News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hanya Sebatas HTS, Mahasiswa Pelaku Pembacokan di Kampus UIN Suska Riau Diduga Dendam Usai Hubungan Disudahi

Hubungan sebatas HTS diduga memicu mahasiswa Pelaku merasa dendam terhadap korban hingga terjadi pembacokan di kampus UIN Suska Riau. Berikut keterangan polisi
Jumat, 27 Februari 2026 - 23:44 WIB
Mahasiswa UIN Suska Riau Dibacok, Kamis (26/2/2026)
Sumber :
  • Annisa Firdausi-Antara

tvOnenews.com - Kasus pembacokan yang terjadi di kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska Riau), dilakukan mahasiswa, Reyhan Mufazzar (22) terhadap mahasiswi Faradilla Ayu Pramesti (23) menyita perhatian publik.

Insiden ini terjadi pada Kamis, (26/2/2026) saat korban hendak menjalani sidang proposal skripsi di ruang Fakultas Syari’ah dan Hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara tiba-tiba pelaku menyerang Faradilla dengan menggunakan kapak hingga menyebabkan korban mengalami luka yang cukup parah pada bagian kepala dan lengan.

Mahasiswa Pelaku Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau Ditetapkan sebagai Tersangka
Mahasiswa Pelaku Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau Ditetapkan sebagai Tersangka
Sumber :
  • Ari Nadem/tvOne

Motif pelaku melakukan pembacokan terhadap korban diduga karena adanya hubungan asmara yang bertepuk sebelah tangan.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah menjelaskan keduanya saling mengenal saat melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diselenggarakan kampus.

Mereka berada di desa yang sama, dari situ hubungan semakin intens. Pelaku mengaku memiliki perasaan lebih terhadap korban, sayangnya korban tak memiliki perasaan yang sama dan menyudahi hubungan mereka.

“Kalau dari keterangan yang kami dapat bisa dikatakan si pelaku ini memiliki harapan atau perasaan yang lebih terhadap korban. Namun korban tidak menanggapinya sesuai yang diharapkan atau keinginan pelaku. Mungkin kalau bahasa di zaman sekarang seperti hubungan tanpa status gitu mbak,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah saat dikonfirmasi tvOne, pada Jumat (27/2/2026).

“Tapi pelaku merasa dia ke korban itu sudah seperti layaknya pacaran. Namun korban tidak merasakan hal yang sama,” sambungnya.

Pelaku saat melukai korbannya.
Pelaku saat melukai korbannya.
Sumber :
  • tim tvOne/M Arifin

Namun pihaknya masih belum bisa memastikan apakah ada kata-kata yang disampaikan korban hingga menyinggung perasaan pelaku. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, korban baru saja menjalani operasi dan kondisi kesehatannya masih belum stabil. Sehingga korban belum bisa dimintai keterangan terkait kasus yang menimpa dirinya.

“Kalau yang menyinggung perasaan pelaku kami belum bisa sampaikan karena untuk korban sendiri belum kami ambil keterangan. Masih dalam keadaan yang belum stabil untuk diambil keterangan. Jadi kami menunggu korban pulih dulu, sudah bisa diambil keterangan baru nanti kami dalami terkait apakah ada bahasa atau tutur kata dari korban yang melukai pelaku,” jelas AKP Anggi Rian Diansyah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Berkelas Harry Kane soal Peluang Menangkan Ballon d'Or

Reaksi Berkelas Harry Kane soal Peluang Menangkan Ballon d'Or

Harry Kane menjadi sorotan dalam perebutan Ballon d’Or. Bintang timnas Inggris itu pun buka suara soal peluang meraih penghargaan individu paling bergengsi.
Paceklik Mengancam, Pemerintah Banjiri Pasar dengan 1 Juta Ton Beras SPHP

Paceklik Mengancam, Pemerintah Banjiri Pasar dengan 1 Juta Ton Beras SPHP

Pemerintah menyiapkan langkah agresif untuk meredam kenaikan harga pangan yang terjadi saat Indonesia memasuki musim paceklik di tengah kemarau yang lebih kering.
Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung Belum Tentu Digelar di SUGBK, Izin Kepolisian Belum Terbit

Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung Belum Tentu Digelar di SUGBK, Izin Kepolisian Belum Terbit

Pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung masih belum pasti digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Sebab, kepolisian tak kunjung menerbitkan izin.
FASI Jatim Klarifikasi Pendaratan Darurat Pesawat PK-S360 di Blora, Jawa Tengah

FASI Jatim Klarifikasi Pendaratan Darurat Pesawat PK-S360 di Blora, Jawa Tengah

FASI Daerah Jawa Timur mengeluarkan klarifikasi terkait insiden pendaratan darurat pesawat sayap bermotor dengan registrasi PK-S360 di Desa Ngawen, Kabupaten Blora.
Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan Panggil Dirinya Sendiri "Ayah" Jadi Sorotan, Anggota DPRD Jabar: Antara Guru dan Siswa Harus Selalu Jaga Jarak

Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan Panggil Dirinya Sendiri "Ayah" Jadi Sorotan, Anggota DPRD Jabar: Antara Guru dan Siswa Harus Selalu Jaga Jarak

Viral diberitakan kasus dugaan pelecehan oknum guru kepada muridnya di SMAN 1 Pamanukan, Subang, Jawa Barat. Kasus ini menjadi sorotan banyak pihak.
Untuk Menopang Bencana 2026, BNPB Usulkan Penambahan Anggaran Sebesar Rp5,67 Triliun

Untuk Menopang Bencana 2026, BNPB Usulkan Penambahan Anggaran Sebesar Rp5,67 Triliun

Guna menopang percepatan penanganan bencana serta rehabilitasi fisik di berbagai daerah sepanjang tahun 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengusulkan penambahan Dana Siap Pakai (DSP) senilai Rp5,67 triliun kepada Kementerian Keuangan.

Trending

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

AT diamankan polisi usai aksi ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan Subang menggeruduk kantornya hingga sempat terjadi kejar-kejaran saat dirinya hendak melarikan diri
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
4 Zodiak yang Diprediksi Kariernya Makin Cemerlang Besok 9 September 2026, Gemini Dapat Peluang Tak Terduga

4 Zodiak yang Diprediksi Kariernya Makin Cemerlang Besok 9 September 2026, Gemini Dapat Peluang Tak Terduga

Karier 4 zodiak ini diprediksi makin cemerlang besok, 9 September 2026. Ada yang mulai dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga panen hasil kerja keras!
Selengkapnya

Viral