News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR RI Respons Positif Pemulihan Warga Pasca Bencana Sumatera

Pemerintah Indonesia terus menggenjot percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di wilayah Sumatera.
Kamis, 5 Maret 2026 - 20:48 WIB
Pekerja membangun hunian sementara (huntara) untuk korban bencana banjir bandang di Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (28/12/2025).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Indonesia terus menggenjot percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di wilayah Sumatera.

Upaya percepatan pemulihan tersebut turut menunjukkan proses signifikan terlihat pada momen Ramadan tahun ini semisal dikebutnya penyelesaian Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) pada 4 Maret 2026 sebanyak 11.927 unit Huntara telah rampung 100 persen dan siap dihuni warga terdampak.

Secara rinci, Aceh menjadi wilayah dengan capaian terbesar yakni 10.235 unit Huntara yang telah selesai. 

Disusul Sumatera Utara sebanyak 961 unit, serta Sumatera Barat dengan 731 unit yang selaras dengan intruksi Presiden RI, Prabowo Subianto dalam percepatan pemulihan bagi warga terdampak.

Selain itu, adanya penurunan jumlah pengungsi hingga 99,63 persen dari kondisi awal. 

Laporan per 4 Maret 2026, jumlah pengungsi yang pada awalnya mencapai 2.178.269 orang pada 2 Desember 2025 kini tersisa 6.873 orang.

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung merespons positif upaya percepatan pemulihan oleh Satgas PRR yang diketuai oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.

Menurutnya program Huntara, Hunian Tetap (Huntap), dan Dana Tunggu Hunian (DTH) merupakan solusi strategis dalam jangka pendek dan menengah.

“Tentu kami memberi apresiasi kepada pemerintah dengan adanya program Huntara dan DTH. Program tersebut setidaknya dapat menjadi solusi jangka pendek dan menengah, yang menjadi bagian dari proses pemulihan atau rehabilitasi pasca bencana,” kata Doli kepada awak media, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Kendati demikian, Doli mengingatkan program rehabilitasi dan rekonstruksi membutuhkan perencanaan yang matang terutama di tengah keterbatasan fiskal.

Doli menyoroti kompleksitas program yang tidak hanya sebatas pembangunan hunian tetapi juga harus terintegrasi dengan pembangunan lingkungan dan fasilitas pendukung.

“Program tersebut tentu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, apalagi di tengah situasi fiskal kita yang tidak longgar dan kebijakan efisiensi yang dilakukan oleh pemerintah. Oleh karena memang program ini harus didesign dengan sangat baik, terukur, dan akuntabel. Pertama, tentu harus dimulai dengan data yang akurat, agar program ini tepat sasaran,” kata Doli.

“Kedua, program ini bukan program yang sederhana, sangat kompleks. Pembangunan rumah-rumah tidak bisa berdiri sendiri, tapi juga harus difikirkan juga pembangunan lingkungan dan fasilitas pendukungnya, seperti sekolah, Puskesmas, dan lain-lain,” sambungnya.

Ia juga menekankan pentingnya ketepatan waktu pelaksanaan agar kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi.

“Ketiga, program ini harus dilaksanakan dengan target waktu yang tidak boleh terlalu lama, karena ini kebutuhan mendasar,” katanya.

Dalam konteks pengawasan, DPR memastikan akan menjalankan fungsi kontrol secara optimal. 

“Keempat, tentu program ini tetap perlu adanya pengawasan. Itu adalah salah satu tugas kami di DPR,” ujarnya.

Doli menyatakan keyakinannya bahwa kepemimpinan Tito Karnavian sebagai Ketua Satgas PRR akan mampu memastikan seluruh program berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kami percaya dan mendukung penuh, sebagai Ketua Satgas, Mendagri akan bekerja dengan sangat serius dan sungguh-sungguh agar seluruh perencanaan program ini cepat terealisasi,” tutupnya.

Sementara itu, Tito Karnavian menegaskan bahwa percepatan pendataan penyintas menjadi langkah kunci dalam memastikan distribusi bantuan berjalan optimal. 

“Ini sebetulnya ada beberapa hal yang agak teknis, yang ingin kita selesaikan, karena itu perlu duduk bersama,” kata Tito.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah telah menyiapkan skema bantuan perbaikan rumah dalam tiga kategori, yakni rusak ringan sebesar Rp15 juta, rusak sedang Rp30 juta, dan rusak berat Rp60 juta yang disalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

“Nah, yang rusak ringan tinggal nanti, apakah diskresi dari setiap Pemda untuk melihat kondisi (masyarakatnya) perlu dibantu enggak uang perabotan dan uang ekonominya,” ujarnya.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Jawa Barat Siapkan Hadiah untuk Warga Jabar, Berani Melaporkan dan Viralkan Peredaran Tramadol

Gubernur Jawa Barat Siapkan Hadiah untuk Warga Jabar, Berani Melaporkan dan Viralkan Peredaran Tramadol

