GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bareskrim Polri Tetapkan 12 Tersangka Kasus TPPO Modus Jual Beli Bayi Lintas Provinsi, Terancam 15 Tahun Penjara

12 Orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi di beberapa wilayah Indonesia (lintas provinsi).
Rabu, 25 Februari 2026 - 13:24 WIB
ILUSTRASI - Bayi
Sumber :
  • Pexels

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri menetapkan 12 orang sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) modus jual beli bayi di beberapa wilayah Indonesia (lintas provinsi).

“Pada tanggal 3 Desember 2025 yang lalu penyidik berhasil sudah menetapkan 12 orang tersangka berikut barang bukti dan menyelamatkan 7 orang bayi yang menjadi korban,” kata Wakabareskrim Irjen Pol Nunung Syaifuddin di Bareskrim Polri, Rabu (25/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nunung mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan dari perkara penculikan sebelumnya yang ada di Makassar. 

“Kalau kita masih ingat waktu itu adalah bayi Bilqis ya. Nah, itu tidak cukup sampai di situ sehingga kita kembangkan oleh tim dan melalui Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO. Kemudian berkolaborasi dengan Dirtipidum dan Densus 88 Antiteror. Kita berhasil mengungkap atau membongkar jaringan perdagangan bayi yang beroperasi lintas wilayah di Indonesia,” jelas Nunung.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pidana Perdagangan Orang (PPO) Bareskrim Polri Brigjen Nurul Azizah mengatakan bahwa tersangka terdiri dari kelompok perantara dan orang tua.

“Tersangka sebanyak 12 orang yang terdiri dari 8 orang dari kelompok perantara dan 4 orang dari kelompok orang tua,” ucap Nurul.

Nurul menyebutkan para tersangka memperjualbelikan bayi di wilayah Jakarta, Banten, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Jambi, Bali, Kalimantan, Kepulauan Riau dan Papua. 

Adapun tersangka yang berasal dari kelompok perantara, yaitu perempuan berinisial NH, LA, EMT, ZH, H, BSN dan F serta laki-laki berinisial S.

Sementara itu, tersangka dari kelompok orang tua, yaitu perempuan berinisial CPS dan DRH. Lalu, laki-laki berinisial RET yang merupakan pacar dari tersangka EP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Modus operandinya, yaitu dengan menggunakan media sosial dalam hal ini adalah TikTok, Facebook dan semacamnya. Jaringan ini telah melakukan aktivitas penjualan bayi secara ilegal sejak tahun 2024 dengan pendapatan ratusan juta rupiah,” tegas Nurul.

Atas peristiwa ini, pihaknya juga menyita barang bukti berupa 21 unit HP, 17 buah ATM, 74 dokumen dan 1 tas perlengkapan bayi. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kubu Yaqut Sebut Tak Ada Aliran Dana ke Pribadi di Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Beri Respons Menohok

Kubu Yaqut Sebut Tak Ada Aliran Dana ke Pribadi di Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Beri Respons Menohok

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa penetapan tersangka terhadap Gus Yaqut dalam kasus kuota haji telah berlandaskan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
Tertekan Usai Dua Kekalahan, Francisco Rivera Blak-blakan Soal Mental Persebaya Jelang Duel Panas Vs PSM

Tertekan Usai Dua Kekalahan, Francisco Rivera Blak-blakan Soal Mental Persebaya Jelang Duel Panas Vs PSM

Persebaya dalam tekanan setelah dua kekalahan beruntun. Francisco Rivera bicara soal mental tim, evaluasi set piece, dan tekad bangkit saat hadapi PSM di GBT.
Teganya NT! Viral Sejoli 3 Tahun Pacaran, Laki-lakinya Kasar dan Ketangkap Kamera Menendang Pacar Buat Netizen Jengkel

Teganya NT! Viral Sejoli 3 Tahun Pacaran, Laki-lakinya Kasar dan Ketangkap Kamera Menendang Pacar Buat Netizen Jengkel

Sebuah video rekaman menunjukkan sejoli diduga berasal dari Bandung viral. Pihak pria, NT menendang sang pacar, JC dengan keras viral di media sosial.
Yuran Fernandes Hadapi Bernardo Tavares di Duel Persebaya Vs PSM, Ungkap Rasa Hormat tapi Siap Jadi Tembok Kukuh di Surabaya

Yuran Fernandes Hadapi Bernardo Tavares di Duel Persebaya Vs PSM, Ungkap Rasa Hormat tapi Siap Jadi Tembok Kukuh di Surabaya

Laga Persebaya vs PSM diwarnai momen emosional. Yuran Fernandes bertemu mantan pelatih Bernardo Tavares, tetap hormat namun siap tampil maksimal demi poin.
Persija Menang Dramatis 3-2 di Markas Malut United, Mauricio Souza Ungkap Momen Krusial yang Hampir Bikin Macan Kemayoran Gagal Bawa Pulang 3 Poin

Persija Menang Dramatis 3-2 di Markas Malut United, Mauricio Souza Ungkap Momen Krusial yang Hampir Bikin Macan Kemayoran Gagal Bawa Pulang 3 Poin

Persija menang dramatis 3-2 atas Malut United di Stadion Kie Raha. Mauricio Souza ungkap laga sulit, tekanan suporter, dan momen krusial yang nyaris menggagalkan kemenangan.
Bhayangkara FC Gilas Semen Padang 4-0, Paul Munster Kirim Peringatan

Bhayangkara FC Gilas Semen Padang 4-0, Paul Munster Kirim Peringatan

Bhayangkara FC pesta gol 4-0 atas Semen Padang. Moussa Sidibe cetak dua gol, Paul Munster soroti fokus, clean sheet, dan kekuatan pemain pelapis jelang laga selanjutnya.

Trending

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Baru-baru ini warganet dikejutkan dengan dugaan komentar pedas Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol Sony Sonjaya terhadap Ketua BEM UGM
Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Deretan pemain keturunan Eropa siap dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Generasi emas ini diyakini bisa membawa Garuda ke Asia dan Piala Dunia..
Ketua BEM UGM Ditanya Kenapa Bersurat ke UNICEF Bukan ke DPR soal MBG dan Anak SD Bunuh Diri di NTT, Jawabannya: Ada Kemampatan di Bangsa Kita, Kanal Perubahan Buntu

Ketua BEM UGM Ditanya Kenapa Bersurat ke UNICEF Bukan ke DPR soal MBG dan Anak SD Bunuh Diri di NTT, Jawabannya: Ada Kemampatan di Bangsa Kita, Kanal Perubahan Buntu

Ketika Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto ditanya kenapa memilih bersurat ke UNICEF ketimbang ke DPR soal MBG dan anak SD bunuh diri di NTT, dia menjawab karena ada kemampatan. 
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Sentul, di mana Megawati Hangestri dan hingga Yolla Yuliana akan menjalani laga terakhirnya di babak reguler sebelum tampil di babak final four.
Publik Soroti Menu MBG Ramadan, BGN Bocorkan Anggarannya: Setiap Laporan akan Ditindaklanjuti

Publik Soroti Menu MBG Ramadan, BGN Bocorkan Anggarannya: Setiap Laporan akan Ditindaklanjuti

Baru-baru ini mencuat kabar terkait sebagian publik soroti menu makan bergizi gratis (MBG). Sontak, hal ini membuat Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara.
Mengenal Kai Boham, Eks Bek Garuda yang Pernah ‘Hilang’ di Thailand Kini Berpeluang Dipanggil Lagi usai Gabung Liga Gibraltar

Mengenal Kai Boham, Eks Bek Garuda yang Pernah ‘Hilang’ di Thailand Kini Berpeluang Dipanggil Lagi usai Gabung Liga Gibraltar

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan kabar kebangkitan salah satu pemain keturunan yang pernah mencetak gol untuk Garuda Muda. Mengenal sosok Kai Boham.
Ketua BEM UGM Akhirnya Berani Jujur, Ungkap Alasannya Surati UNICEF Soal Program MBG

Ketua BEM UGM Akhirnya Berani Jujur, Ungkap Alasannya Surati UNICEF Soal Program MBG

Nama Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto menjadi sorotan belakangan ini setelah menyurati UNICEFF soal program makan bergizi gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT