GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satu Keluarga Asal Jombang Disekap Dua Hari di Bangkalan, Diberi Makan Satu Kali Sehari hingga Anaknya "Dicengkiwing"

Satu keluarga asal Jombang disekap selama dua hari di Bangkalan. Satu keluarga itu terdiri dari AA (29) selaku kepala keluarga, ZR (25) istri dan KA (4) anak.
Rabu, 4 Maret 2026 - 11:56 WIB
Ilustrasi penyekapan.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Satu keluarga asal Jombang disekap selama dua hari di Bangkalan. Satu keluarga itu terdiri dari AA (29) selaku kepala keluarga, ZR (25) istri dan KA (4) anak.

Mereka berasal dari Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka disekap selama dua hari di sebuah rumah di Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Adapun alasan AA dan keluarga disekap karena AA tidak mampu membayar kekurangan uang senilai Rp25 juta dari bisnis rokok.

"Kerja sama baru saja. Dua kali pengambilan, baru kenal. Total Rp95 juta. Sudah saya bayar Rp 70 juta, kurangnya Rp 25 juta. Mereka minta lunas dalam waktu satu bulan. Namun, uang sebanyak itu saya tidak mampu. Akhirnya disekap," kata AA dikutip pada Rabu (4/3/2026). 

AA lantas menjelaskan kronologi penyekapan dirinya dan keluarganya. 

Pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 02.00 WIB, AA dan keluarganya dijemput lima orang.

“Lima orang masuk dari belakang rumah untuk meminta kekurangan uang jual beli rokok ilegal sebesar Rp25 juta," ujarnya. 

Saat hendak dimasukkan ke dalam mobil, AA mengaku sempat meminta pertolongan tetangganya. 

Akan tetapi, lima orang penyekap itu memberitahu tetangganya bahwa mereka akan dibawa ke pabrik rokok untuk membahas uang Rp25 juta itu. 

Nyatanya, mereka tidak dibawa ke pabrik rokok, melainkan ke Bangkalan untuk disekap. 

AA mengaku sempat meminta waktu untuk melunasi, tapi kelima orang itu tidak mau. 

Saat disekap, dia menyebut istri dan anaknya mendapatkan perlakuan kasar.

"Istri saya dicekik dan dibenturkan tembok. Anak saya juga dicekik dan dicengkiwing. Selama disekap, kami juga diberi makan sehari satu kali," ucap AA. 

AA berhasil dari penyekapan berkat usahanya yang diam-diam menghubungi polisi.

Dia bisa menghubungi polisi karena saat disekap masih boleh menggunakan HP-nya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, sebenarnya, tujuan HP masih boleh digunakan adalah untuk mencari kekurangan uang Rp25 juta tersebut.

Setelah itu, AA dan keluarganya pun dijemput pada Senin (2/3/2026). (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tak Main-main, Tegas Larang Izin Pembangunan Tempat Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan Jabar

Dedi Mulyadi Tak Main-main, Tegas Larang Izin Pembangunan Tempat Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan Jabar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil langkah radikal untuk melindungi wilayahnya dari ancaman bencana banjir dan tanah longsor. 
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
Viral, Detik-detik Rekaman CCTV Dugaan Penganiayaan Perempuan saat Akan Bersaksi di Persidangan

Viral, Detik-detik Rekaman CCTV Dugaan Penganiayaan Perempuan saat Akan Bersaksi di Persidangan

Viral di media sosial video dugaan persekusi terhadap seorang perempuan.
Polda Jambi Dapati Vape Kandungan Etomidate Merk Yakuza dari aringan Narkoba Lintas Provinsi

Polda Jambi Dapati Vape Kandungan Etomidate Merk Yakuza dari aringan Narkoba Lintas Provinsi

Empat orang pelaku jaringan peredaran narkoba antarprovinsi yakni Pekanbaru-Sumatera Selatan (Sumsel) diringkus Polda Jambi.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Trend Terpopuler: Aksi Bejat Kiai Cabul Minta Pijat dan Tidur Bersama, hingga Orangtua Korban Curigai Kelakuan Ashari

Trend Terpopuler: Aksi Bejat Kiai Cabul Minta Pijat dan Tidur Bersama, hingga Orangtua Korban Curigai Kelakuan Ashari

Aksi oknum Kiai, Ashari di Ponpes Pati, Jawa Tengah minta pijat hingga tidur bersama santriwati. Kelakuan kiai cabul kepada santriwati dicurigai orangtua korban

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Selengkapnya

Viral