GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

Kampus menyebut kebijakan tersebut murni langkah administratif agar proses pemeriksaan berjalan maksimal.
Kamis, 16 April 2026 - 13:07 WIB
Gedung Rektorat Universitas Indonesia.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Universitas Indonesia (UI) menegaskan bahwa keputusan menonaktifkan sementara atau skors terhadap 16 mahasiswa FH UI terduga pelecehan seksual di grup chat belum sanksi akhir. 

Kampus menyebut kebijakan tersebut murni langkah administratif agar proses pemeriksaan berjalan maksimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro, mengatakan penonaktifan sementara itu merupakan bagian dari tahapan investigasi yang sedang berlangsung.

"UI menegaskan bahwa penonaktifan sementara ini bukan merupakan bentuk sanksi akhir, melainkan bagian dari proses administratif dalam rangka pemeriksaan," kata Erwin dalam keterangan resminya, Kamis (16/4/2026).

Menurut dia, penanganan perkara ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 55 Tahun 2024, serta Peraturan Rektor UI Nomor 37 Tahun 2025 mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan kampus.

UI, lanjut Erwin, tetap memegang prinsip praduga tak bersalah dan menjamin hak seluruh pihak selama pemeriksaan berlangsung. Kampus juga memastikan pendekatan yang digunakan berfokus pada perlindungan korban agar proses berjalan aman dan sensitif terhadap pihak terdampak.

"Kerahasiaan identitas seluruh pihak dijaga secara ketat sepanjang proses berlangsung. Sehubungan dengan hal tersebut, UI mengimbau seluruh pihak untuk tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi serta menghindari spekulasi yang dapat mengganggu proses penanganan," ujar Erwin.

Sanksi skors ini diambil setelah Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) UI mengeluarkan rekomendasi resmi melalui Surat Memo Internal Rencana Tindak Lanjut Pemeriksaan (RTLP) tertanggal 15 April 2026.

"Berdasarkan Surat Memo Internal Rencana Tindak Lanjut Pemeriksaan (RTLP) dari Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) UI tertanggal 15 April 2026, Satgas secara resmi merekomendasikan pembekuan status kemahasiswaan sementara terhadap 16 mahasiswa terlapor," ujar Erwin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masa skors diberlakukan mulai 15 April hingga 30 Mei 2026. Selama periode itu, 16 mahasiswa FH UI tersebut tidak dapat mengikuti seluruh kegiatan akademik, mulai dari perkuliahan, bimbingan, hingga aktivitas belajar lain yang berkaitan dengan kampus.

"Selama masa penonaktifan, para terduga tidak diperkenankan mengikuti seluruh kegiatan pendidikan dan proses belajar mengajar, termasuk perkuliahan, bimbingan akademik, maupun aktivitas lain yang berkaitan dengan kegiatan akademik," sebut Erwin.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik?

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik?

Winger Dewa United asal Jepang tak lama lagi akan eligible naturalisasi September 2026, berpeluang perkuat Timnas Indonesia di FIFA Matchday akhir tahun nanti.
BEI Kejar Kepatuhan Emiten, Ratusan Saham Perbankan hingga Grup Prajogo Pangestu Belum Penuhi Free Float 15 Persen

BEI Kejar Kepatuhan Emiten, Ratusan Saham Perbankan hingga Grup Prajogo Pangestu Belum Penuhi Free Float 15 Persen

BEI memberi tenggat bagi emiten memenuhi free float 15 persen. Sejumlah emiten bank dan grup Prajogo Pangestu masih di bawah batas.
Kanwil Ditjen Imigrasi NTT Berbagi Alat Tulis di Tapal Batas, Perkuat Semangat Belajar Anak

Kanwil Ditjen Imigrasi NTT Berbagi Alat Tulis di Tapal Batas, Perkuat Semangat Belajar Anak

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT bersama Kantor Imigrasi Atambua hadirkan senyum anak-anak perbatasan Desa Maumutin melalui pembagian buku dan
Rupiah Dibuka Melemah dan Ditutup Anjlok ke Rp17.382, BI Akui Cadangan Devisa Ikut Turun

Rupiah Dibuka Melemah dan Ditutup Anjlok ke Rp17.382, BI Akui Cadangan Devisa Ikut Turun

Rupiah ditutup anjlok ke Rp17.382 per dolar AS dan diprediksi masih melemah pekan depan, di tengah turunnya cadangan devisa RI.
Prabowo Serukan ASEAN Bangun Ketahanan Energi Proaktif, Siap Hadapi Skenario Terburuk

Prabowo Serukan ASEAN Bangun Ketahanan Energi Proaktif, Siap Hadapi Skenario Terburuk

Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras mengenai ancaman krisis energi global dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu
BNI Dorong Ekosistem Keuangan Digital Sekolah Al-Izhar lewat QRIS dan wondr, Hadir di Festival Melodia 2026

BNI Dorong Ekosistem Keuangan Digital Sekolah Al-Izhar lewat QRIS dan wondr, Hadir di Festival Melodia 2026

Hadir di Festival Melodia 2026, BNI menghadirkan berbagai program dan inovasi layanan keuangan digital yang disesuaikan dengan kebutuhan generasi muda dan lingkungan pendidikan.

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soroti aksi unjuk rasa ribuan eks pekerja tambang di Kantor Pemkab Bogor, Cibinong, pada Senin (4/5/2026) lalu. Sebut kalau...
Kabar Gembira untuk John Herdman, Pemain Andalan Timnas Indonesia Comeback Lebih Cepat dari Cedera ACL

Kabar Gembira untuk John Herdman, Pemain Andalan Timnas Indonesia Comeback Lebih Cepat dari Cedera ACL

Kabar baik datang dari Asnawi Mangkualam. Usai diprediksi absen panjang akibat cedera ACL, pemain andalan Timnas Indonesia itu kini sudah mengikuti latihan.
Megawati Hangestri Minta Maaf Usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Megatron Minta Doa dari Volimania

Megawati Hangestri Minta Maaf Usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Megatron Minta Doa dari Volimania

Megawati Hangestri meminta maaf kepada para penggemarnya karena memutuskan mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia untuk tampil di sejumlah ajang internasional.
Sherly Tjoanda Diminta Kasih Nama Bayi Suku Togutil, Dipilihnya Satu Kata Terinspirasi dari Karakter Disney

Sherly Tjoanda Diminta Kasih Nama Bayi Suku Togutil, Dipilihnya Satu Kata Terinspirasi dari Karakter Disney

Gubernur Malut Sherly Tjoanda diminta kasih nama bayi Suku Togutil, lalu dipilihnya satu kata yang terinspirasi dari karakter Disney, bermakna gadis pemberani.
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos geleng-geleng kepala anak-anak terdiam saat dikasih pertanyaan perhitungan dasar matematika viral di medsos.
Selengkapnya

Viral