News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Minta Kepala OPD Tidak Berpergian ke Luar Kota Saat Penyidikan Kasus Dugaan Pemerasan Oleh Bupati Tulungagung

KPK) mengimbau Kepala OPD untuk tidak berpergian ke luar kota selama penyidikan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo
Rabu, 22 April 2026 - 15:25 WIB
Jubir KPK, Budi Prasetyo
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak berpergian ke luar kota selama penyidikan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa imbauan tersebut bertujuan untuk memudahkan proses pemeriksaan saksi untuk membuat terang kasus ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentu keberadaanya dibutuhkan jika sewaktu-waktu menjadwalkan pemeriksaan bisa memenuhi panggilan tersebut," katanya, Rabu (22/4/2026).

Budi mengungkapkan, bahwa setiap pemeriksaan terhadap saksi tentunya sangat dibutuhkan untuk membantu proses penyidikan yang dilakukan oleh penyidik.

"Kami memang membutuhkan kepada pihak-pihak yang keterangannya dibutuhkan untuk proses pemeriksaan," ungkapnya.

Oleh karena itu ia mengimbau agar para Kepala OPD tidak melakukan kegiatan ke luar kota hingga penyidikan kasus menemui titik terang.

"Para pihak tetap ditempat, tetap di lokasi, karena memang kami melakukan pemeriksaan di daerah, itu juga tujuannya agar pemeriksaannya agar bisa dilakukan secara efektif," ujarnya.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo sebagai tersangka pemerasan terhads OPD.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa Gatut diduga melakukan intervensi dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ia disebut mengatur pemenang lelang serta menunjuk langsung rekanan tertentu untuk mengerjakan proyek-proyek pemerintah.

"GSW diduga melakukan pengkondisian pemenang lelang dan mengarahkan proyek kepada pihak tertentu," jelas Asep.

Praktik tersebut diduga dilakukan secara sistematis untuk mengamankan keuntungan pribadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam praktik pemerasan tersebut, Gatut diduga meminta sejumlah uang dari para OPD dengan total permintaan mencapai Rp5 miliar.

Namun, dari jumlah tersebut, KPK mencatat realisasi penerimaan uang yang sudah diterima mencapai sekitar Rp2,7 miliar. (aha/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tewasnya Karumga Febrie Adriansyah Masih Bisteri, LPSK Datangi Keluarga Sutrimo di Banyumas

Tewasnya Karumga Febrie Adriansyah Masih Bisteri, LPSK Datangi Keluarga Sutrimo di Banyumas

Wakil Ketua LPSK Susilaningtias mengatakan pihaknya akan melakukan pendekatan secara langsung kepada keluarga Sutrimo.
MTQ XXXIV Kalbar Sukses Digelar Kayong Utara, Kabupaten Kubu Raya Sukses Rebut Gelar Mahkota dari Mempawah

MTQ XXXIV Kalbar Sukses Digelar Kayong Utara, Kabupaten Kubu Raya Sukses Rebut Gelar Mahkota dari Mempawah

Kubu Raya pulang dengan membawa gelar juara umum dari kegiatan tersebut. Sementara, Kabupaten Mempawah harus merelakan mahkota tujuh kali berturut-turut dipertahankan.
Status WA Terakhir Aiptu Asep Suhara Sebelum Meninggal Korban Tabrak Lari, Singgung soal Anak

Status WA Terakhir Aiptu Asep Suhara Sebelum Meninggal Korban Tabrak Lari, Singgung soal Anak

Status WhatsApp terakhir Aiptu Asep Suhara anggota Polrestabes Bandung yang meninggal dunia jadi korban tabrak lari, singgung soal anak.
Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Jadi Target Bom Bunuh Diri

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Jadi Target Bom Bunuh Diri

Megabintang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo menjadi target bom bunuh diri selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Sudah Diniatkan Sejak Awal, 2 Barang Berharga Korban Diambil Pelaku dalam Kasus Mutilasi di Depok

Sudah Diniatkan Sejak Awal, 2 Barang Berharga Korban Diambil Pelaku dalam Kasus Mutilasi di Depok

Sejauh ini penyidik belum menyimpulkan dugaan hubungan sesama jenis menjadi motif pembunuhan tersebut. Sehingga masih didalami, dan mencari bagian tubuh yang...
Dukung Kreativitas dan UMKM Batik Indonesia, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik Nasional "Corak Cerita Nusantara"

Dukung Kreativitas dan UMKM Batik Indonesia, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik Nasional "Corak Cerita Nusantara"

ShopeePay dan SPayLater terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan UMKM melalui berbagai inisiatif.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Selengkapnya

Viral