News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Soroti Dugaan Taktik Curang Jelang Lebaran, PHK Agar Terhindar Bayar THR Pegawai

DPR RI menyoroti dugaan adanya taktik curang dari para perusahaan yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada momentum jelang Lebaran atau pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).
Jumat, 27 Februari 2026 - 22:15 WIB
Ilustrasi pekerja di Jakarta di Stasiun MRT
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - DPR RI menyoroti dugaan adanya taktik curang dari para perusahaan yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada momentum jelang Lebaran atau pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).

Menurut Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, praktik tersebut memanfaatkan celah aturan sekaligus menunjukkan lemahnya pengawasan pemerintah. Tak lain, dilakukannya PHK ratusan pegawai untuk mengakali agar tidak menunaikan kewajiban pembayaran tunjangan hari raya (THR).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, PHK yang terbaru viral di media sosial terjadi pada perusahaan mi instan (Sedaap) yang pada akhirnya dibatalkan.

“Memang ada trik pengusaha untuk menghindari pembayaran THR dengan melakukan PHK sebulan sebelum kewajiban pembayaran THR. Trik curang seperti ini yang hingga kini belum bisa diselesaikan secara tuntas oleh pemerintah, khususnya Kementerian Ketenagakerjaan,” ungkap Edy, Jumat (27/2/2026).

Menurutnya, berdasarkan regulasi saat ini, pekerja yang terkena PHK satu bulan sebelum Hari Raya memang tidak berhak atas THR.

Celah itulah yang diduga dimanfaatkan oknum pengusaha. Namun Edy menegaskan, kondisi tersebut berbeda jika pekerja masih terikat kontrak kerja.

“Kalau pekerja masih terikat kontrak, misalnya kontrak satu tahun dan pada bulan keempat dirumahkan untuk menghindari THR, maka pekerja tetap berhak mendapatkan upah selama dirumahkan dan juga berhak atas THR, karena hubungan kerjanya masih sah secara hukum,” tuturnya.

Pelanggaran THR Masih Berulang

Edy mengungkapkan, pelanggaran pembayaran THR masih sering terjadi di lapangan. Mulai dari pembayaran kurang dari H-7 Lebaran, dicicil, dibayarkan setelah Lebaran, hingga diganti parcel atau bingkisan.

Ia mendorong pemerintah segera menutup celah aturan, khususnya dengan merevisi Permenaker Nomor 6 Tahun 2016.

Salah satu usulnya adalah mempertegas hak pekerja yang di-PHK menjelang Lebaran, namun dipekerjakan kembali setelahnya.

“Jika menjelang Hari Raya di-PHK dan setelah Lebaran dipekerjakan kembali, maka harus dianggap sebagai satu rangkaian hubungan kerja. Pekerja tetap berhak atas THR. Ini untuk mencegah trik busuk yang merugikan pekerja,” ujarnya.

Pemerintah Dinilai “Ompong”

Selain revisi regulasi, Edy menekankan pentingnya pengawasan ketenagakerjaan. Ia mengakui secara normatif belum ada sanksi tegas bagi perusahaan yang melakukan PHK sebulan sebelum Lebaran. Tetapi pengawas tetap bisa melakukan pemeriksaan dan menerbitkan nota agar THR dibayarkan jika ditemukan itikad buruk.

Namun, menurutnya, persoalan utama terletak pada minimnya efek jera.

“Masalahnya, tidak ada sanksi tegas yang benar-benar memberikan efek jera kepada pemberi kerja yang nakal. Akibatnya pemerintah terkesan ‘ompong’ dan hanya menjadi pemadam kebakaran setiap menjelang Lebaran,” tutur Edy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga meminta Kementerian Ketenagakerjaan tidak menunggu laporan, melainkan proaktif mendatangi perusahaan-perusahaan yang sebelumnya pernah dilaporkan melanggar aturan THR.

“Kementerian Ketenagakerjaan harus punya inovasi dalam mengatasi persoalan tahunan terkait THR ini, dengan fokus pada proses pencegahan, bukan sekadar penanganan setelah terjadi pelanggaran,” pungkasnya.(rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Kritik MBG, Ibu Ketua BEM UGM Dapat Teror Baru, BGN Blak-blakan sebut Data Ini

Usai Kritik MBG, Ibu Ketua BEM UGM Dapat Teror Baru, BGN Blak-blakan sebut Data Ini

Baru-baru ini, Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto mengaku ibunya dapat teror baru usai kritik program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, terror tersebut kata Tiyo,
Gubernur Jabar KDM Marah Sekaligus Kecewa, Vina Cirebon Terjebak Jadi Korban Pengantin Pesanan di China

