Mengaku Mobil Jenderal hingga Kapolda, Pria Aniaya Tiga Petugas SPBU Cipinang Jadi Tersangka
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi telah menetapkan tersangka kasus penganiayaan tiga petugas SPBU di di kawasan Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur.
Pria berinisial JMH (31) yang teriak 'mobil jenderal' dan 'Kapolda' kini harus menerima kenyataan usai aksi koboi-nya viral di media social.
JHM kini berstatus tersangka. Hal itu diungap langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, di Jakarta pada Rabu (25/2/2026).
"Tersangka telah diamankan dan saat ini diproses oleh penyidik Polres Metro Jakarta Timur,” ungkapnya.

- Instagram @info.jakartatimurr
Pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa satu pasang pelat nomor kendaraan, satu unit mobil Toyota Vellfire, rekaman video penganiayaan, serta pakaian korban.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 466 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman pidana penjara paling lama 2 tahun 6 bulan atau denda paling banyak sebesar Rp50 juta, dan/atau Pasal 471 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 bulan atau denda paling banyak sebesar Rp10 juta.
"Tindakan kekerasan terhadap masyarakat tidak dapat dibenarkan. Kami akan menindak tegas setiap pelanggaran hukum tanpa pandang bulu. Proses penyidikan berjalan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku,” kata dia.
Untuk diketahui, pria penganiayaan tiga pegawai SPBU di kawasan Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, yang sempat teriak 'mobil jenderal' dan 'Kapolda' ternyata positif mengkonsumsi narkoba.
Pelaku yang belakangan berinisial JMH itu positif sabu hingga ganja. Hal ini diketahui pasca yang bersangkutan menjalani tes urine lantaran ngalor-ngidul saat diperiksa polisi pasca ditangkap.
"Pelaku dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu dan ganja," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal dikutip dari akun Instagram resminya, Rabu (25/2/2026).
Usut punya usut, pelaku cuma seorang wiraswasta. Dia seorang pekerja rental mobil bukan anggota Korps Bhayangkara.
"Seorang pekerja rental," kata dia.
Saat kejadian, JMH memakai mobil Toyota Vellfire hitam dengan pelat nomor L-1-XD yang ternyata bodong.
Belum lagi dia ngotot mengisi bensin Pertalite yang bersubsidi ke mobil mewah tersebut.
Load more