News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Cukup ke DPR, Ini Alasan Ketua BEM UGM Pilih Surati UNICEF Terkait Kontroversi MBG

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto ungkap alasan tegas surati UNICEF soal MBG, sebut kanal perbaikan bangsa sudah buntu dan penuh ketimpangan.
Selasa, 24 Februari 2026 - 20:21 WIB
Tiyo Ardianto
Sumber :
  • YouTube/forumkeadilanTV

tvOnenews.com - Sikap Tiyo Ardianto, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), menuai perhatian publik.

Ini terkait langkah beraninya mengirim surat resmi kepada United Nations Children’s Fund (UNICEF) terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tindakan tersebut menimbulkan banyak pertanyaan, mengapa BEM UGM tidak menyalurkan kritiknya melalui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), melainkan memilih jalur internasional lewat UNICEF.

Dalam pernyataannya yang disampaikan lewat kanal YouTube Abraham Samad, Tiyo menegaskan bahwa langkah ini bukan tanpa alasan.

Menurutnya, kanal-kanal perubahan di dalam negeri sudah mengalami kebuntuan.

Aspirasi mahasiswa dan publik kerap kali tidak mendapatkan respons berarti dari lembaga-lembaga resmi, termasuk parlemen.

“Ada realitas di dalam publik hari ini bahwa rasanya pendidikan itu lebih mendesak untuk diberi solusi ketimbang MBG,” ujar Tiyo.

“Stunting harus dientaskan, iya. Tetapi metode pengentasannya mestinya tidak memakai logika proyek, harusnya pakai logika program atau gerakan. Yang jelas, ada suasana batin bahwa rezim ini jalan perbaikannya itu mampet semua," tegasnya.

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto
Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto
Sumber :
  • Instagram

Pernyataan itu menunjukkan kekecewaan mendalam terhadap arah kebijakan pemerintahan saat ini yang dinilai terlalu berorientasi proyek tanpa memperhatikan esensi pembangunan manusia.

Tiyo menilai, MBG yang seharusnya menjadi program untuk mengatasi stunting justru dijalankan dengan pendekatan proyek besar-besaran yang cenderung berbau politik dan ekonomi.

Lebih lanjut, Tiyo bahkan melontarkan kritik tajam terhadap Presiden Prabowo dengan menyebut adanya “inkompetensi laten” di dalam kepemimpinan negara.

Meski pernyataannya dianggap kontroversial, Tiyo menegaskan bahwa kritik tersebut berangkat dari analisis substantif, bukan serangan pribadi.

“Penting untuk memberitahu bahwa presiden kita ini inkompetensi yang laten, sayangnya inkompetensi laten ini tidak dipahami oleh Presiden dan saya tidak tahu apakah orang-orang di sekitarnya cukup berani untuk mengatakan itu," sambungnya.

Tiyo menjelaskan, keputusannya untuk menyurati UNICEF berawal dari rasa keprihatinan mendalam terhadap kondisi sosial masyarakat yang semakin timpang.

Ia menyinggung kasus tragis seorang anak di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengakhiri hidupnya karena tidak mampu membeli pena dan buku seharga Rp10 ribu.

Bagi Tiyo, kejadian itu adalah simbol nyata betapa pendidikan di Indonesia sedang berada dalam keadaan darurat.

“Suasana itu kemudian sampai puncak ketika ada seorang anak di NTT yang memutuskan untuk menyelesaikan hidupnya setelah gagal membeli pena dan buku. Sementara ironinya, di saat bersamaan negara setiap hari menggelontorkan Rp1,2 triliun untuk MBG,” ujarnya.

Dalam pandangan Tiyo, kondisi tersebut menggambarkan ketimpangan moral dan prioritas pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat kecil.

Ia menganggap bahwa mengirim surat ke UNICEF adalah bentuk “teriakan global” agar dunia internasional mengetahui bahwa ada persoalan serius dalam tata kelola kebijakan sosial di Indonesia.

Tiyo menyebut, bukan hanya UNICEF yang menjadi target surat tersebut, melainkan juga “warga dunia” secara umum.

Ia berharap masyarakat internasional dapat turut bersuara untuk membantu rakyat Indonesia memperjuangkan hak-hak dasar yang seharusnya dijamin oleh konstitusi.

“Kemampatan, kebuntuan, jalan-jalan perbaikan itu enggak bisa kita dobrak hanya di bangsa ini. Saya rasa warga dunia enggak hanya berbicara soal lembaga UNICEF, tapi lebih luas lagi, warga dunia harus bantu rakyat Indonesia menyelamatkan masa depan bangsanya, karena kita hari ini punya presiden yang enggak bisa dikasih tahu siapa-siapa," tegas Tiyo.

Bagi Tiyo, surat yang dikirim ke UNICEF bukan sekadar simbol protes, melainkan seruan moral dari mahasiswa Indonesia agar dunia tahu bahwa sistem pendidikan di tanah air sedang menghadapi tantangan serius akibat salah arah kebijakan.

Ia berharap langkah ini menjadi pemicu bagi perubahan nyata dan membuka kembali kanal-kanal demokrasi yang selama ini dianggap tertutup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah berani Ketua BEM UGM ini menimbulkan reaksi beragam di kalangan publik.

Sebagian pihak menilai tindakan tersebut sebagai bentuk idealisme mahasiswa yang masih hidup. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satu-satunya di Indonesia, Pusat Penetasan Telur Penyu di Banyuwangi Tampung 20 Ribu Butir

Satu-satunya di Indonesia, Pusat Penetasan Telur Penyu di Banyuwangi Tampung 20 Ribu Butir

Selain destinasi wisata alamnya yang indah, di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini juga terdapat satu-satunya rumah pusat penetasan telur penyu buatan di Indonesia, bahkan di dunia.
5 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 10 Juli 2026: Libra Bersinar di Kantor, Capricorn Dapat Kesempatan Naik Level

5 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 10 Juli 2026: Libra Bersinar di Kantor, Capricorn Dapat Kesempatan Naik Level

5 zodiak paling beruntung soal karier besok, 10 Juli 2026. Simak daftar zodiak yang diprediksi paling hoki dalam urusan pekerjaan.
Manchester United Gigit Jari! Aurelien Tchouameni Resmi Tolak ke Old Trafford, Pilih Perpanjang Kontrak dengan Real Madrid

Manchester United Gigit Jari! Aurelien Tchouameni Resmi Tolak ke Old Trafford, Pilih Perpanjang Kontrak dengan Real Madrid

Manchester United kembali harus menelan kekecewaan pada bursa transfer musim panas 2026. Harapan Setan Merah memboyong gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, dipastikan pupus setelah sang pemain memilih memperpanjang masa baktinya di Santiago Bernabeu.
Respons Berkelas Pelatih Prancis soal Wasit Argentina di Laga Perempat Final Piala Dunia 2026 Melawan Maroko

Respons Berkelas Pelatih Prancis soal Wasit Argentina di Laga Perempat Final Piala Dunia 2026 Melawan Maroko

Pelatih Prancis memberikan respons berkelas soal penunjukkan wasit Argentina dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Maroko. Apa kata sang pelatih?
Nahas! Pedagang Tempe Dibegal saat Antar Pesanan di Probolinggo, Motor dan Dagangan Hilang

Nahas! Pedagang Tempe Dibegal saat Antar Pesanan di Probolinggo, Motor dan Dagangan Hilang

Aksi pembegalan kembali terjadi di Kota Probolinggo. Kali ini menimpa seorang pedagang tempe yang sedang mengantarkan pesanan ke pasar pada Kamis (9/7/2026) pagi
Diduga jadi Korban Bullying, Kasus Dugaan Pembakaran Santri di NTB Naik ke Tahap Penyidikan dengan Alasan Ini

Diduga jadi Korban Bullying, Kasus Dugaan Pembakaran Santri di NTB Naik ke Tahap Penyidikan dengan Alasan Ini

kasus dugaan pembakaran santri di NTB ini terjadi pada Desember 2025. Kini kasusnya dilaporkan ke Polisi dan tengah didalami.

Trending

3 Shio yang Tiba-tiba Ketiban Durian Runtuh pada 10 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Tiba-tiba Ketiban Durian Runtuh pada 10 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang tiba-tiba ketiban durian runtuh pada 10 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Jumat ini, siapa yang paling beruntung?
Mesir Murka ke Wasit yang Pernah 'Hancurkan' Mimpi Shin Tae-yong, Kemenangan Argentina di Piala Dunia 2026 Buka Luka Lama Timnas Indonesia

Mesir Murka ke Wasit yang Pernah 'Hancurkan' Mimpi Shin Tae-yong, Kemenangan Argentina di Piala Dunia 2026 Buka Luka Lama Timnas Indonesia

Francois Letexier adalah wasit yang sama dengan pengandil yang menggagalkan Timnas Indonesia menembus Olimpiade 2024 lalu. 
Ramalan Zodiak 10 Juli 2026: Leo Paling Cuan, Libra Disarankan Refleksi

Ramalan Zodiak 10 Juli 2026: Leo Paling Cuan, Libra Disarankan Refleksi

3 zodiak diprediksi cuan di ramalan zodiak 10 Juli 2026. Cek keuangan Aries hingga Pisces lengkap dengan angka keberuntungan dan siapa yang paling beruntung1
Videonya Viral, Kenapa Santri Korban Pembakaran yang Hendak ke Podcast Denny Sumargo Dicegat Polisi di Bandara?

Videonya Viral, Kenapa Santri Korban Pembakaran yang Hendak ke Podcast Denny Sumargo Dicegat Polisi di Bandara?

Presenter Denny Sumargo (Densu) mengungkap alasan pihak keluarga santri korban kasus pembakaran oleh senior di pesantren di Lombok Tengah, NTB dihalau polisi.
Geger, Niat Cari Ikan, Warga Blitar Malah Temukan Benda Diduga Roket Tertancap di Dasar Sungai

Geger, Niat Cari Ikan, Warga Blitar Malah Temukan Benda Diduga Roket Tertancap di Dasar Sungai

Warga di sekitar aliran Sungai Lahar, Jalan Manggar, Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar mendadak heboh pada Rabu (8/7). 
Sinopsis dan Review Film Moana Live Action, Visual Memukau tetapi Sulit Melampaui Animasinya

Sinopsis dan Review Film Moana Live Action, Visual Memukau tetapi Sulit Melampaui Animasinya

Meski masih mempertahankan cerita yang sama, Moana live action mencoba memberikan pengalaman baru melalui visual yang lebih realistis, lanskap Polinesia yang megah, serta penampilan para pemeran manusia. 
Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik keduanya kembali menjadi sorotan setelah muncul pernyataan yang mengindikasikan adanya rahasia pribadi Ruben Onsu yang disebut-sebut diketahui Jordi Onsu.
Selengkapnya

Viral