Gubernur Jabar KDM Marah Sekaligus Kecewa, Vina Cirebon Terjebak Jadi Korban Pengantin Pesanan di China

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) turun tangan menangani kasus Vina (27), warga Kabupaten Cirebon, yang diduga jadi korban "pengantin pesanan" di China. 
Baru Dipinjamkan Persib Sudah Menepi Lagi, Persis Umumkan Cedera Febri Hariyadi

Baru Dipinjamkan Persib Sudah Menepi Lagi, Persis Umumkan Cedera Febri Hariyadi

Febri Hariyadi mengalami cedera yang membuatnya menepi lama. Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija mengkonfirmasi cedera pemain yang baru debut ini. 
Kevin Diks Jadi Pahlawan! Gladbach Bungkam Union Berlin Lewat Penalti Injury Time

Kevin Diks Jadi Pahlawan! Gladbach Bungkam Union Berlin Lewat Penalti Injury Time

Borussia Monchengladbach meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Union Berlin dalam lanjutan pekan ke-24 Bundesliga 2025/26 di Borussia Park, Sabtu (28/2/2026).
Tanpa Haaland, Manchester City Tetap Menggila! Gol Semenyo Bikin Arsenal Mulai Panik

Tanpa Haaland, Manchester City Tetap Menggila! Gol Semenyo Bikin Arsenal Mulai Panik

Manchester City terus menempel ketat pemuncak klasemen Arsenal setelah meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Leeds United dalam lanjutan Liga Premier di Elland Road, Minggu (29/2/2026).
Rilis Lagu Religi, Dudung Abdurachman Ajak Generasi Muda Perkuat Doa

Rilis Lagu Religi, Dudung Abdurachman Ajak Generasi Muda Perkuat Doa

Eks Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman terus unjuk gigi dalam dunia tarik suara.

Trending

Mengenal 3 Harta Karun Primavera AC Milan yang Akan Naik Kelas ke Milan Futuro 2026/27

Mengenal 3 Harta Karun Primavera AC Milan yang Akan Naik Kelas ke Milan Futuro 2026/27

Musim kompetisi memang belum mencapai garis akhir, tetapi AC Milan sudah mulai menatap ke depan dengan serius.
Detik-detik Mengerikan SD Putri di Iran Dihantam Rudal Israel, Korban Tewas Capai 57 Orang

Detik-detik Mengerikan SD Putri di Iran Dihantam Rudal Israel, Korban Tewas Capai 57 Orang

Baru-baru ini beredar kabar terkait detik-detik mengerikan sebuah sekolah SD Putri di Iran dihantam rudal Israel. Sekolah tersebut berada di Kota Minab, Iran
AKBP Didik sudah Dipecat Tetapi Dimutasi ke Yanma, Ini Penjelasan Polri

AKBP Didik sudah Dipecat Tetapi Dimutasi ke Yanma, Ini Penjelasan Polri

Mencuat kabar terkait mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra sudah dipecat, tetapi malah dimutasi ke Yanma Polri. Sontak, hal ini menuai reaksi warganet
Comeback Berkelas! Fabregas Sebut Como Makin Matang dan Siap Bersaing di Papan Atas Serie A

Comeback Berkelas! Fabregas Sebut Como Makin Matang dan Siap Bersaing di Papan Atas Serie A

Pelatih Cesc Fabregas memuji kedewasaan Como setelah timnya bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Lecce 3-1 dalam lanjutan Serie A.
Unggahan Ahmad Dhani soal Pidato Perang Donald Trump jadi Perhatian Warganet, Sebut soal Pemimpin Zalim

Unggahan Ahmad Dhani soal Pidato Perang Donald Trump jadi Perhatian Warganet, Sebut soal Pemimpin Zalim

Ahmad Dhani angkat suara serta menanggapi soal pernyataan presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang meluncurkan operasi militer skala besar terhadap Iran.
Mulai 1 Maret 2026, Harga Pertamax Naik, Berikut Daftar Baru Harga BBM di Wilayah

Mulai 1 Maret 2026, Harga Pertamax Naik, Berikut Daftar Baru Harga BBM di Wilayah

Mulai 1 Maret 2026, harga pertamax naik. Hal itu diungkapkan Pertamina di situs resminya, pada hari Sabtu (28/2/2026). Kali ini, harga Pertamax (RON 92),
Seusai Kekalahan Kontroversial, Conte Kirim Pesan Keras ke Skuad Napoli

Seusai Kekalahan Kontroversial, Conte Kirim Pesan Keras ke Skuad Napoli

Pelatih Napoli, Antonio Conte, menegaskan bahwa dirinya tidak memilih pemain berdasarkan nama besar jelang lawatan ke markas Verona.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT