News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Balas Perkataan Purbaya, Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP Merasa Tersindir: Bagian Mana Gue Pakai Uang Pajak dan Menguntungkan Pribadi?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa suami Dwi Sasetyaningtyas, Arya Irwantoro, setuju mengembalikan dana beasiswa LPDP beserta bunga
Rabu, 4 Maret 2026 - 14:11 WIB
Dwi Sasetyaningtyas dan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar dan Instagram/@sasetyaningtyas

Jakarta, tvOnenews.com - Kontroversi yang melibatkan alumni LPDP, Dwi Sasetyaningtyas, kembali memanas. Perempuan yang akrab disapa Tyas itu merespons pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait unggahannya yang mengubah kewarganegaraan sang anak.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa suami Dwi Sasetyaningtyas, Arya Irwantoro, setuju mengembalikan dana beasiswa LPDP beserta bunga sebagai bagian dari penyelesaian kewajiban administratif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah derasnya kritik kepada dirinya, Dwi Sasetyaningtyas meminta publik tidak menggiring opini yang menurutnya melampaui konteks pernyataannya. Ia menilai sejumlah tuduhan yang beredar di media sosial tidak berdasar dan berpotensi menjadi fitnah.

Polemik terbaru dipicu komentar seorang pengguna TikTok yang mengutip pernyataan Purbaya bahwa dana LPDP berasal dari pajak dan utang negara. 

"Purbaya: uang itu dari pajak dan utang negara yang kita sisihkan, malah dipakai untuk menghina negara, iziiin," ujar seorang pengguna TikTok yang menyindir Dwi Sasetyaningtyas.

Tak tinggal diam, ia membalas dengan pernyataan keras:

"Bagian mana gue pakai uang pajak dan menguntungkan pribadi? Kalau enggak ada bukti namanya fitnah. Udah gue data orang-orang yang fitnah-fitnah ini mau nama lo gue masukin juga?," balas Dwi Sasetyaningtyas.

Balasan itu memicu reaksi beragam. Sebagian warganet menilai respons tersebut semakin memperkeruh suasana.

Permintaan Maaf dan Klarifikasi

Dalam pernyataan terpisah, Dwi Sasetyaningtyas menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang muncul. Ia menekankan bahwa pernyataannya sebelumnya lahir dari luapan emosi pribadi dan bukan dimaksudkan sebagai penghinaan terhadap Indonesia.

Ia berharap polemik tidak terus dibesar-besarkan dan meminta masyarakat melihat persoalan secara proporsional. Klarifikasi tersebut, menurutnya, juga merupakan upaya menjaga reputasi pribadi di tengah sorotan publik yang kian tajam terhadap tanggung jawab moral penerima beasiswa negara.

Sikap Tegas Pemerintah

Sementara itu, Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pihak LPDP telah berkomunikasi dengan suami Dwi Sasetyaningtyas, Arya Irwantoro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pak Dirut sudah berbicara dengan (suami) terkait sepertinya dia setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai olehnya di LPDP," ujar dia.

Purbaya menegaskan bahwa perkara ini tidak dipandang sebagai isu personal semata karena menyangkut dana publik. Pemerintah masih menghitung nominal yang harus dikembalikan, termasuk komponen bunga.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi

Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi

Fajar Sahrudin ditemukan meninggal di kawasan GBK. Polisi masih mendalami kasus, sementara pengelola GBK mengumpulkan bukti termasuk rekaman CCTV
DPR Buka Rakernas Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Hasilkan Rekomendasi untuk Pemerintah

DPR Buka Rakernas Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Hasilkan Rekomendasi untuk Pemerintah

Dasco mengatakan Rakernas dengan Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) akan menghasilkan rekomendasi untuk kemudian disampaikan ke pemerintah melalui Menteri Desa.
Lepas 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo: Buatlah yang Terbaik untuk Bangsamu

Lepas 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo: Buatlah yang Terbaik untuk Bangsamu

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi memberangkatkan kontingen Merah Putih yang berkekuatan 430 atlet untuk bertarung di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang. 
Karhutla di Kabupaten Sambas, Picu Lonjakan 14 Ribu Kasus ISPA

Karhutla di Kabupaten Sambas, Picu Lonjakan 14 Ribu Kasus ISPA

Dampak Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebanyak 14.985 kasus 
Usut Kasus Dugaan Mafia Tanah PTSL 2019, Polda Metro Geledah Tiga Kantor Pertanahan di Bogor

Usut Kasus Dugaan Mafia Tanah PTSL 2019, Polda Metro Geledah Tiga Kantor Pertanahan di Bogor

Berdasarkan hasil penggeledahan ini, penyidik berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti berupa dokumen, perangkat elektronik, printer, serta mesin ketik.
Arsenal Bawa Rekor Mentereng di Liga Champions Jelang Hadapi Napoli, Mikel Arteta Ogah Besar Kepala

Arsenal Bawa Rekor Mentereng di Liga Champions Jelang Hadapi Napoli, Mikel Arteta Ogah Besar Kepala

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, ogah besar kepala dengan rekor mentereng di Liga Champions. Mereka akan bertandang ke Stadio Diego Armando Maradona untuk menghadapi Napoli.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral