News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkah Ramadhan, Penjualan Sarung Batik Kudus Meroket hingga Tembus Pasar Mancanegara

Ramadhan membawa berkah tersendiri bagi produsen sarung batik asal Kudus, Jawa Tengah. Penjualannya naik tajam hingga 400 persen bahkan tembus pasar mancanegara
Minggu, 1 Maret 2026 - 16:05 WIB
Budi Wicaksono menunjukan bebarapa motif sarung batik produksinya desa Purwosari, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (28/02/26).
Sumber :
  • Galih Manunggal/tvOne

Kudus, tvOnenews.com - Bulan Suci Ramadhan membawa berkah tersendiri bagi produsen sarung batik asal Kudus, Jawa Tengah. 

Tak tanggung-tanggung, penjualan sarung batik saat Ramadhan 2026 ini naik tajam hingga 400 persen bahkan tembus ke pasar mancanegara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditemui di gerai sarung batik di Desa Purwosari, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, salah satu produsen sarung batik Budi Wicaksono, dibantu sejumlah karyawannya tampak sibuk melayani pembeli yang datang.

Dari gerai tersebut telah terjual ribuan sarung batik sejak awal bulan Ramadhan lalu. 

Budi Wicaksono menunjukan bebarapa motif sarung batik produksinya desa Purwosari, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (28/02/26).
Budi Wicaksono menunjukan bebarapa motif sarung batik produksinya desa Purwosari, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (28/02/26).
Sumber :
  • Galih Manunggal/tvOne

Menurut Budi, di hari biasa rumah produksinya dapat menjual ratusan sarung batik. Tapi pada momen Ramadhan 2026, melonjak drastis hingga ribuan sarung yang sudah laku.

"Alhamdulillah peningkatan penjualan bisa sampe 400 persen di momen ramadan tahun ini," terang Budi saat ditemui di gerai sarung batik miliknya Sabtu (28/02/2026) sore.

Sarung batik Kudus yang diproduksi oleh Budi ini sudah melanglang buana hingga pasar internasional. 

"Penjualan kita dari berbagai daerah seperti Pati, Purwodadi, Demak, Jepara. Untuk lainnya ada di Semarang, Jogja, Jawa Timur, Jakarta, Lampung, dan lain-lain. Sementara luar negeri sampai Malaysia, Singapura, Hongkong, Dubai, hingga Arab Saudi," ujar dia. 

Ia membeberkan, berbagai motif telah dibuat olehnya dengan teknik full print, print cabut, full tulis, kombinasi tulis, print lilin malam dingin, dan lain-lain. 

"Untuk motif yang khas dari kami sendiri itu full print dan kombinasi ada lebih dari 40 motif. Kami punya banyak motif yang memang asli karya kami sendiri yang belum ada sebelumnya," ungkap Budi. 

Ia membandrol sarung batiknya di harga Rp115 ribu hingga Rp455 ribu, tergantung motif dan kerumitan pengerjaan. 

Budi Wicaksono menunjukan bebarapa motif sarung batik produksinya desa Purwosari, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (28/02/26).
Budi Wicaksono menunjukan bebarapa motif sarung batik produksinya desa Purwosari, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (28/02/26).
Sumber :
  • Galih Manunggal/tvOne

Ia menyebut, saat Ramadhan dan menjelang Idulfitri, sarung batik produksinya banyak diburu oleh masyarakat. 

"Kita kan punya ciri khas sarung batik sendiri. Jadi ini yang banyak diburu oleh pelanggan," pungkas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu pembeli, Miftah Rozak mengaku sengaja datang ke gerai sarung batik milik Budi dengan alasan kualitas sarung batiknya yang bagus dan memiliki motif yang berbeda dari sarung umumnya.

"Tadi ya beli sarung sama lihat-lihat katanya ada yang baru. Sudah beli lima buah nanti untuk dibagikan ke keluarga dan saudara. Rencana untuk lebaran nanti," jelasnya ditemui di lokasi. (gml/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Jika benar hengkang dari Persija Jakarta, ada beberapa opsi menarik yang bisa dipilih Rizky Ridho untuk abroad. Salah satunya adalah FCV Dender di Liga Belgia
Usut Penyebab Kecelakaan, Gelar Perkara Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Digelar Pekan Depan

Usut Penyebab Kecelakaan, Gelar Perkara Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Digelar Pekan Depan

Langkah ini menjadi penentu arah penyidikan, termasuk mengungkap ada tidaknya unsur kelalaian dalam insiden yang menewaskan 16 orang tersebut.
Usai Tabrakan Maut KRL Vs KA Argo Bromo di Bekasi, Jadwal Kereta Api Jarak Jauh Berangsur Normal Hari Ini

Usai Tabrakan Maut KRL Vs KA Argo Bromo di Bekasi, Jadwal Kereta Api Jarak Jauh Berangsur Normal Hari Ini

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, memastikan bahwa kebijakan pengembalian dana diberikan secara penuh kepada pelanggan yang terdampak.
Tegas! Dedi Mulyadi: Tidak Boleh Ada Lagi Ormas, Premanisme, yang Kuasi Aset-Aset Umum untuk Kepentingan Dirinya

Tegas! Dedi Mulyadi: Tidak Boleh Ada Lagi Ormas, Premanisme, yang Kuasi Aset-Aset Umum untuk Kepentingan Dirinya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan tidak boleh ada lagi ormas hingga premanisme yang menguasai aset-aset umum untuk kepentingan dirinya. 
Gebrakan Dedi Mulyadi, Tunjuk Eks Menteri Nyentrik Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama BJB Usai Badai Korupsi

Gebrakan Dedi Mulyadi, Tunjuk Eks Menteri Nyentrik Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama BJB Usai Badai Korupsi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali melakukan gebrakan yang menyita perhatian publik. KDM usulkan nama Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB.
Polres Lumajang Tangkap Oknum PNS DLH Lumajang Terkait Penyalahgunaan Narkoba

Polres Lumajang Tangkap Oknum PNS DLH Lumajang Terkait Penyalahgunaan Narkoba

Kepolisian Resor (Polres) Lumajang menangkap seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Trending

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Posisi Timnas Indonesia untuk menyabet gelar juara ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah tampak terancam dengan pertimbangan AFF untuk mengajak Australia gabung.
Terungkap Alasan KDM Rekomendasikan Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB

Terungkap Alasan KDM Rekomendasikan Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi selaku pemegang saham pengendali PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank bjb) beberkan alasan rekomendasikan Susi Pudjiastuti.
Selengkapnya

Viral