News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngaku sebagai Kasat Narkoba yang Tengah Kejar Pelaku, Pria di Kramat Jati Tipu Tukang Ojek Motornya Raib

Seorang pria yang mengaku-ngaku sebagai Kasat Narkoba Polda Metro Jaya demi memperdaya pengemudi ojek di wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur.
Senin, 2 Maret 2026 - 15:03 WIB
Rekaman CCTV seorang pria yang mengaku Kanit Narkoba dari Polda Metro Jaya datangi SPBU 34.135.06 Makasar, Jakarta Timur, Jumat (27/2/2026) malam.
Sumber :
  • (ANTARA/Dokumentasi Pribadi).

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pria yang mengaku-ngaku sebagai Kasat Narkoba Polda Metro Jaya demi memperdaya pengemudi ojek di wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pria tersebut mengiming-imingi tukang ojek Rp300 ribu sebelum akhirnya membawa kabur sepeda motor korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu pelaku juga mengaku tengah mengejar pelaku narkoba, sehingga korban percaya.

Hal itu diungkap langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati AKP Fadoli saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin (1/3/2026).

"Terduga pelaku minta diantar ke Polsek Makasar dan mengaku sebagai Kasat Narkoba Polda Metro Jaya sedang menangkap pelaku narkoba. Saat pelaku dijanjikan, pelaku akan membayar ongkos ojek kepada korban sebesar Rp300 ribu," jelasnya. 

Awalnya, korban bertemu terduga pelaku yang mengaku sebagai Kasat Narkoba Polda Metro Jaya yang tengah mengjar pelaku penyalahgunaan narkotika.

"Tergiur dengan ongkos yang cukup besar, korban kemudian bersedia mengantar pelaku," ujar Fadoli.

Setibanya di Polsek Makasar, pelaku kembali meminta korban melanjutkan perjalanan ke Gang Langgar, Kramat Jati, dengan alasan target penangkapan berada di lokasi tersebut. Korban pun kembali menuruti permintaan tersebut.

Sesampainya di Jalan Langgar RT 004/010, Kelurahan Kramat Jati, pelaku kembali melancarkan aksinya.

Kemudian, pelaku meminjam sepeda motor korban dengan dalih akan menangkap tersangka narkoba dan membutuhkan kendaraan untuk bergerak cepat.

Tanpa menaruh curiga karena percaya pelaku adalah aparat dan tergiur bayaran Rp300 ribu, korban langsung menyerahkan kendaraannya.

"Pelaku meminjam sepeda motor korban dengan alasan untuk dipakai menangkap pelaku narkoba, korban langsung menyerahkan motor kepada pelaku," ucap Fadoli.

Namun, setelah ditunggu beberapa waktu, pelaku tak kunjung kembali dan justru membawa kabur sepeda motor tersebut.

Menyadari dirinya menjadi korban penipuan, korban segera melapor ke pihak kepolisian.

Fadoli mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang mengaku sebagai anggota kepolisian tanpa menunjukkan identitas resmi.

Dia juga mengingatkan agar warga tidak mudah tergiur iming-iming bayaran besar yang tidak wajar.

Sebelumnya, seorang pria yang mengaku sebagai anggota polisi dari Polda Metro Jaya diduga menghipnotis dan mengambil sepeda motor ojek pengkolan setelah pergi dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.135.06 Makasar, Jakarta Timur.

"Iya, benar kejadiannya di SPBU di sini. Pelaku datang ke SPBU, mengaku dari Kasat Narkoba Polda Metro Jaya untuk ngambil motor korban," kata petugas keamanan (sekuriti) SPBU 34.135.06 Makasar Agus Sunarya (50) di Jakarta Timur, Senin.

Dugaan tindak kejahatan itu terjadi pada Jumat (27/2) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, seorang pria datang bersama korban dengan berboncengan sepeda motor.

"Pelaku datang ke SPBU, mengaku dari kasat narkoba Polda Metro Jaya. Saya langsung koordinasi dengan komandan saya dan anggota, lalu saya telepon Pak RT setempat," ujar Agus.

