News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkas Perkara Mantan Bupati Ponorogo Lengkap, KPK Segera Limpahkan ke Jaksa Untuk Disidangkan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan penyidikan terkait kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.
Sabtu, 7 Maret 2026 - 03:00 WIB
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo Saat Konferensi Pers di Gedung KPK Merah Putih
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan penyidikan terkait kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.

Selanjutnya KPK akan melimpahkan berkas perkara ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berkas penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait suap jabatan, suap proyek, dan penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Kabupaten Ponorogo dinyatakan lengkap," kata Budi, Jumat (6/3/2026).

Tak sendiri, KPK juga melimpahkan berkas perkara atas nama Agus Pramono mantan Sekda Kabupaten Ponorogo dan Yunus Mahatma yang merupakan Direktur RSUD dr. Harjono Kabupaten Ponorogo.

"Selanjutnya memiliki jangka waktu maksimal 14 hari kerja dalam menyusun berkas dakwaan, dan mendaftarkannya untuk kemudian dilakukan persidangan di Pengadilan Negeri," ucap Budi.

Diketahui, dalam kasus ini KPK telah menetapkan 4 orang tersangka di antaranya, mantan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, mantan Sekda Ponorogo Agus Pramono, Direktur RSUD dr. Harjono Kabupaten Ponorogo, Yunus Mahatma.

Lalu, Sucipto selaku pihak swasta rekanan RSUD Ponorogo dalam paket pekerjaan di lingkungan Kabupaten Ponorogo.

Adapun terkait dengan perkara, bahwa Sugiri menerima suap terkait mutasi jabatan. Sugiri diduga menerima Rp 1,25 miliar dalam tiga kali pemberian. Kasus ini ia bersama-sama dengan Sekda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu Sugiri juga diduga menerima suap sebesar Rp 1,4 miliar di proyek RSUD dr. Harjono bersama dengan Direktur RSUD.

Terkahir, Sugiri diduga mendapatkan gratifikasi dengan menerima uang Rp 225 juta Yunus Mahatma, dan juga mendapatkan uang Rp 75 juta dari pihak swasta. (aha/aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penyebab Persija Jakarta Gagal Taklukkan PSIM Yogyakarta Diungkap Mauricio Souza: Dewi Fortuna Tak Berpihak

Penyebab Persija Jakarta Gagal Taklukkan PSIM Yogyakarta Diungkap Mauricio Souza: Dewi Fortuna Tak Berpihak

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya gagal meraih kemenangan pada pekan ke-29 Super League 2025/2026.
Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Di tengah sorotan atas insiden dirinya menjadi bahan olokan sejumlah murid, Bu Atun justru menunjukkan keteladanan lewat gaya hidup bersahaja dan pandangan humanis terhadap pendidikan.
Tunjukkan Tren Penurunan, Harga Emas Antam Hari Ini 23 April 2026 Ada di Angka Rp2.805.000 per Gram

Tunjukkan Tren Penurunan, Harga Emas Antam Hari Ini 23 April 2026 Ada di Angka Rp2.805.000 per Gram

Menunjukkan tren penurunan, harga emas Antam hari ini 23 April 2026 berada di angka Rp2.805.000 per gram.
Bursa Transfer: Juventus Capai Kesepakatan Verbal dengan Alisson Becker, Michele Di Gregorio ke Liverpool?

Bursa Transfer: Juventus Capai Kesepakatan Verbal dengan Alisson Becker, Michele Di Gregorio ke Liverpool?

Juventus dilaporkan telah mencapai kesepakatan verbal dengan Alisson Becker. Kedatangan sang penjaga gawang dari Liverpool bisa membuat Michele Di Gregorio didepak.
Polisi Bakal Analisa Video Ceramah Jusuf Kalla di Masjid UGM Buntut Laporan Terhadap Ade Armando dan Abu Janda

Polisi Bakal Analisa Video Ceramah Jusuf Kalla di Masjid UGM Buntut Laporan Terhadap Ade Armando dan Abu Janda

Budi menerangkan, pihak kepolisian juga tengah menyiapkan administrasi penyelidikan (mindik) dan akan memeriksa pelapor hingga saksi.
Polisi Kirim SPDP ke Kejari Maluku Tenggara, Tanda Dimulaikan Penyidikan Kasus Pembunuhan Nus Kei

Polisi Kirim SPDP ke Kejari Maluku Tenggara, Tanda Dimulaikan Penyidikan Kasus Pembunuhan Nus Kei

Polres Maluku Tenggara telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus pembunuhan Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Nus Kei ke Kejari Maluku Tenggara.

Trending

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Nama Kenneth Taylor kembali mencuri perhatian publik Eropa maupun Indonesia. Gelandang keturunan Rp347 miliar itu jadi penentu lolosnya Lazio ke Final Coppa.
Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi incaran AC Milan dan Inter, namun bek Sassuolo itu justru memendam mimpi gabung Liverpool, terinspirasi dari Cody Gakpo.
Harta Kekayaan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang Suka Bagi-bagi Uang ke Warga

Harta Kekayaan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang Suka Bagi-bagi Uang ke Warga

Dikenal sebagai pejabat yang paling hobi blusukan dan "royal" membagi-bagikan bantuan kepada warga di jalanan, lantas berapa harta kekayaan milik Dedi Mulyadi?
Jakarta Pertamina Enduro Tantang Gresik Phonska di Final Proliga 2026, Megatron dkk Siap Juara

Jakarta Pertamina Enduro Tantang Gresik Phonska di Final Proliga 2026, Megatron dkk Siap Juara

Pertemuan Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di grand final Proliga 2026 diprediksi berlangsung ketat. Kedua tim memiliki kekuatan
Jakarta Electric PLN Dihujat Fans! Popsivo Polwan Rebut Perunggu Proliga 2026 dengan Skor Telak

Jakarta Electric PLN Dihujat Fans! Popsivo Polwan Rebut Perunggu Proliga 2026 dengan Skor Telak

Kekalahan Jakarta Electric PLN . Kolom komentar media sosial dipenuhi kritik, mulai dari performa pemain hingga keputusan manajemen. Hasil ini menjadi langkah
Selengkapnya

Viral