Dedi Mulyadi mengajak warga Jabar untuk berani melaporkan warung yang memperjualbelikan tramadol.
Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji Eks Menag Gus Yaqut Bakal Digelar Agustus Ini

Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji Eks Menag Gus Yaqut Bakal Digelar Agustus Ini

Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut akan menjalani persidangan terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Apakah Timnas Indonesia Tetap Bisa Lolos ke Babak Semifinal Piala AFF 2026? Ini Skenario Paling Masuk Akal Usai Dipermalukan Vietnam

Apakah Timnas Indonesia Tetap Bisa Lolos ke Babak Semifinal Piala AFF 2026? Ini Skenario Paling Masuk Akal Usai Dipermalukan Vietnam

Namun kesempatan untuk lolos ke babak semifinal harus melibatkan skenario yang paling masuk akal. Apalagi, kondisi Timnas Indonesia terpuruk setelah dipermalukan oleh Vietnam. 
Viral Bendera Merah Putih Dibakar OTK di Bandung, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Viral Bendera Merah Putih Dibakar OTK di Bandung, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Peristiwa tersebut baru diketahui setelah pemilik rumah meminta rekaman CCTV untuk memastikan penyebab benderanya rusak.
Tiba-tiba Semifinal Piala Presiden, Shin Tae-yong Pilih Persija Lakukan Ini Ketika Lawan Persib

Tiba-tiba Semifinal Piala Presiden, Shin Tae-yong Pilih Persija Lakukan Ini Ketika Lawan Persib

Pelatih Persija, Shin Tae-yong bahkan harus menunda pemusatan latihan (training camp/TC) yang sedianya digelar pada akhir Juli lalu di Thailand. 
Mantan Istri Polisi Diduga Bunuh Diri di Kamar Mandi Pakai Senjata Eks Suami

Mantan Istri Polisi Diduga Bunuh Diri di Kamar Mandi Pakai Senjata Eks Suami

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan mengatakan, peristiwa terjadi pada Minggu (2/8/2026) sore di kawasan perumahan di Kecamatan Medan Helvetia. 

Trending

Tiket Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema Ditiadakan, Tsamara Amany Ungkap Alasan Utamanya

Tiket Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema Ditiadakan, Tsamara Amany Ungkap Alasan Utamanya

Keputusan tersebut diambil panitia pelaksana setelah babak empat besar mempertemukan empat tim dengan rivalitas paling panas di sepak bola Indonesia, yakni Persib Bandung kontra Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC.
Ahli Ungkap Gangguan Mata yang Paling Sering Dialami Orang Indonesia

Ahli Ungkap Gangguan Mata yang Paling Sering Dialami Orang Indonesia

Gangguan penglihatan masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering diabaikan oleh masyarakat Indonesia. Padahal, banyak kelainan mata dapat ditangani lebih awal.
Denny Sumargo Diserang Dua Kubu Sekaligus Usai Podcast Ruben Onsu dan Sarwendah, Padahal Niatnya Jadi Penengah

Denny Sumargo Diserang Dua Kubu Sekaligus Usai Podcast Ruben Onsu dan Sarwendah, Padahal Niatnya Jadi Penengah

Denny Sumargo mengaku berada di posisi yang tidak mudah setelah menayangkan podcast yang menghadirkan Sarwendah dan kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang.
Ruben Onsu Akhirnya Blak-blakan, Bicara Soal Keputusan Sarwendah Lakukan Oplas

Ruben Onsu Akhirnya Blak-blakan, Bicara Soal Keputusan Sarwendah Lakukan Oplas

Konflik antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, terus berkembang dan kini memasuki babak yang semakin menyita perhatian.
Purbaya Ungkap MBG Sudah Habiskan Rp101,1 Triliun untuk Layani 63,13 Juta Penerima, Ini Rinciannya

Purbaya Ungkap MBG Sudah Habiskan Rp101,1 Triliun untuk Layani 63,13 Juta Penerima, Ini Rinciannya

Realisasi Program Makan Bergizi Gratis telah menguras anggaran Rp101,1 triliun menjangkau 63,13 juta penerima hingga semester I 2026. Menkeu Purbaya membeberkan belanja negara naik 17,8%.
Respons Media Vietnam Lihat Timnas Indonesia Dipermalukan di Kandang: Kim Sang-sik Tunjukkan Siapa Juara Bertahan

Respons Media Vietnam Lihat Timnas Indonesia Dipermalukan di Kandang: Kim Sang-sik Tunjukkan Siapa Juara Bertahan

Bermain di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026), Vietnam memaksa Timnas Indonesia mengakui keunggulan tim tamu dengan skor telak 0-3.
KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK diminta untuk menindaklanjuti laporan yang dilayangkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Frontal terkait dugaan penyimpangan pengelolaan dana ganti uang (GU) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2025 berkisar Rp3,17 miliar.
Selengkapnya

Viral