News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkaca dari Dwi Sasetyaningtyas, Bos LPDP Kasih Peringatan Keras ke Para Alumni: Ingat, Lu Pakai Duit Pajak!

Direktur Utama (Dirut) LPDP, Sudarto menyikapi kontroversi influencer Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas. Ia mengingatkan para alumni penerima beasiswa jaga moral.
Kamis, 26 Februari 2026 - 12:33 WIB
Dirut LPDP, Sudarto soroti polemik alumni penerima beasiswa LPDP di kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu, 25 Februari 2026
Sumber :
  • ANTARA/Imamatul Silfia

Jakarta, tvOnenews.com - Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Sudarto menyikapi kontroversi alumni penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas alias DS belakangan ini.

Dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026), Sudarto mengingatkan para alumni penerima beasiswa LPDP. Imbauan ini penting dalam menjaga etika, moral, hingga nilai-nilai kebangsaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bos LPDP itu menegaskan, seluruh kegiatan berhubungan didanai melalui beasiswa LPDP, penerima wajib menaati aturan. Jenjang pendidikan kuliah di luar negeri mereka dari hasil pajak yang bersumber dari uang rakyat.

"Sekali lagi, Anda semuanya bisa berpendidikan tinggi, S2, S3, ataupun fellowship, ataupun kegiatan lainnya di semua kegiatan di LPDP, itu dari uang rakyat," kata Sudarto dikutip, Kamis (26/2/2026).

Peringatkan Para Alumni Penerima Beasiswa LPDP

Sudarto menjelaskan, pemerintah membangun LPDP bentuk mewujudkan kepercayaan masyarakat. Program beasiswa ini memiliki tujuan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membiayai beasiswa bagi WNI secara penuh. Khususnya bagi mereka yang melanjutkan studi Magister (S2) atau Doktor (S3) di luar negeri.

Pasca menuntaskan pendidikan menggunakan beasiswa ini, berdasarkan skema dari LPDP, alumni harus memiliki kontribusi kembali ke Indonesia selama 2 kali masa studi ditambah 1 tahun (2N+1).

Dalam hal ini, Sudarto wajib menjaga statusnya sebagai investasi jangka panjang bagi Indonesia. Kehadiran mereka diharapkan memiliki dampak untuk Tanah Air di masa depan.

"Ada jargon sekarang, 'Jangan lupa ya, lu pakai duit pajak. Ingat itu, lu pakai duit pajak'. LPDP ini dibentuk terbentuk berjalan terus karena kepercayaan daripada masyarakat," tutur Sudarto mengingatkan para alumni beasiswa LPDP.

Dalam kesempatan itu, ia mewakili nama LPDP dan alumni penerima beasiswa menyampaikan permohonan maaf. Kontroversi yang terjadi sebagai alarm keras menjaga pengelolaan dana abadi terutama di bidang pendidikan.

"Ini adalah pengingat kita dan mohon kami terus diingatkan lebih baik, terus membawa dana abadi pendidikan ini memang berdampak pada Indonesia maju," ucap Sudarto.

Kronologi Kontroversi DS

Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas
Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas
Sumber :
  • Sustaination

Sebelumnya, sebuah konten Dwi Sasetyaningtyas alias DS viral di Threads. Di dalamnya, influencer tersebut sesumbar kebahagiaannya, bahwa anaknya mendapat paspor warga negara asing (WNA) Inggris.

Mulanya, ia menunjukkan sebuah paket berisi surat resmi dari Home Office Inggris. Isi surat tersebut menyatakan anak kedua pendiri Sustaination tersebut resmi menjadi WN Inggris.

Bagi dia, kehadiran paspor tersebut menentukan nasib dan masa depan anaknya. Ironisnya, ia justru mengucap seolah membandingkan status WNA lebih baik ketimbang WNI.

"Cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan, kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu," ucap DS.

Ucapan tersebut berbuah polemik. Latar belakangnya sebagai alumni penerima LPDP saat kuliah di Belanda menjadi sasaran utama.

Bahkan, status sang suami, Arya Iwantoro yang juga merupakan alumni penerima beasiswa LPDP menjadi target empuk netizen. Kekasih DS dinilai belum menyelesaikan kewajiban 2N+1.

Sontak saja, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons kontroversi DS. Ia mengabarkan, suami DS siap mengembalikan seluruh uang pendidikan dari hasil penerima beasiswa LPDP.

Selain itu, Purbaya akan memasukkan alumni penerima beasiswa LPDP, termasuk DS ke dalam daftar hitam (blacklist). Gebrakannya berlaku bagi yang menghina negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya akan blacklist dia di seluruh pemerintahan dan enggak akan bisa masuk. Jadi jangan menghina negara Anda sendiri," tegas Purbaya, Senin (23/2/2026).

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pidato Prabowo Bikin Rupiah Menguat ke Rp17.827 per Dolar AS, Investor Soroti Target RAPBN 2027

Pidato Prabowo Bikin Rupiah Menguat ke Rp17.827 per Dolar AS, Investor Soroti Target RAPBN 2027

Rupiah menguat 50 poin ke Rp17.827 per dolar AS setelah pidato RAPBN 2027 Presiden Prabowo. Investor menilai target pertumbuhan ekonomi, rupiah, dan defisit masih dapat diterima.
Tepis Cewek Baju Putih di Booth Kasus Challenge Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, Nadhea Devi: Saya Panik

Tepis Cewek Baju Putih di Booth Kasus Challenge Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, Nadhea Devi: Saya Panik

Nadhea Devi membantah sebagai cewek berbaju putih dalam kasus penistaan agama di booth brand Newport lewat challenge hafalan surah Al-Quran berhadiah miras.
Daniel Cormier Ungkap Alasan Khabib Nurmagomedov Lebih Layak Jadi GOAT daripada Jon Jones dan Anderson Silva

Daniel Cormier Ungkap Alasan Khabib Nurmagomedov Lebih Layak Jadi GOAT daripada Jon Jones dan Anderson Silva

Rekor sempurna 29-0 membuat Khabib Nurmagomedov punya alasan kuat untuk disebut sebagai GOAT UFC. Daniel Cormier pun menilai tidak ada petarung lain yang mampu.
Pesan Menohok Prabowo untuk Pemerintah Pusat dan Daerah: Daripada Foya-foya untuk Ultah, Lebih Baik Naikkan Gaji Guru

Pesan Menohok Prabowo untuk Pemerintah Pusat dan Daerah: Daripada Foya-foya untuk Ultah, Lebih Baik Naikkan Gaji Guru

Presiden Prabowo Subianto berikan pesan menohok kepada jajarannya, agar seluruh pemerintah baik pusat maupun daerah untuk tidak mudah membuang-buang anggaran.
Legenda Belanda Setuju 100 Persen, Eks Pelatih Timnas Indonesia Layak Jadi Asisten Xavi

Legenda Belanda Setuju 100 Persen, Eks Pelatih Timnas Indonesia Layak Jadi Asisten Xavi

Legenda Belanda menilai eks pelatih Timnas Indonesia sangat ideal menjadi asisten Xavi karena dipercaya penuh, fasih bahasa, dan paham sepak bola Belanda kini.
Presiden Prabowo Apresiasi Langkah Danantara dalam Buktikan Kinerja, Pengamat: Sangat Mungkin Diteruskan di Masa Depan

Presiden Prabowo Apresiasi Langkah Danantara dalam Buktikan Kinerja, Pengamat: Sangat Mungkin Diteruskan di Masa Depan

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi langkah Danantara dalam melakukan perampingan jumlah badan usaha milik negara (BUMN)

Trending

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Dia menyebut ada beberapa BUMN yang tidak menganggap ada pemerintah. Prabowo mengaku tidak mengerti atas BUMN yang bermasalah tersebut.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Selengkapnya

Viral