News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasat dan Kanit Polres Toraja Utara Diduga Terima Setoran dari Bandar Narkoba, Ini Penjelasan Polda Sulsel

Mencuat terkait kabar dugaan dua perwira Polri yang merupakan kasat dan kanit Polres Toraja Utara terima setoran dari bandar narkoba dan diduga terlibat kasus
Rabu, 25 Februari 2026 - 05:00 WIB
Ilustrasi Narkoba
Sumber :
  • Pixabay

Jakarta, tvOnenews.com - Mencuat terkait kabar dugaan dua perwira Polri yang merupakan kasat dan kanit Polres Toraja Utara terima setoran dari bandar narkoba dan diduga terlibat kasus narkoba.

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) Komisaris Besar Polisi Zulham Effendi menjelaskan, bahwa dua perwira Polri  tersebut saat ini masih ditahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penahanan itu merespons beredarnya surat perintah Kapolda Sulsel yang menyebut dua perwira Polri tersebut dibebaskan dari sanksi penempatan khusus (patsus).

"Masih ditahan. Bukan dilepaskan, itu patsusnya Paminal (Pengamanan Internal)," jelas Zulham ke awak media di Makassar, Selasa (24/2//2026).

Kemudian, ia jelaskan, surat perintah Kapolda Sulsel yang beredar tersebut bukan soal terperiksa AKP EA selaku Kasat Narkoba Polres Toraja Utara dibebaskan, melainkan bagian dari mekanisme penanganan internal melalui aturan patsus.

Terkait mekanisme patsus, kata Zulham, untuk tahap awal fungsi Paminal Polda Sulsel dapat mengamankan selama dua hari. Selanjutnya dapat diperpanjang sampai tiga hari sehingga total masa pengamanan maksimal lima hari.

"Kalau ada (dugaan pelanggaran) kode etik maka kita lanjut ke patsus kode etik. Jadi, maksimal itu 30 hari (pengamanan) kalau ada kode etiknya, kita lanjut ke patsus kode etik. Jadi, maksimal 30 hari," ucapnya.

Untuk diketahui, surat perintah Kapolda Sulsel yang beredar itu berisi dua poin, yakni pertama, melepaskan pengamanan terhadap AKP AE, jabatan Ps Kasatresnakoba, Kesatuan Polres Kabupaten Toraja Utara.

Kedua, terduga pelanggar telah selesai melaksanakan pengamanan di ruang penjagaan Subbid Provost Polda Sulsel sejak tanggal 18 hingga 23 Februari 2026, selanjutnya terduga pelanggar dihadapkan ke kesatuannya.

Mengenai jadwal sidang kode etik AKP AE, Zulham mengatakan tim masih menyusun agenda sebab proses penanganannya kini beralih dari pemeriksaan Paminal ke fungsi penegakan kode etik profesi karena kewenangannya mengelar sidang.

Untuk barang bukti berupa uang yang disebut-sebut sebagai setoran dari bandar narkoba yang sebelumnya ditangkap, Zulham belum menyampaikan keterangan, karena hal itu masuk ranah penyelidikan.

Ia meminta masyarakat bersabar menunggu hasil pemeriksaan.

"Kalau soal itu, nanti saja dilihat faktanya. Mohon maaf, saya tidak mau terlalu panjang memberikan keterangan sebab ini masih dalam proses penanganan pemeriksaan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, dua orang perwira di Polres Tanah Toraja masing-masing Ps Kasatresnarkoba AKP AE dan Kanit-nya Aiptu E telah menjalani patsus usai dilaporkan atas tuduhan terlibat menikmati hasil penjualan narkoba dengan menerima uang dari bandar narkoba senilai Rp13 juta per pekan sejak September 2025.

Terungkapnya kasus dugaan menerima uang haram tersebut setelah bandar narkoba berinisial ET dibekuk di rumahnya saat penggerebekan.

Polisi mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 100 gram, ponsel, timbangan elektronik, alat isap serta sejumlah uang tunai.

Kemudian, sebanyak empat orang ditangkap masing-masing MJ, D, AD, dan ET alias O. 

Belakangan, ET "bernyanyi" ketika menjalani pemeriksaan dengan menyatakan telah menyerahkan uang kepada Kasatresnarkoba AKP AE dan pengakuan tersebut dituangkan dalam berita acara pemeriksaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, Kabid Humas Polda Sulsel Komisaris Besar Polisi Didik Supranoto saat dikonfirmasi usai konferensi pers di Polres Pinrang soal dugaan keterlibatan Kapolres Toraja Utara AKBP Stephanus Luckyto Andry Wicaksono dalam perkara itu mengatakan bahwa yang bersangkutan tidak menjadi terlapor.

