News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Jadi Inspektur Upacara Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata

Presiden Prabowo turun langsung menjadi inspektur upacara pemakaman Wakil Presiden Ke-6 Try Sutrisno di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata.
Senin, 2 Maret 2026 - 14:32 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kiri) memimpin upacara militer pemakaman Wakil Presiden Ke-6 Try Sutrisno di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata di Jakarta, Senin (2/3/2026).
Sumber :
  • ANTARA/Galih Pradipta.

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto turun langsung menjadi inspektur upacara pemakaman Wakil Presiden (Wapres) Ke-6 Try Sutrisno di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin (2/3/2026) siang.

Presiden Prabowo mengenakan setelan jas bewarna hitam lengkap dengan kopiah hitamnya, mengawali prosesi upacara dengan menerima laporan dari komandan upacara, Kolonel Inf. Benny Angga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Laksanakan!" kata Presiden Prabowo kepada komandan upacara.

Upacara pemakaman Try Sutrisno digelar secara militer, dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup singkat almarhum, termasuk mengenai riwayat pengabdian almarhum di militer, dan sejumlah bintang jasa, tanda jasa, dan tanda kehormatan yang diterima oleh Try Sutrisno sepanjang hidupnya.

Tidak hanya dari dalam negeri, penghargaan dan tanda jasa yang diterima oleh Try Sutrisno juga banyak yang berasal dari luar negeri.

Selepas pembacaan riwayat hidup singkat, Presiden Prabowo selaku inspektur upacara lanjut membacakan apel persada:

"Saya Presiden Republik Indonesia, atas nama negara, bangsa, dan Tentara Nasional Indonesia, dengan ini mempersembahkan ke persada ibu pertiwi, jiwa raga dan jasa-jasa almarhum. Nama: Try Sutrisno; Jabatan: Wakil Presiden Republik Indonesia Ke-6 Periode Tahun 1993-1998, Panglima ABRI Periode 1988-1993. Putra dari Bapak Subandi, almarhum, yang telah meninggal dunia demi kepentingan serta keluhuran negara dan bangsa pada hari Senin, tanggal 2 Maret 2026, pukul 06.58 WIB di Jakarta," katanya.

"Semoga jalan darma bakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri teladan bagi kita semua, dan arwahnya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Besar. Jakarta, 2 Maret 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto" tambahnya.

Prosesi selanjutnya, pasukan diperintahkan pasang sangkur dan peti jenazah dipersiapkan untuk turun ke liang lahat. Selepas itu, prosesi penghormatan dilakukan diiringi dengan alunan musik dan penembakan senjata.

Kemudian, bendera Merah Putih pun dibentangkan di atas liang lahat Try Sutrisno. 

Sejumlah pimpinan TNI, salah satunya Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak turut memegang salah satu ujung bendera yang membentang di atas liang lahat.

Tidak lama kemudian, saat prosesi upacara masih berlangsung, hujan deras turun di TMP Kalibata.

Kemudian jenazah pun dimakamkan dan keluarga diberikan kesempatan pertama untuk penaburan bunga.

Prosesi selanjutnya, Presiden Prabowo selaku inspektur upacara melakukan penimbunan liang lahat secara simbolik dengan menyerokan satu sekop tanah. Selepas itu, setelah liang lahat ditimbun tanah, dan nisan dipasang di makam.

Di dekat makam, Presiden Prabowo menyaksikan penimbunan liang lahat didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, kemudian tiga kepala staf TNI, yaitu KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan ada pula Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago.

Sementara itu di sisi seberang liang lahat, selain keluarga, ada juga sejumlah tokoh, di antaranya seperti Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Ke-11 Boediono, dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

Presiden Prabowo kemudian meletakkan karangan bunga atas nama negara di atas makam Try Sutrisno. 

Presiden pun memberikan salam hormat terakhirnya kepada Try Sutrisno. Peletakan karangan bunga kemudian dilakukan oleh perwakilan keluarga.

Prosesi upacara pun dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. 

Upacara kemudian ditutup dengan pemberian penghormatan terakhir oleh seluruh peserta upacara, yang diiringi oleh alunan musik dari satuan musik TNI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai menutup upacara, Presiden Prabowo menyerahkan bendera Merah Putih dan naskah apel persada kepada keluarga almarhum.

Try Sutrisno, yang menjabat sebagai Wapres Ke-6 pada masa pemerintahan Presiden Ke-2 Soeharto, meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta, Senin pagi. Almarhum wafat pada usia 90 tahun. (ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengacara Ungkap Hubungan Febrie Adriansyah dengan Lucy yang Disebut Tan Kian

Pengacara Ungkap Hubungan Febrie Adriansyah dengan Lucy yang Disebut Tan Kian

Nama Lucy diketahui tercantum dalam BAP Tan Kian terkait perkara dugaan korupsi PT ASABRI dan Jiwasraya yang ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung).
Alasan Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung Terancam Batal Digelar di SUGBK: Ada Izin Lisan, Suratnya Belum Keluar

Alasan Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung Terancam Batal Digelar di SUGBK: Ada Izin Lisan, Suratnya Belum Keluar

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija, Albin Laurent, menyebut bahwa surat izin kepolisian belum diturunkan jelang laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung.
Profil Daniel Olaniran, Content Creator Australia yang Viral Usai Hina Indonesia Tak Mengerti Sepak Bola

Profil Daniel Olaniran, Content Creator Australia yang Viral Usai Hina Indonesia Tak Mengerti Sepak Bola

Profil Daniel Olaniran, content creator Australia yang viral usai menyebut Timnas Indonesia U-20 tak mengerti sepak bola. Simak sosok dan kontroversinya.
Puan Geram Lahan Karhutla Jadi Kebun Sawit: Segera Selidiki!

Puan Geram Lahan Karhutla Jadi Kebun Sawit: Segera Selidiki!

Puan menilai, perubahan lahan bekas karhutla menjadi kebun sawit tidak boleh terjadi. Maka dari itu, dia meminta hal tersebut segera ditindaklanjuti.
Wakapolri Wanti-wanti Aksi Black September, Anak Buah Diminta Cegah Konflik

Wakapolri Wanti-wanti Aksi Black September, Anak Buah Diminta Cegah Konflik

Polri mulai mewaspadai potensi aksi unjuk rasa yang disebut berkaitan dengan isu Black September. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo meminta jajarannya meningkatkan kesiapan, khususnya menghadapi prediksi aksi yang akan terpusat pada 24 September 2026
ART Asal Lampung Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar: Buat Beli Rumah dan Modal Nikah

ART Asal Lampung Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar: Buat Beli Rumah dan Modal Nikah

Viral di media sosial TikTok pengakuan seorang ART asal Lampung yang nekat mencuri emas milik majikannya senilai hampir Rp1 miliar hanya untuk modal pernikahan.

Trending

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

AT diamankan polisi usai aksi ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan Subang menggeruduk kantornya hingga sempat terjadi kejar-kejaran saat dirinya hendak melarikan diri
Selengkapnya

Viral