News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soroti Ketua BEM UGM Diteror usai Surati UNICEF Demi Hentikan Program MBG, Politisi Muda: Suara Datang dari Keresahan

Politisi muda Aryo Seno Bagaskoro menyoroti isu Ketua BEM Universitas Gajah Mada (UGM), Tiyo Ardianto diteror imbas upaya hentikan MBG lewat surat ke UNICEF.
Selasa, 24 Februari 2026 - 10:16 WIB
Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto
Sumber :
  • Kolase Instagram/@tiyoardianto_

Yogyakarta, tvOnenews.com - Politisi muda Aryo Seno Bagaskoro menyoroti isu Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gajah Mada (UGM), Tiyo Ardianto dan keluarga mendapat teror. Aksi itu terjadi usai berupaya menghentikan program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG).

Seno berpendapat teror yang diterima Ketua BEM UGM itu terhadap pemerintah sebagai salah satu cerminan keresahan anak muda. Mereka ingin kondisi negara segera diperbaiki pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, aksi teror menyasar kepada Tiyo Ardianto dan keluarga sebagai bentuk kemunduran bangsa. Tentu aksi dari sejumlah akun anonim di media sosial tidak boleh terjadi terhadap anak muda yang mengkritik berbagai program pemerintah.

"Ide yang disampaikan adalah kristalisasi keresahan anak-anak muda. Substansinya adalah perbaikan terhadap status quo yang dirasa stagnan," ujar Seno dilansir dari Antara, Selasa (24/2/2026).

Pemerintah Wajib Melindungi Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM

Politisi muda Aryo Seno Bagaskoro
Politisi muda Aryo Seno Bagaskoro
Sumber :
  • Instagram/@senobagaskoro

Lanjut Seno, pemerintah menjadi tempat harapan bagi masyarakat. Mereka memiliki kewajiban melindungi hak kebebasan berpendapat bagi setiap warga negara, termasuk dari anak muda.

Pemerintah melindungi hak kebebasan berpendapat harus disertakan dengan jaminan konstitusi. Hal ini dapat membentuk praktik kebebasan berpendapat di Indonesia.

Terkait aksi teror diterima Tiyo dan keluarga, menurut Seno, hal itu menjadi bagian salah satu di mana negara melindungi anak mudanya dalam kebebasan berpendapat.

Ironisnya, Tiyo tidak sekadar mendapat teror berupa pesan WhatsApp dari nomor dengan kode Inggris. Ia memperoleh ancaman penculikan hingga dituduh sebagai agen asing.

Tiyo bahkan dinilai hanya mencari panggung. Aksi teror tersebut kini menggegerkan publik dan viral setelah mengirim surat ke UNICEF sebagai upaya memberhentikan program MBG.

Seno hanya menyampaikan harapan kepada aparat penegak hukum. Dari aksi teror tersebut, aparat mengusut tuntas hingga menangkap para pelaku demi menciptakan kemerdekaan berpendapat tetap dilindungi negara.

"Negeri ini tidak boleh anti-kritik. Pemerintah sebaiknya mendengarkan substansi gagasannya dan berterima kasih kepada anak muda yang masih peduli terhadap bangsanya," jelasnya.

Penggagas Komunitas Pandu Negeri itu kemudian menyinggung terkait respons bernada sinis dari pemerintah terhadap suara pelajar dan mahasiswa.

Pendiri Aliansi Pelajar Surabaya itu menilai reaksi sinis tersebut hanya menumbuhkan persepsi di ruang publik terkait pemerintah. Mereka menganggap pemerintah cuek mengoreksi pembenahan situasi yang carut-marut.

"Suara itu lahir dari kejujuran nurani. Respons yang keliru justru dapat memperkuat argumentasi yang disampaikan," tegasnya.

Kronologi Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM Diteror usai Berupaya Hentikan MBG

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto
Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto
Sumber :
  • Instagram @bem.ugm

Mulanya, Badan Eksekutif (BEM) UGM mengirim surat terbuka kepada United Nations Children's Fund (UNICEF). Tujuannya sebagai respons atas tragedi siswa SD yang bunuh diri di Ngada, NTT.

Motif YBR, siswa SD berusia 10 tahun diduga karena tidak mampu membeli alat tulis seharga kurang dari Rp10 ribu. Bagi Tiyo, aksi gantung diri dialami bocah tersebut menjadi gambaran adanya kegagalan negara.

Negara dinilai tidak memberikan jaminan hak dasar anak khususnya akses mengenai pendidikan. Tragedi anak SD bunuh diri tak lepas dari arah kebijakan dan prioritas pemerintah sekarang.

"Peristiwa ini membongkar jurang besar antara klaim keberhasilan pemerintah dan realitas yang dihadapi masyarakat, terutama kelompok paling rentan," kata Tiyo dalam keterangan pers BEM UGM, Kamis (6/2/2026).

Ia menyoroti capaian statistik dilontarkan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, berbagai penyampaian dalam forum-forum rapat tidak menunjukkan kondisi riil di lapangan.

Sontak, dalam surat menyasar ke UNICEF tersebut, BEM UGM memberikan kritik kebijakan MBG. Menurut mereka, kehadiran program prioritas ini justru menggerus anggaran untuk akses pendidikan.

UNICEF dan lembaga internasional diminta memperhatikan situasi hak anak di Indonesia. Dalam surat dari Tiyo bertuliskan, "What kind of world do we live in when a child loses his life because he cannot afford a pen and a book? (Di dunia macam apa kita hidup ketika seorang anak kehilangan nyawanya karena ia tidak mampu membeli pena dan buku?)."

Tiyo mengaku mendapat rentetan pesan WhatsApp. Ia mengabarkan setidaknya ada enam nomor misterius menggunakan kode +44 sebagai kode negara dari Inggris Raya.

"Agen asing. Jangan cari panggung jual narasi sampah," demikian bunyi pesan terhadap Tiyo.

Berbagai platform media sosial miliknya juga menjadi sasaran serangan teror berupa konten dibuat seperti AI. Tiyo pun diterpa isu LGBT dari UGM karena tulisan, "Tiyo ini adalah langganan. Tiyo ini suka menyewa LC karaoke."

Ibu Tiyo juga menjadi sasaran serangan pesan dari nomor misterius. Anaknya dituduh mengambil dana kampus.

Tiyo mengaku dirinya dibuntuti dua pria tak dikenal bertubuh tegap yang diam-diam memotret dirinya. Itu terjadi saat berada di sebuah kedai, Rabu, 11 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tiyo tidak takut dengan ancaman teror tersebut. Ia pun langsung berkomunikasi dengan LPSK, KIKA, hingga pihak kampus UGM demi tindak lanjut.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Alasan PSSI Kembali Tunjuk Satoru Mochizuki Sebagai Pelatih Timnas Indonesia Putri di FIFA Series 2026

Ini Alasan PSSI Kembali Tunjuk Satoru Mochizuki Sebagai Pelatih Timnas Indonesia Putri di FIFA Series 2026

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani mengakui penunjukkan Satoru Mochizuki ini berdasarkan agenda FIFA Matchday untuk divisi putri.
Strategi Hadapi El Nino Godzilla, Bendungan-Bendungan Diisi Penuh untuk Jaga Sawah Tetap Produktif

Strategi Hadapi El Nino Godzilla, Bendungan-Bendungan Diisi Penuh untuk Jaga Sawah Tetap Produktif

Menteri PU menegaskan mitigasi terhadap El Nino telah dijalankan sejak awal lewat pengelolaan sumber daya air terpadu di berbagai wilayah yang memiliki bendungan utama.
Lebih dari 2000 Bonek Away ke GBK, Disambut Meriah The Jakmania Jelang Laga Persija Vs Persebaya

Lebih dari 2000 Bonek Away ke GBK, Disambut Meriah The Jakmania Jelang Laga Persija Vs Persebaya

Lebih dari 2.000 Bonek datang ke GBK dan disambut hangat The Jakmania. Momen langka ini jadi sorotan jelang laga panas Persija vs Persebaya.
Irina Voronkova Curi Panggung Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026?

Irina Voronkova Curi Panggung Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026?

Peran Irina Voronkova vs Megawati Hangestri di Jakarta Pertamina Enduro: Siapa Lebih Dominan? Megatron selama ini dikenal sebagai ikon serangan JPE di Proliga
Diperas Rp300 juta oleh KPK Gadungan, Sahroni Bantah Punya Perkara

Diperas Rp300 juta oleh KPK Gadungan, Sahroni Bantah Punya Perkara

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, membantah keras narasi yang menyebut dirinya tengah berperkara di KPK terkait kasus permintaan uang Rp300 juta.
Hasil Pertandingan Borneo FC Vs PSBS Biak: Pesut Etam Tampil Ganas, Jarak Poin dengan Persib Makin Tipis

Hasil Pertandingan Borneo FC Vs PSBS Biak: Pesut Etam Tampil Ganas, Jarak Poin dengan Persib Makin Tipis

Borneo FC tampil beringas usai libas PSBS Biak 5-1. Mariano Peralta jadi bintang, jarak ke Persib Bandung kian tipis dan persaingan juara memanas.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Selengkapnya

Viral