News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diteror Nomor Luar Negeri Gara-Gara Kritik MBG, Ketua BEM UGM: Kalau Dituduh Antek Asing, Kok yang Kirim Nomor Asing?

Setelah kirim surat terbuka untuk UNICEF yang mengkritik program MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengungkapkan dirinya mendapatkan teror dari nomor asing.
Selasa, 24 Februari 2026 - 16:50 WIB
Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto
Sumber :
  • Instagram

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto menyinggung soal teror yang diterimanya setelah mengkritik soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Setelah BEM UGM mengirimkan surat terbuka ke UNICEF minta program MBG dihentikan, Tiyo mengungkapkan dirinya mendapatkan teror dari nomor tak dikenal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teror itu berisi ancaman penculikan. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah nomor pengirim teror bukan nomor asal Indonesia.

"Baru kali ini saya terima teror dengan bentuk ancaman penculikan dengan nomor tidak dikenal, yang itu nomor asing," kata Tiyo, dalam tayangan YouTube Abraham Samad SPEAK UP, dikutip Selasa (24/2/2026).

Mahasiswa Fakultas Filsafat itu pun mempertanyakan siapa sebenarnya di balik nomor yang mengirimkan teror kepadanya.

"Kalau saya dituduh antek asing karena mengkritisi pemerintah, lho kok yang nyerang saya ketika diancam diculik malah nomor asing? Berarti yang antek asing adalah saya, atau orang yang nyuruh (teror) karena tersinggung ini?," katanya menambahkan.

Adapun BEM UGM mengirimkan surat terbuka untuk UNICEF pada 6 Februari 2026. Tiyo kemudian mendapatkan teror ancaman penculikan pada 9 Februari 2026.

Tak berhenti di situ, teror terus berlanjut hingga ke orang tua Tiyo pada 14 Februari 2026. Teror itu menuding bahwa sang Ketua BEM UGM adalah anak yang bermasalah di kampus.

Ia juga mengungkapkan teror berlanjut kepada lebih dari 40 anggota BEM UGM. Meski nomor pengirim berbeda-beda, namun teror itu serupa dengan yang diterima dirinya.

Terkait teror ini, BEM UGM menanggapinya dengan serius. Sebab, ancaman yang muncul dinilai sebagai tanda bahaya dari proses demokrasi di Indonesia.

"Itu bagi saya tanda yang bahaya, dan saya ingin sampaikan bahwa kita sudah melakukan komunikasi intens dengan LPSK dengan kampus untuk menindak ini secara serius," ujar dia menambahkan.

Diberitakan sebelumnya, BEM UGM mengirimkan surat terbuka untuk UNICEF dan diunggah di akun Instagram resminya.

Di dalam surat terbuka tersebut, organisasi mahasiswa itu menyoroti soal tragedi bunuh diri anak SD di Ngada, NTT beberapa waktu lalu.

Siswa SD itu diduga nekat bunuh diri karena masalah ekonomi. Keluarganya sangat miskin hingga tak mampu beli peralatan sekolah.

Surat itu juga menyinggung soal anggaran jumbo yang dialokasikan untuk operasional program MBG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bukannya memprioritaskan anggaran untuk memperbaiki masalah sistemik soal ketidakadilan, dia (Presiden) memotong anggaran pendidikan untuk program bencana dan berbiaya tinggi yang dinamakan Makan Bergizi Gratis," tulis surat terbuka itu, diterjemahkan dari Bahasa Inggris.

Tiyo mewakili BEM UGM pun meminta supaya UNICEF ikut mengawasi anggaran pendidikan untuk memastikan masa depan setiap anak. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebon Pala Jaktim Terendam Banjir 1,25 Meter, Warga Masih Bertahan di Lantai Dua Rumah

Kebon Pala Jaktim Terendam Banjir 1,25 Meter, Warga Masih Bertahan di Lantai Dua Rumah

Meski ketinggian banjir di area Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, telah mencapai 125 cm pada Senin (4/5) malam, warga masih memilih bertahan di rumah. 
Gubernur Pramono Usul Bangun Satu RPTRA di Tiap Kelurahan

Gubernur Pramono Usul Bangun Satu RPTRA di Tiap Kelurahan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengusulkan pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di setiap kelurahan.
Soal Penerapan Sanksi Administratif untuk Perusahaan Tambang yang Langgar Aturan, Pengamat Soroti Aspek Penegakan Hukum

Soal Penerapan Sanksi Administratif untuk Perusahaan Tambang yang Langgar Aturan, Pengamat Soroti Aspek Penegakan Hukum

Kebijakan pemerintah terkait penerapan denda administratif bagi perusahaan tambang yang melanggar regulasi tengah memicu diskusi hangat. 
Dulu Dicaci Kini Dipuja, Milos Raickovic Jadi Kunci Kemenangan Telak Persebaya di GBT

Dulu Dicaci Kini Dipuja, Milos Raickovic Jadi Kunci Kemenangan Telak Persebaya di GBT

Gelandang asing Persebaya Surabaya Milos Raickovic perlahan mulai menemukan kembali sentuhan magisnya. Sempat berada di bawah bayang-bayang keraguan dan sorotan
Warganet Berbondong-bondong Dukung dr Richard Lee usai Sertifikat Mualafnya Dicabut, Ada Aktor hingga Ustaz

Warganet Berbondong-bondong Dukung dr Richard Lee usai Sertifikat Mualafnya Dicabut, Ada Aktor hingga Ustaz

Warganet berbondong-bondong beri dukungan untuk dr Richard Lee setelah sertifikat mualafnya dicabut, ada Ustaz Derry Sulaiman hingga publik figur lainnya.
Siapakah Hanny Kristianto? Sosok Pengusaha Mualaf yang Mencabut Sertifikat dr Richard Lee Ternyata Dulunya Misionaris

Siapakah Hanny Kristianto? Sosok Pengusaha Mualaf yang Mencabut Sertifikat dr Richard Lee Ternyata Dulunya Misionaris

Seorang dokter kecantikan, dr Richard Lee yang telah mualaf kini menjadi polemik setelah sertifikat mualafnya dicabut oleh Hanny Kristianto. Berikut profilnya

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Jadwal Tryout dan Draft Pemain Asing Liga Voli Korea Pekan Ini: Vanja Bukilic Siap Comeback, Penentuan Nasib Megawati Hangestri

Jadwal Tryout dan Draft Pemain Asing Liga Voli Korea Pekan Ini: Vanja Bukilic Siap Comeback, Penentuan Nasib Megawati Hangestri

Jadwal tryout dan draft pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana momen ini juga bisa menjadi penentuan nasib mantan tandem Megawati Hangestri yakni Vanja Bukilic.
Selengkapnya

Viral