Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan
- YouTube Curhat Bang Denny Sumargo
tvOnenews.com - Pak Di, nama samaran sekaligus saksi kasus pencabulan Kiai Ashari terhadap Santriwati membongkar awal mula terbentuknya Ponpes Ndholo Kusumo Pati.
Menurut Pak Di, Ponpes Ndholo Kusumo yang didirikan oleh Kiai Ashari di Pati pada awalnya hanya tempat pengajian untuk jemaah thoriqoh dari Jawa Timur.
Ashari bin Karsana atau Kia Ashari atau AS (51) yang merupakan pendiri sekaligus pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhir-akhir ini tak lepas dari sorotan masyarakat luas.
Pasalnya, kedudukan Kiai Ashari sebagai orang yang paham agama malah dipergunakan untuk melakukan tindakan senonoh yaitu pencabulan terhadap santriwati.
Tercatat ada 50 santriwati yang sejauh ini terdata sebagai korban nafsu sesaat Kiai Ashari menurut saksi. Hal inilah yang membuat pihak berwajib langsung bergerak.
Sempat melarikan diri ke Jakarta dan Bogor, Ashari bin Karsana mengakhiri pelariannya di Kecamatan Purwantoro, Wonogiri sebelum diamankan petugas berwajib.
Tim gabungan Polresta Pati dan Jatanras Polda Jateng langsung mengamankan Kiai Ashari yang saat itu hendak pergi ke suatu tempat pakai motor bebeknya.
Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo
- Youtube FHI Multimedia/Gemini AI
Saksi yang punya nama samaran Pak Di datang ke podcast Denny Sumargo untuk membongkar kelakuan tak pantas dari pendiri Ponpes Ndholo Kusumo, Pati.
Ia hadir bersama kuasa hukum Ali Yusron beserta salah satu santriwati yang menjadi korban pencabulan Kiai Ashari yang memakai nama samaran Tari.
Pak Di menceritakan bagaimana situasi lingkungan sekitar sebelum akhirnya Ashari bin Karsana membentuk Ponpes Ndholo Kusumo di Tlogowungu, Pati.
“Saya mulai disitu dari 2015 atau 2016 ya. Di situ, mula-mula jadi temen, ngaji lah disitu, banyak orang-orang tua yang ngaji disitu saya nimbrung,“ kata Pak Di.
Awalnya kata Pak Di, tempat yang sekarang menjadi Ponpes Ndholo Kusumo merupakan kawasan untuk jemaah thoriqoh dari Jawa Timur berkumpul membentuk pengajian.
Pria paruh baya tersebut bahkan sampai dengan sukarela membantu Kiai Ashari untuk berkeliling mencari santri sebelum sebanyak sekarang.
Load more