Siapa Muhammad Suryo? Pengusaha Rokok HS Alami Kecelakaan Moge Maut di Kulon Progo Hingga Kehilangan Istrinya
- Instagram @suryagroup.holding
tvOnenews.com - Sebuah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Temon, Kulon Progo, D.I.Yogyakarta meninggalkan duka bagi pemilik perusahaan rokok HS, Muhammad Suryo.
Pasalnya, dalam kecelakaan tragis di Perempatan Mlangsen, Temon, Kulon Progo yang terjadi pada Minggu sore (1/2/2026) melibatkan sebuah motor gede (moge) Harley-Davidson yang dikendarai Muhammad Suryo bertabrakan dengan motor Yamaha Jupiter MX.

- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Benturan keras yang tak terhindarkan membuat Suryo dan Anis terpental jauh ke arah parit di sisi jalan.
Kecelakaan tersebut telah mengakibatkan sang istri, Anis Syarifah yang dibonceng oleh Muhammad Suryo meninggal dunia.
Lalu, siapa Muhammad Suryo yang terlibat dalam kecelakaan moge tersebut?
Profil Muhammad Suryo
Muhammad Suryo merupakan seorang pria yang lahir di Lampung pada 27 Maret 1984, dikenal sebagai pengusaha rokok HS.
Bos rokok HS ini juga merupakan CEO Surya Group Holding Company sekaligus putra dari mantan Wakil Bupati Bengkulu Utara, H. Sumarno.
Ia menghabiskan masa sekolahnya di Lampung sebelum merantau ke Yogyakarta untuk kuliah di UPN Veteran Yogyakarta jurusan Agribisnis.
Meski kini dikenal sebagai miliarder, namun perjalanan hidupnya tidaklah instan.
Di Yogyakarta, ia memulai bisnisnya mulai dari usaha kecil-kecilan yaitu jasa air isi ulang. Kemudian merambah ke bidang bisnis yang lain.
Karena ketekunannya, bisnis yang ia jalani membuahkan hasil hingga melebarkan sayap di berbagai sektor di bawah bendera Surya Group, antara lain konstruksi dan properti, minyak dan gas, penerbangan melalui maskapai Fly Jaya, serta industri rokok HS.

- Instagram @suryagroup.holding
Kini karirnya melejit dan namanya dikenal luas melalui rokok HS yang rilis pada Juli 2024.
Salah satu yang membuat namanya dikagumi dan dikenal luas melalui kebijakan inklusif yang dilakukannya untuk perusahaannya.
Suryo dikenal dengan pola rekrutmen yang tidak mensyaratkan ijazah, batas usia, maupun pengalaman kerja. Baginya, kemauan untuk belajar menjadi prioritas.
Load more