"Kapolres-nya tidak (terlibat). Status kalau di situ terlapor di Propam (Polda Sulsel) dua orang. Sekarang sudah dilakukan proses, sudah dilakukan patsus lima hari. Kemudian akan bertambah lagi sampai dengan nanti selesai proses kode etiknya," ucapnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Piala Dunia 2026: Brasil Tak Berkutik Lawan Maroko, Vinicius Jr Sebut Penyebab Selecao Gagal Menang

Piala Dunia 2026: Brasil Tak Berkutik Lawan Maroko, Vinicius Jr Sebut Penyebab Selecao Gagal Menang

Penyerang Timnas Brasil, Vinicius Jr mengungkapkan penyebab Selecao gagal menang di laga perdananya di Piala Dunia 2026. Brasil dipaksa meraih hasil imbang dari Maroko dengan skor 1-1 di laga perdana Grup C.
Ramalan Shio 15 Juni 2026: Keuangan 12 Shio di Awal Pekan, Ada yang Dapat Rezeki Tanpa Diduga

Ramalan Shio 15 Juni 2026: Keuangan 12 Shio di Awal Pekan, Ada yang Dapat Rezeki Tanpa Diduga

Ramalan shio keuangan 15 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka hoki 12 shio. Cek shiomu sekarang, siapa yang dapat rezeki tanpa diduga di awal pekan ini!
Permintaan Nova Arianto setelah Gagal Juarai Piala AFF U-19, Timnas Indonesia U-19 Peringkat 3

Permintaan Nova Arianto setelah Gagal Juarai Piala AFF U-19, Timnas Indonesia U-19 Peringkat 3

Merespons raihan tersebut, pelatih kepala Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto mengaku sangat bersyukur atas daya juang yang diperlihatkan anak asuhnya. Kendati -
Carlo Ancelotti Ungkap Biang Kerok Timnas Brasil Gagal Menang Lawan Maroko di Piala Dunia 2026

Carlo Ancelotti Ungkap Biang Kerok Timnas Brasil Gagal Menang Lawan Maroko di Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti buka suara terkait Selecao gagal menang usai ditahan imbang Maroko pada laga perdana fase Grup C di Piala Dunia 2026, yang berlangsung di New York, Minggu (14/6/2026) pagi WIB.
Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 15 Juni 2026: Virgo Turunkan Standar, Taurus Temukan Ketenangan Hati

Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 15 Juni 2026: Virgo Turunkan Standar, Taurus Temukan Ketenangan Hati

Ramalan cinta 12 zodiak besok, 15 Juni 2026. Simak prediksi asmara lengkap mulai dari Aries hingga Pisces di sini.
Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 15 Juni 2026: Virgo Turunkan Standar, Taurus Temukan Ketenangan Hati

Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 15 Juni 2026: Virgo Turunkan Standar, Taurus Temukan Ketenangan Hati

Ramalan cinta 12 zodiak besok, 15 Juni 2026. Simak prediksi asmara lengkap mulai dari Aries hingga Pisces di sini.

Trending

Piala Dunia 2026: Reaksi Tak Terduga Pelatih Maroko Usai Tahan Imbang Brasil 1-1, Sebut Singa Atlas Belum Main Serius

Piala Dunia 2026: Reaksi Tak Terduga Pelatih Maroko Usai Tahan Imbang Brasil 1-1, Sebut Singa Atlas Belum Main Serius

Timnas Maroko membuat kejutan pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026. Singa Atlas menahan Brasil dengan skor 1-1 di Stadion MetLife, Minggu (14/6/2026).
Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan media Vietnam. Senjata khas skuad Garuda yang selama ini identik Pratama Arhan dikaitkan dengan momen Piala Dunia.
Gara-gara Kevin Diks, Media Jerman Sampai Beri Pujian untuk Timnas Indonesia

Gara-gara Kevin Diks, Media Jerman Sampai Beri Pujian untuk Timnas Indonesia

Kevin Diks tampil gemilang bersama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Borussia Mönchengladbach sampai memberikan pujian khusus.
Tak Kuat Usai Diduga Alami KDRT, Istri Oknum Dosen di Makassar Kabur ke Padang dan Tempuh Jalur Hukum

Tak Kuat Usai Diduga Alami KDRT, Istri Oknum Dosen di Makassar Kabur ke Padang dan Tempuh Jalur Hukum

Universitas Negeri Makassar (UNM) menyatakan sikap resmi terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan salah satu tenaga pengajarnya. 
Piala Dunia 2026: Dramatis Tahan Imbang Swiss 1-1, Pelatih Timnas Qatar Semringah dan Bangga

Piala Dunia 2026: Dramatis Tahan Imbang Swiss 1-1, Pelatih Timnas Qatar Semringah dan Bangga

Timnas Qatar memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil membanggakan. Mereka sukses menahan Swiss 1-1 pada laga perdana Grup B, Sabtu (13/06/2026).
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 
Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kembali menggelar sidang gugatan Sengketa Tata Usaha Negara Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) terhadap Ditjen AHU Kemenkum RI dengan nomor Perkara Nomor 435/G/2025/PTUN.JKT.
Selengkapnya

Viral