Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini
- Kolase tvOnenews.com/ Instagram @tresnanyyy
tvOnenews.com - Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir.
Seperti diketahui, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari 2026, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan beberapa pejabat senior, Teheran segera merespons.
Menyikapi hal itu, Iran menyampaikan pembalasannya menargetkan Israel dan situs militer yang terkait dengan AS di seluruh wilayah, termasuk di negara-negara Teluk yang menampung pasukan AS.
Bahkan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian mengatakan akan membalas pembunuhan Khamenei dan pejabat senior lainnya sebagai tugas dan hak sah negara tersebut.
Kemudian, di tengah sorotan kemampuan militer dan senjata Amerika Serikat, sebenarnya Iran juga mempunyai senjata mematikan dan tak kalah gahar dari AS.
Senjata itu termasuk rudal balistik yang ada dalam jarak pendek sampai yang lebih jauh.
Berikut ini senjata yang dimiliki Iran, dikutip tvOnenews.com dari Al Jazeera, pada Selasa (3/3/2026).
Senjata Iran
Kekuatan rudal Iran sangat penting dalam cara mereka berperang dan memberi sinyal.
Analis pertahanan menggambarkannya sebagai yang terbesar dan paling beragam di Timur Tengah, mencakup rudal balistik dan rudal jelajah.
Rudal tersebut dirancang untuk memberi Iran jangkauan bahkan tanpa angkatan udara modern.
Para pejabat Iran menganggap program rudal negara itu sebagai tulang punggung pencegahan, sebagian karena angkatan udara bergantung pada pesawat yang sudah tua.
Rudal balistik Iran dengan jangkauan terjauh dapat menempuh jarak antara 2.000 km hingga 2.500 km.
Itu berarti rudal-rudal ini dapat mencapai Israel, pangkalan-pangkalan yang terkait dengan AS di seluruh Teluk dan sebagian besar wilayah yang lebih luas.
Rudal Jarak Pendek
Rudal balistik jarak pendek milik Iran memiliki kemampuan terbang hingga 150-800 km. Rudal ini dirancang untuk target militer terdekat dan serangan regional yang cepat.
Sistem inti termasuk varian Fateh: Zolfaghar, Qiam-1, dan rudal Shahab-1/2 yang lebih tua. Rudal-rudal ini dapat diluncurkan secara beruntun, memperpendek waktu peringatan dan mempersulit serangan pendahuluan.
Iran menggunakan taktik ini pada Januari 2020, menembakkan rudal balistik ke pangkalan udara Ain al-Assad di Irak setelah AS membunuh Qassem Soleimani, jenderal paling terkenal di negara itu.
Load more