Namun, ketika Agus masih melakukan panggilan telepon untuk memastikan identitas pria tersebut, pelaku dan korban tiba-tiba meninggalkan lokasi.

Dia menyebutkan pelaku hanya satu orang. Setibanya di SPBU, pelaku berboncengan dengan korban yang diketahui berprofesi sebagai pengemudi ojek.

Korban baru kembali ke SPBU keesokan harinya, Sabtu (28/2), untuk menanyakan jika sekuriti mengenal pelaku atau tidak.

Saat itu, korban mengaku telah dihipnotis dan sepeda motornya dibawa kabur.

Menurut penuturan korban kepada Agus, awalnya pelaku menyewa jasanya sebagai ojek dari depan Terminal Asrama Haji.

Dugaan tindak kejahatan hipnotis itu viral di media sosial Instagram @info_pinang_ranti. Terlihat dalam rekaman kamera pengawas (CCTV), terduga pelaku mengenakan pakaian serba hitam dan berkacamata.

Dalam keterangan akun tersebut, motor yang dibawa kabur merupakan Honda Beat tahun 2019 dengan nomor polisi B 5449 TBS.

Setelah tersadar, korban berjalan kaki dari Jalan Langgar, Kramat Jati, hingga ke Polsek Makasar untuk melaporkan kejadian tersebut.

Sehari setelah kejadian, anggota dari Polsek Kramat Jati mendatangi SPBU tersebut untuk meminta keterangan dan melihat rekaman CCTV guna pendalaman kronologi peristiwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sabtu (28/2), anggota dari Polsek Kramat Jati datang ke sini, minta keterangan, nanya kronologi lengkap, sekaligus lihat CCTV," ungkap Agus.

Sampai dengan saat ini, kasus dugaan hipnotis tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Polisi juga tengah menelusuri identitas pelaku yang mencatut nama pejabat kepolisian untuk melancarkan tindak kejahatannya itu. (ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar Fasilitas Mewah yang Ditemukan Ombudsman saat Sidak Lapas Cibinong

Daftar Fasilitas Mewah yang Ditemukan Ombudsman saat Sidak Lapas Cibinong

Ketika tim Ombudsman RI berhasil masuk ke dalam salah satu rumah di dalam Lapas Cibinong, ditemukan fasilitas layaknya apartemen.
Daftar Fasilitas Mewah yang Ditemukan Ombudsman saat Sidak Lapas Cibinong

Daftar Fasilitas Mewah yang Ditemukan Ombudsman saat Sidak Lapas Cibinong

Ketika tim Ombudsman RI berhasil masuk ke dalam salah satu rumah di dalam Lapas Cibinong, ditemukan fasilitas layaknya apartemen.
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim–Arab Saudi, Catatkan Potensi Transaksi Fantastis Rp6,71 triliun

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim–Arab Saudi, Catatkan Potensi Transaksi Fantastis Rp6,71 triliun

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur di Jeddah, Arab Saudi.
Anak Diduga Dianiaya Teman hingga Pembuluh Darah Mata Pecah dan Lebam di Sekolah Bekasi, Polisi Turun Tangan

Anak Diduga Dianiaya Teman hingga Pembuluh Darah Mata Pecah dan Lebam di Sekolah Bekasi, Polisi Turun Tangan

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh temannya di salah satu sekolah di Bekasi.
Cristiano Ronaldo Gagal Cetak Gol dan Buang Peluang saat Portugal Kalahkan Wales

Cristiano Ronaldo Gagal Cetak Gol dan Buang Peluang saat Portugal Kalahkan Wales

Cristiano Ronaldo gagal mencetak gol meski mendapat sejumlah peluang saat Portugal menghadapi Wales di UEFA Nations League, termasuk satu gol yang dianulir VAR.
Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 26 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 26 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 26 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi

Trending

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di GBK.
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ditjenpas Jawa Barat menyebut tidak ada temuan atau informasi bahwa eks Kadiv Propam Polri menikmati fasilitas “khusus” di Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 
Selengkapnya

Viral