun Imperium Lippo Group

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada awal 1980-an, Mochtar mulai membangun fondasi bisnisnya sendiri dengan mengakuisisi Bank Perniagaan Indonesia. Nilai aset bank itu disebut melonjak hingga 1.500 persen setelah direstrukturisasi.

Merger lanjutan pada 1988 melahirkan Lippobank, yang kemudian berkembang menjadi Lippo Group. Dari sinilah kerajaan bisnis Riady melebar ke berbagai sektor: perbankan, properti, kesehatan, ritel, hingga pendidikan.

Lippo Group dikenal sebagai pengembang kota mandiri, pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan berbagai proyek properti berskala besar, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di luar negeri. Ekspansi internasional turut diperkuat melalui jaringan bisnis di Hong Kong dan negara lain, yang kini banyak dijalankan oleh generasi kedua keluarga Riady.

Kekayaan dan Pengaruh Global

Menurut data Forbes tahun 2025, kekayaan Mochtar Riady dan keluarganya mencapai sekitar US$2,7 miliar atau setara lebih dari Rp44 triliun. Angka tersebut menempatkannya dalam jajaran elite taipan Asia Tenggara yang membangun kekayaan dari sektor finansial dan real estat.

Namun bagi Mochtar, bisnis bukan sekadar soal angka. Ia dikenal memiliki filosofi kerja yang disebut “Lie Yi Lian Dje”—yang menekankan keramahan, karakter baik, kejujuran, dan rasa malu sebagai dasar etika berbisnis.

Pernah Terlibat Perjuangan Kemerdekaan

Satu sisi yang jarang diketahui publik adalah keterlibatan Mochtar dalam masa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Pada 1947, ia pernah ditangkap oleh Belanda dan ditahan di Malang sebelum akhirnya dibuang ke Tiongkok.

Di pengasingan itulah ia melanjutkan pendidikan di Universitas Nanjing, sebelum kembali ke Indonesia dan juga menempuh pendidikan di Universitas Indonesia. Pengalaman ini membentuk karakter tahan banting yang kelak menjadi ciri kepemimpinannya.

Kontroversi dan Sorotan Publik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di balik kesuksesan besar, perjalanan bisnis Lippo Group tidak lepas dari kontroversi. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah megaproyek kota baru Meikarta di Cikarang.

Proyek tersebut sempat terseret kasus hukum pada 2018 setelah Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkap dugaan suap perizinan yang melibatkan sejumlah pihak di tingkat daerah dan eksekutif perusahaan. Kasus ini berujung pada vonis pidana terhadap pejabat daerah dan individu terkait, meski tidak menyeret Mochtar Riady secara personal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tragis! Bandung BJB Tandamata Gagal ke Final Four Proliga 2026, Livin Mandiri Jaga Asa hingga Laga Penentuan

Tragis! Bandung BJB Tandamata Gagal ke Final Four Proliga 2026, Livin Mandiri Jaga Asa hingga Laga Penentuan

Kegagalan Bandung BJB Tandamata dipastikan setelah mereka tumbang dalam laga dramatis melawan Jakarta Livin Mandiri. Ambisi menembus final four kandas sebelum
Inara Rusli Tak Terima Dibandingkan dengan Wardatina Mawa: Mengotori Cadar Demi Tuntutan Dunia!

Inara Rusli Tak Terima Dibandingkan dengan Wardatina Mawa: Mengotori Cadar Demi Tuntutan Dunia!

Inara Rusli geram dibandingkan dengan Wardatina Mawa soal cadar. Ia sebut sudah lebih dulu terkenal dan menolak “mengotori” cadar demi tuntutan dunia.
Juventus Terima Kabar Bahagia Jelang Bursa Transfer Musim Panas, Satu Masalah Akhirnya Segera Terselesaikan

Juventus Terima Kabar Bahagia Jelang Bursa Transfer Musim Panas, Satu Masalah Akhirnya Segera Terselesaikan

Juventus tampaknya akan menerima kabar bahagia di bursa transfer musim panas mendatang. Sebab, satu masalah mereka berpotensi terselesaikan.
Terima Kasih Persib dan Dewa United, AFC Umumkan Indonesia Naik 7 Peringkat Atas Kerja Keras di Liga Champions Asia

Terima Kasih Persib dan Dewa United, AFC Umumkan Indonesia Naik 7 Peringkat Atas Kerja Keras di Liga Champions Asia

AFC mengumumkan peringkat terbaru dari peringkat paruh musim AFC Men's Club Competition 2025-2026 pada Senin (23/2/2026). 
Rookie 18 Tahun Park Yeo-reum Bawa Red Sparks Menang atas Pink Spiders, Ini Rahasianya

Rookie 18 Tahun Park Yeo-reum Bawa Red Sparks Menang atas Pink Spiders, Ini Rahasianya

Rookie Park Yeo-reum tampil gemilang dan membawa Red Sparks mengakhiri rentetan 11 kekalahan beruntun di V-League musim 2025/2026, menungkapkan rasa bahagia.
Opsi Gila Oknum Guru PPPK Batam: Pilih Dikeluarkan dari Sekolah atau Dicabuli? Kini Terancam Dipecat Tidak Hormat

Opsi Gila Oknum Guru PPPK Batam: Pilih Dikeluarkan dari Sekolah atau Dicabuli? Kini Terancam Dipecat Tidak Hormat

Karier MJ (33), oknum guru di SMKN 1 Kota Batam, berada di ujung tanduk. Guru PPPK itu terancam dipecat usai terjerat kasus dugaan pencabulan terhadap siswanya.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT