News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fermentasi Limbah Pemotongan Ayam Diduga Picu Gas Hidrogen di Balik Api Misterius Sleman

Misteri kemunculan api yang berulang kali di Seyegan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta mulai menemui titik terang. 
Jumat, 5 Juni 2026 - 17:40 WIB
Dosen Departemen Teknik Geologi dan Lingkungan UGM, Sarju Winardi saat menyampaikan kesimpulan sementara mengenai sumber kemunculan api di Seyegan, Kamis (4/6/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Misteri kemunculan api yang berulang kali di Seyegan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta mulai menemui titik terang. 

Berdasarkan simpulan sementara dari hasil pengamatan dan kajian di lapangan, tim peneliti UGM mempercayai kemunculan api dipicu oleh gas hidrogen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka berasumsi gas itu terbentuk dari proses fermentasi limbah pemotongan ayam yang menjadi usaha Agus Yani selaku pemilik rumah. 

"Kami mempercayai bahwa api itu berasal dari gas hidrogen. Asumsi kami yang memungkinkan jadi sumber gas hidrogen dari limbah organik. Kebetulan disana (rumah Agus Yani) itu, jadi satu antara kotoran air yang bercampur darah dan bulu-bulu ayam. Itu mengindikasikan bahwa ada kemungkinan gas hidrogen sekaligus gas fosfin," terang Sarju Winardi, dosen Departemen Teknik Geologi dan Lingkungan UGM ditemui di Kantor Kapanewon Seyegan, Kamis (4/6/2026). 

Dia menyebutkan bahwa asumsi tersebut bersifat sementara dan memerlukan penelitian lanjutan bersama tim untuk memastikan sumber utama dari kemunculan api yang selama ini menimbulkan keresahan masyarakat. 

Menurut asumsi awal, limbah organik dari aktivitas pemotongan ayam yang menumpuk dalam kurun waktu belasan tahun memicu proses fermentasi alami. 

Secara ilmiah, fenomena serupa yang sering terjadi dijumpai di daerah bekas pembuangan sampah yang mana banyak material organisme hewan mati, tulang belulang termasuk daerah pemakaman. 

"Daerah-daerah di mana ada banyak kuburan itu sering kita ketemu ada gas hidrogen yang melayang-layang. Kejadian bahwa gas hidrogen terpicu terbakar oleh gas fosfin di dunia scientific sudah ada," kata Sarju.

Meski sebelumnya, tim gegana Polda DIY menduga kemunculan api berasal dari gas Metana septictank. Namun setelah disedot, titik api masih terus bermunculan. 

Untuk menekan gas hidrogen bermunculan, UGM merekomendasikan bagaimana caranya menekan pertumbuhan bakteri dengan memasukkan cairan yang sifatnya basa berupa air kapur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini bertujuan untuk menekan aktivitas bakteri yang cukup intens sehingga menghasilkan gas ke sumber munculnya api. 

Sarju menyebut, ada empat titik di dekat sumber keluarnya api. Dari jumlah tersebut, tiga titik di antaranya berada di luar rumah dekat tangga ke lantai dua, dapur luar dekat sumur dan dekat pohon pisang. Dimungkinkan, jumlahnya bertambah bila ada retakan-retakan di tempat lain. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Video Diduga Hina Nabi Viral, Abah Setu di Bekasi Buka-bukaan Dirinya Langsung Dapat Ribuan Pesan WA

Gara-gara Video Diduga Hina Nabi Viral, Abah Setu di Bekasi Buka-bukaan Dirinya Langsung Dapat Ribuan Pesan WA

Asep Setiawan (Abah Setu), pimpinan Majelis Dzikir Nurul Hikam, Cikarang Barat, Bekasi mengaku dapat 7.478 pesan usai video diduga hina Nabi Muhammad SAW viral.
Sempat Hilang Tak Ada Kabar, Pevoli yang Digadang jadi The Next Megawati Hangestri Ini Berganti Gender

Sempat Hilang Tak Ada Kabar, Pevoli yang Digadang jadi The Next Megawati Hangestri Ini Berganti Gender

Kabar mengejutkan datang dari salah satu pevoli muda Indonesia, Lintang Yulia Prasasti yang umumkan jika dirinya telah berganti gender menjadi seorang lelaki.
Persija Vs Persib Resmi di GBK, Begini Kata Dirut I.League Ferry Paulus

Persija Vs Persib Resmi di GBK, Begini Kata Dirut I.League Ferry Paulus

Persija vs Persib resmi digelar di GBK pada 12 September 2026. I.League memastikan izin terbit dan meminta suporter menjaga keamanan selama laga panas.
Anggaran Sekolah Rakyat 2027 Jebol Rp71,5 Triliun, Kapasitas Siswa Diusulkan Naik Lebih dari 2 Kali Lipat

Anggaran Sekolah Rakyat 2027 Jebol Rp71,5 Triliun, Kapasitas Siswa Diusulkan Naik Lebih dari 2 Kali Lipat

Anggaran Sekolah Rakyat 2027 dipatok Rp26,3 triliun, tetapi usulan kenaikan kapasitas siswa membuat kebutuhan program mencapai Rp104,09 triliun.
Diduga Positif Narkotika Sampai Didenda Australia, Sassuolo Lakukan Tes Berkala pada Rekan Satu Tim Jay Idzes

Diduga Positif Narkotika Sampai Didenda Australia, Sassuolo Lakukan Tes Berkala pada Rekan Satu Tim Jay Idzes

Cristian Volpato diduga menggunakan narkotika sampai negara asalnya, Australia memberikan sanksi denda padanya. 
Penanganan Korupsi MBG Dinilai Minim Progres, Kejagung Didesak Hukum Mati Dadan Cs

Penanganan Korupsi MBG Dinilai Minim Progres, Kejagung Didesak Hukum Mati Dadan Cs

Koordinator Aksi JMI, Imam Hanafi Abdullah, menegaskan bahwa penanganan perkara ini tidak boleh menguap begitu saja di tengah jalan.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT